Beban Kerja dan Burnout Dosen

Authors

  • Chotibbul Umam Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung
  • Sri Suwarsi Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung
  • Aditia Wirayudha Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsbm.v6i2.26281

Keywords:

Beban Kerja, Burnout, Dosen

Abstract

Abstract. A high and complex workload among faculty members can increase the risk of burnout, particularly when the demands of the three pillars of higher education are not balanced by adequate workload management. This study analyzes the effect of workload on burnout among tenured faculty at the Faculty of Economics and Business, Bandung Islamic University, using a quantitative descriptive and causal-associative approach. The population comprised 67 tenured faculty members for the 2025/2026 academic year, selected through census sampling; 41 valid questionnaires were obtained. Data were collected via a Likert-scale questionnaire and analyzed using the Method of Successive Intervals, validity and reliability tests, descriptive analysis, classical assumption tests, simple linear regression, t-tests, and the coefficient of determination. Results show workload falls into the high category (70.1%), while burnout falls into the moderate category (53.1%). Workload has a positive and significant effect on burnout (t = 3.095, p = 0.004), with a coefficient of determination of 19.7%, indicating workload explains 19.7% of burnout variation while 80.3% stems from other factors. These findings highlight the importance of proportional and equitable workload management to prevent burnout and maintain the quality of academic human resources.

Abstrak. Beban kerja dosen yang tinggi dan kompleks dapat meningkatkan risiko burnout, terutama ketika tuntutan tridarma perguruan tinggi tidak diimbangi dengan pengelolaan beban kerja yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap burnout pada dosen tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 67 dosen tetap tahun akademik 2025/2026 dengan teknik sensus sampling, dan diperoleh 41 kuesioner yang layak diolah. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan Method of Successive Interval (MSI), uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, uji-t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 70,1%, sedangkan burnout berada pada kategori cukup dengan skor rata-rata 53,1%. Beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout, ditunjukkan oleh nilai t hitung 3,095 dan signifikansi 0,004. Koefisien determinasi sebesar 19,7% menunjukkan bahwa beban kerja menjelaskan 19,7% variasi burnout, sedangkan 80,3% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pengelolaan beban kerja secara proporsional dan berkeadilan untuk mencegah burnout dan menjaga kualitas sumber daya manusia akademik.

References

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The job demands‐resources model: State of the art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328.
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285. https://doi.org/10.1037/ocp0000056
Demerouti, E., Bakker, A. B., Nachreiner, F., & Schaufeli, W. B. (2001). The job demands-resources model of burnout. Journal of Applied Psychology, 86(3), 499.
Dewi, S. P., Susanti, M., Sufiyati, S., & Cokki, C. (2021). Effect of Work Overload on Job Satisfaction Through Burnout. Jurnal Manajemen, 25(1), 56. https://doi.org/10.24912/jm.v25i1.703
Hakanen, J. J., Bakker, A. B., & Schaufeli, W. B. (2006). Burnout and work engagement among teachers. Journal of School Psychology, 43(6), 495–513. https://doi.org/10.1016/j.jsp.2005.11.001
Leiter, M. P., Bakker, A. B., & Maslach, C. (2014). Burnout at work. A Psychological Perspective, 2014.
Lesener, T., Gusy, B., & Wolter, C. (2019). The job demands-resources model: A meta-analytic review of longitudinal studies. Work & Stress, 33(1), 76–103. https://doi.org/10.1080/02678373.2018.1529065
Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Understanding the burnout experience: recent research and its implications for psychiatry. World Psychiatry, 15(2), 103–111. https://doi.org/10.1002/wps.20311
Maslach, C., Schaufeli, W. B., & Leiter, M. P. (2001). Job Burnout. Annual Review of Psychology, 52(1), 397–422. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.52.1.397
Panhardyka, H. A., Matadjo, A. A. D., & Indria, D. M. (2025). Pengaruh Beban Kerja terhadap Burnout dan Stres Kerja pada Mahasiswa Pendidikan Profesi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang. Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine), 13(1).
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, JDIH BPK (2020).
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 44 Tahun 2024 Tentang Profesi, Karier, Dan Penghasilan Dosen, JDIH BPK (2024).
Permendikbud No. 92 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (2014).
Safitri, R. A., & Budiono, B. (2025). Hubungan beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit X. Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat, 10(1), 34–42.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. CV. Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. https://library.bpk.go.id/koleksi/detil/jkpkbpkpp-p-1RENPFknuz
Sulistyowati, A., & Muazansyah, I. (2018). Pengaruh Beban Kerja Dan Kesejahteraan Dosen Terhadap Kepuasan Kerja Dan Burnout. JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 4(1). https://doi.org/10.30996/jpap.v4i1.1273
Zulfikar, M. R., & Kasiyati, S. B. (2024). Pengaruh beban kerja, work life balance, dan stress kerja terhadap job burnout pada guru di madrasah aliyah negeri kota Surabaya. Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 2(5), 87–102.

Published

2026-08-07