Pengaruh Social Media Marketing dan Electronic Word of Mouth terhadap Purchase Intention
Abstract
Abstract. This study examines the influence of Social media marketing and Electronic word of mouth on Purchase intention, focusing on the Followers of OneOneNine's TikTok account in Bandung. The research employs a descriptive and verificative approach using a quantitative method, with purposive sampling applied to survey 195 respondents. To measure the relationship between variables, the data analysis involves multiple linear regression, t-test, f-test, and the coefficient of determination. The findings reveal that Social media marketing and Electronic word of mouth positively affect Purchase intention. Individually, Social media marketing contributes positively and significantly, both independently and in combination with Electronic word of mouth. This study suggests that OneOneNine should maintain consistent Social media marketing through more frequent and engaging TikTok posts to keep Followers updated on products or ongoing promotions. Additionally, the company is encouraged to innovate and develop products that align more closely with consumer preferences, thereby enhancing the positive impact of Electronic word of mouth and ultimately increasing consumers' Purchase intention.
Abstrak. Penelitian ini meneliti tentang pengaruh Social media marketing dan Electronic word of mouth terhadap Purchase intention studi pada Followers Tiktok OneOneNine di Kota Bandung. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikatif dengan metode kuantitatif yang menggunakan teknik purposive sampling dengan survei kepada 195 responden. Untuk mengukur hubungan antara variabel, analisis data ini menggunakan regresi linier berganda, uji-T, uji-F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Social media marketing dan Electronic word of mouth memiliki pengaruh positif terhadap Purchase intention. Secara individu, Social media marketing memberikan kontribusi positif dan signifikan, baik secara mandiri maupun bersama dengan Electronic word of mouth. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan OneOneNine tetap menjaga konsistensi Social media marketing melalui postingan Tiktok yang lebih konsisten agar para pengikutnya dapat pembaharuan mengenai produk atau promo yang berlaku. Selain itu juga, perusahaan OneOneNine perlu terus berinovasi dan mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan konsumen agar dapat meningkatkan dampak positif melalui Electronic word of mouth yang memungkinkan meningkatnya Purchase intention dari para konsumen.
References
CNBC Indonesia (2019). Gairah Industri Fashion Indonesia.
GoodStats (2024). 10 Negara dengan Pengguna TikTok Terbesar, Indonesia Urutan Berapa? - GoodStats Data.
Amalia, A. C., & Sagita, G. (2019). Analisa Pengaruh Influencer Social Media Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Generasi Z di Kota Surabaya. JURNAL SOSIAL: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial.
Philip Kotler, Marc Opresnik , dan Svend Hallensen (2022). Social Media Marketing: A Practitioner Approach The ultimate strategy guide for social media success to grow your business, 5th ed.
Cheung, C. M., & Thadani, D. R. (2012). The impact of electronic word-of-mouth communication: A literature analysis and integrative model. Decision support systems, 54(1), 461-470.
Hendrati D.M., et al. (2022). Pengaruh Promosi Media Sosial dan Store Atmosphere terhadap Keputusan Pembelian. https://doi.org/10.29313/bcsbm.v2i2.3858
Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17e ed.). Pearson Education
Tjhin, V. U., & Aini, S. R. N. (2019). Effect of E-WOM and social media usage on purchase decision in clothing industry. ACM International Conference Proceeding Series.
Terrasista, N. C., & Sidharta, H. (2021). Pengaruh media sosial marketing dan citra merek terhadap minat beli konsumen proyek bisnis kaku. Jurnal Performa: Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis, 6(5), 419-428.
Sinaga, B. A., & Sulistiono, S. (2020). Pengaruh Electronic Word Of Mouth Dan Promosi Media Sosial Terhadap Minat Beli Pada Produk Fashion Eiger. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 8(2), 79–94. https://doi.org/10.37641/jimkes.v8i2.329