Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Pengungkapan ESG terhadap Profitabilitas Perusahaan Consumer Non-Cyclicals
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsbm.v6i2.25918Keywords:
Ukuran Perusahaan, Pengungkapan ESG, ProfitabilitasAbstract
Abstract. This study aims to analyze the impact of firm size and Environmental, Social, and Governance (ESG) disclosures on profitability among companies in the Non-Cyclical Consumer Sector listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2024 period. Company size is proxied by Ln Total Assets, ESG disclosure is measured using the Corporate Sustainability Index (CSI) based on GRI standards, and profitability is proxied by Return on Assets (ROA). The study employs a quantitative method using secondary data obtained from annual reports, financial reports, and sustainability reports. The research sample was determined using purposive sampling, resulting in 75 companies with 300 observations. Data analysis was conducted using panel data regression with the aid of EViews 12. Model selection was performed using the Chow test and the Lagrange Multiplier (LM) test, while hypothesis testing was conducted using the t-test to determine partial effects, the F-test to determine simultaneous effects, and the coefficient of determination (R²) to measure the model’s ability to explain variations in profitability. The results of the study indicate that, when considered individually, firm size and ESG disclosure do not have a significant effect on profitability. However, when considered simultaneously, both variables have a significant effect on profitability.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan dan pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap profitabilitas pada perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Ukuran perusahaan diproksikan dengan Ln Total Aset, pengungkapan ESG diukur menggunakan Corporate Sustainability Index (CSI) berbasis standar GRI, dan profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari annual report, financial report, dan sustainability report. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 75 perusahaan dengan 300 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan Eviews 12. Pemilihan model dilakukan melalui uji Chow dan uji Lagrange Multiplier (LM), sedangkan pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk mengetahui pengaruh parsial, uji F untuk mengetahui pengaruh simultan, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengukur kemampuan model dalam menjelaskan variasi profitabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ukuran perusahaan dan pengungkapan ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Namun, secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.
References
Anjani, M., Irwan, Prayoga, H. Y., Nurlatipah, D., & Hidayat, Y. (2024). Implementasi Etika Berwirausaha dalam Perspektif Islam. Jurnal An-Nur, 13(2), 117–122.
Ardiansyah, R., & Hersugondo. (2024). Hubungan ESG Disclosure dengan Kinerja Keuangan Perusahaan Berperingkat PROPER di Indonesia. Jurnal Dinamika Bisnis Dan Kewirausahaan, 1(1).
Aulia, D. (2025). Greenwashing Perusahaan di Indonesia: Studi Literatur Periode 2015–2025. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 5(4).
Azis, A. D., Priyandini, D. M., & Masruri, M. A. (2025). Pengaruh ESG dan Leverage terhadap Profitabilitas dengan Moderasi Ukuran Perusahaan. AKTIVA Jurnal Akuntansi Dan Investasi, 10(2), 2860.
Basuki, A. T. (2021). Analisis Data Panel dalam Penelitian Ekonomi dan Bisnis. PT Rajagrafindo Persada.
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2019). Fundamentals of Financial Management (15th ed.). Cengage Learning.
Fadli, M. J. (2024). Saham Unilever (UNVR) ke Level Terendah 15 Tahun, Efek Boikot?
Melani, A. (2024). Melihat Kinerja Keuangan Emiten CPO pada 2023: AALI hingga BWPT.
Napitupulu, R. B., Simanjuntak, T. P., Hutabarat, L., Damanik, H., Harianja, H., Sirait, R. T. M., Tobing, L., & Ria, C. E. (2021). Penelitian Bisnis: Teknik dan Analisis Data dengan SPSS-STATA-EVIEWS (Edisi 1). Madenatera.
Nurhaliza, S. (2021). Anjlok Paling Dalam, Saham Sektor Consumer Non-Cyclicals Turun hingga 11,29 Persen.
Rahayu, H. S., & Dewi, I. P. (2025). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Likuiditas, dan Tata Kelola Perusahaan terhadap Sustainability Reporting. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 6(7), 2810–2828.
Rahmana, A. I. (2024). Laba Unilever Indonesia (UNVR) Turun 10,51% pada 2023, Ini Penjelasan Manajemen.
Ramadhansari, I. F. (2022). IDX Consumer Non-Cyclicals Berpeluang Catatkan Kinerja Positif.
Situmorang, P. (2024). Tahun 2023, Laba Bersih Astra Agro (AALI) Anjlok 38%.
Timorria, I. F. (2022). UNVR, ICBP, MYOR Berkelit dari Fluktuasi Harga Bahan Baku, Margin Bisa Terjaga.