Pengaruh Self Efficacy dan Job Insecurity terhadap Burnout Karyawan Bagian Produksi Pada PT Indorama Teknologies Complex Purwakarta

  • Sarah Fadhila Shary Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung
  • Indra Fajar Alamsyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung
Keywords: Burnout, Job Insecurity, Self Efficacy

Abstract

Abstract. Burnout can be defined as work saturation, fatigue both physically and mentally that is felt by someone in a fairly long period of time so that it can cause a mismatch between a person and his job. High or low burnout felt by employees can be influenced by the self-efficacy of each employee and the job insecurity that is felt by each employee. Based on this phenomenon, the problems in this study are formulated as follows: (1) How is the self-efficacy of production employees? (2) How is the job insecurity of production employees? (3) How is the burnout of production employees? (4) How does self-efficacy influence production employee burnout? (5) How does job insecurity affect the burnout of production employees? (6) How do self-efficacy and job insecurity influence burnout simultaneously? Researchers used the method of causal associative analysis techniques using a quantitative approach. The population selected in this study is 150 employees. With the sampling technique, namely Simple Random Sampling, the number of research samples was obtained as many as 110 employees. Data collection techniques used in this study were questionnaires, interviews, document review. The data analysis technique used in this research is descriptive verification analysis technique. The results of this study are: Employee self-efficacy is included in the high category, job insecurity is included in the low category, employee burnout is included in the low category, there is a negative and significant effect between self-efficacy on burnout, there is a positive and significant effect between job insecurity on burnout, there is a significant simultaneous effect between self-efficacy and job insecurity on burnout.

Abstrak. Burnout dapat didefinisikan sebagai kejenuhan kerja, kelelahan baik itu fisik maupun mental yang dirasakan oleh seseorang dalam kurun waktu yang terbilang panjang sehingga dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara seseorang dengan pekerjaannya. Tinngi atau rendahnya burnout yang dirasakan oleh karyawan dapat dipengaruhi salah satunya oleh self efficacy yang dimiliki setiap karyawan serta job insecurity yang dirasakan setiap karyawan. Berdasarkan fenomena tersebut, maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana self efficacy karyawan produksi? (2) Bagaimana job insecurity karyawan produksi? (3) Bagaimana burnout karyawan produksi? (4) Bagaimana pengaruh self efficacy terhadap burnout karyawan produksi? (5) Bagaimana pengaruh job insecurity terhadap burnout karyawan produksi? (6) Bagaimana pengaruh self efficacy dan job insecurity terhadap burnout secara simultan? Peneliti menggunakan metode teknik analisis asosiatif kausal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah berjumlah 150 karyawan. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling diperoleh jumlah sampel penelitian sebanyak 110 karyawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara, document review. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknis analisis deskriptif verifikatif. Hasil dari penelitian ini adalah: Self efficacy karyawan termasuk kedalam kategori tinggi, job insecurity termasuk kedalam kategori rendah, burnout karyawan termasuk kedalam kategori rendah, terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara self efficacy terhadap burnout, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara job insecurity terhadap burnout, terdapat pengaruh signifikan secara simultan antara self efficacy dan job insecurity terhadap burnout.

References

1. Bandura A. The Exercise of Control. Newyork: W.H. Freeman and Company; 1997.
2. Irfan M. Pengaruh Pengalaman Kerja Terhadap Self Efficacy Karyawan. Universitas Muhammadiyah Malang; 2019.
3. Hajar S. Pengaruh Self Efficacy dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening pada Rumah Sakit Condong Catur di Yogyakarta. Universitas Islam Indonesia; 2019.
4. Amaliah Nh. Pengaruh Self Efficacy Terhadap Performansi Kerja Karyawan Pada Bank Syariah Indonesia (Bsi) Cabang Ratulangi Kota Makassar. Universitas Muhammadiyah Makassar; 2021.
5. Greenhalgh L, Rosenblatt Z. Job Insecurity: Toward Conceptual Clarity. Acad Manag Rev. 1984;9(3):438–48.
6. De Witte H, Vander Elst T, De Cuyper N. Job Insecurity, Health and Well-Being. Springer Sci + Bus Media Dordr. 2015;109–28.
7. Cahyani IS. Pengaruh Job Insecurity Terhadap Burnout Pada Perawat Kontrak. 2021.
8. Rohman ML. Analisis Pengaruh Stres Kerja dan Job Insecurity terhadap Turnover Intention dengan Komitmen Organisasional Sebagai Variabel Intervening di PT. Kebon Agung Pabrik Gula Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Universitas Islam Indonesia; 2018.
9. Solehah S, Ratnasari SL. Effect of Leadership Style , Workload , Job Insecurity on Turnover Intention Employee Of PT . FIF Federal Internasional Finance Batam Branch. J Dimens. 2019;8(2):210–39.
10. Maslach C, Schaufeli WB, Leiter MP. Job Burnout. Annu Rev Psychol. 2001;397–422.
11. Freudenberger HJ. Staff Burn-out. J Soc Issues. 1974;30(1):159–65.
12. Maslach C, Leiter MP. Burnout. Stress: Concepts, Cognition, Emotion, and Behavior: Handbook of Stress. 2016.
13. Maulina S. Hubungan Antara Self-Efficacy Dengan Burnout Pada Guru Komplek Madrasah Terpadu Tungkob Aceh Besar Yang Mengajar Secara Tatap Muka Di Masa Pandemi Covid-19. 2021.
14. Tamrin MH, Hasan S, Jannang AR. Pengaruh Burnout Terhadap Kinerja dengan Kecerdasan Emosional dan Self- Efficacy Sebagai Pemediasi pada Guru SLB di Kota Ternate. J Ilm Wahana Pendidik https//jurnal.unibrah.ac.id/index.php/JIWP [Internet]. 2020;6(2):295–307. Available from: http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitian-pgsd/article/view/23921
15. Sugiyono D. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan. 2013. 60 p.
Published
2023-08-01