Analisis Pemeliharaan Mesin Ballmill Cokelat dengan Menggunakan Metode Preventive dan Breakdown Maintenance
Abstract
Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meminimumkan biaya perawatan mesin ballmil cokelat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan Pemeliharaan mesin ballmill cokelat menggunakan metode preventive lebih baik dilakukan dengan interval waktu 6 bulan sekali dengan total pengeluaran sebesar Rp. 103.199.519, sedangkan hasil perhitungan biaya pemeliharaan dengan metode breakdown membutuhkan pengeluara sebesar Rp.17.953.563 per period. Hal tersebut menunjukan bahwa pemeliharan mesin ballmill cokelat dengan menggunakan metode Breakdown maintenance lebih efisien dalam meminimumkan biaya pemeliharaan mesin ballmill cokelat pada PT Wahana Interfood Nusantara Tbk sebesar 8,9%.
Abstract. The purpose of this research is to minimize the maintenance cost of the chocolate ballmil machine. The research method used is a case study, this type of research is quantitative descriptive, data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The results of the study stated that the maintenance of the chocolate ballmill machine using the preventive method is better done at intervals of 6 months with a total expenditure of Rp. 103,199,519, while the results of the calculation of maintenance costs with the breakdown method require an expenditure of Rp. 17,953,563 per period. This shows that the maintenance of the chocolate ballmill machine using the Breakdown maintenance method is more efficient in minimizing the cost of maintaining the chocolate ballmill machine at PT Wahana Interfood Nusantara Tbk by 8.9%.