Analisis Pengendalian Kualitas Produk T-shirt dengan Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) untuk Meminimumkan Jumlah Produk Cacat

  • Meilan Nur Fauziah Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Muhardi Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Keywords: Pengendalian Kualitas, Statistical Quality Control, Quality Control

Abstract

Abstract. Madman Wear company located in Sumedang Regency is a company engaged in convection that produces products in the form of clothing. In producing its products, the quality control carried out by the company is still not optimal. The purpose of this research is to find out how the quality control is carried out by Madman Wear company in Sumedang Regency. The research method used is descriptive quantitative and data collection techniques obtained by means of observation, interviews, and documentation. In analyzing the data using the SQC method with the stages of check sheet, histogram, scatter diagram, Pareto diagram, p-chart, and fishbone diagram. The results showed that there were four types of defects in the t-shirt product, namely imperfect screen printing, holes, inappropriate patterns, and untidy stitches. And from the Pareto diagram it shows that the most types of defects are imperfect screen printing defects with a total of 279 defects or 34% and the least defects are hole defects with a total of 155 defects or 19%. Factors that cause defects in t-shirt products are due to lack of supervision, undisciplined and irresponsible workers, not performing Standard Operating Procedures (SOP) properly, lack of training for workers and lack of maintenance on the machines used.

Abstrak. Perusahaan Madman Wear yang berada di Kabupaten Sumedang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konveksi yang menghasilkan produk berupa pakaian. Dalam menghasilkan produknya, pengendalian kualitas yang dilakukan perusahaan masih belum optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengendalian kualitas yang dilakukan perusahaan Madman Wear di Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan teknik pengumpulan data didapat dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data menggunakan metode SQC dengan tahapan check sheet, histogram, scatter diagram, pareto diagram, p-chart, dan fishbone diagram. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat jenis cacat pada produk t-shirt yakni sablon tidak sempurna, lubang, pola tidak sesuai, dan jahitan kurang rapih. Dan dari pareto diagram menunjukkan bahwa jenis cacat yang paling banyak yaitu cacat sablon tidak sempurna dengan jumlah cacat sebanyak 279 atau sebesar 34% dan cacat yang paling sedikit yaitu cacat lubang dengan jumlah cacat sebanyak 155 atau sebesar 19%. Faktor yang menyebabkan terjadinya cacat pada produk t-shirt yaitu karena tenaga kerja kurang pengawasan, tidak disiplin dan tidak bertanggung jawab, tidak melakukan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan baik, kurangnya pelatihan tenaga kerja serta kurangnya maintenance terhadap mesin yang digunakan.

Published
2022-07-29