Pengaruh Tunjangan Kinerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai
Abstract
Abstract. Employee performance plays a vital role in the success of bureaucratic reform agencies, as the effectiveness of these reforms directly impacts the achievement of established goals and targets. Enhancing bureaucratic reform performance is closely linked to the provision of performance allowances and the enforcement of work discipline. When employees receive appropriate incentives and are encouraged to maintain discipline, they tend to become more obedient, motivated, responsible, and dedicated to their organization. This, in turn, leads to the accomplishment of the desired objectives. The aim of this study is to explore how performance allowances and work discipline are implemented, and their effects on employee performance. Specifically, it investigates the extent to which performance allowances and work discipline influence employee performance, both individually and in combination. The research employs interviews and surveys using questionnaires as its data collection tools. The study focuses on the West Java Regional Police Bidkeu, with 29 respondents. Non-probability sampling is used for participant selection. The validity and reliability of the questionnaire were tested before data collection. The data was analyzed using multiple linear regression, t-tests, F-tests, and the coefficient of determination (R^2). Findings indicate that performance allowances and work discipline are classified at very high levels, while employee performance is also rated highly. Performance allowances were found to have a minimal effect of 1.4%, whereas work discipline had a significant impact of 71.4%. Together, both factors accounted for a 74.2% influence on employee performance.
Abstrak.Kinerja karyawan memegang peranan penting dalam kesuksesan lembaga reformasi birokrasi, karena efektivitas reformasi tersebut secara langsung memengaruhi pencapaian tujuan dan target yang telah ditetapkan. Peningkatan kinerja reformasi birokrasi sangat terkait dengan pemberian tunjangan kinerja dan penerapan disiplin kerja. Ketika karyawan menerima insentif yang sesuai dan didorong untuk menjaga disiplin, mereka cenderung menjadi lebih patuh, termotivasi, bertanggung jawab, dan berdedikasi pada organisasi mereka. Hal ini, pada gilirannya, akan mengarah pada pencapaian tujuan yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali bagaimana tunjangan kinerja dan disiplin kerja diterapkan, serta pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Secara khusus, penelitian ini menyelidiki sejauh mana tunjangan kinerja dan disiplin kerja memengaruhi kinerja karyawan, baik secara individu maupun secara bersamaan. Penelitian ini menggunakan wawancara dan survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Penelitian ini berfokus pada Bidkeu Polda Jawa Barat, dengan 29 responden. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling. Validitas dan reliabilitas kuesioner diuji sebelum pengumpulan data dilakukan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R^2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tunjangan kinerja dan disiplin kerja diklasifikasikan dalam tingkat yang sangat tinggi, sementara kinerja karyawan juga dinilai tinggi. Tunjangan kinerja ditemukan memiliki pengaruh minimal sebesar 1,4%, sementara disiplin kerja memberikan pengaruh yang signifikan sebesar 71,4%. Secara bersamaan, kedua faktor tersebut memberikan pengaruh sebesar 74,2% terhadap kinerja karyawan.
References
[2] Dharma, S. (2018). Manajemen Kinerja: Falsafah, Teori, dan Penerapannya (H. Jaid & Dimaswids, Eds.; 7th ed.). PUSTAKA PELAJAR.
[3] Garaika, & Darmanah. (2019). METODOLOGI PENELITIAN (Hira, Ed.; 1st ed.). CV. HIRA TECH.
[4] Hartini. (2023). KINERJA KARYAWAN. Universitas Patompo.
[5] Haryono, S. (2018). MANAJEMEN KINERJA SDM Teori & Aplikasi (D. Puryanto, Ed.; 1st ed.). LUXIMA METRO MEDIA.
[6] Khaeruman, Marnisah, L., Idrus, Irawati, Farradia, Erwantiningsih, Hartatik, Supatmin, Yuliana, Aisyah, Natan, Widyanto, & Ismawati. (2021). Meningkatkan Kinerja MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA: Konsep & Studi Kasus (Tim Kreasi CV. AA. Rizky, Ed.; 1st ed.). CV. AA. RIZKY.
[7] Maharani, D., Sudarmi, & Alfiansyah, H. (2021). PENGARUH INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI KANTOR POS REGIONAL X MAKASSAR. Journal Unismuh, 2(1).
[8] Mahsun, M. (2019). Pengukuran Kinerja Sektor Publik (Riyani, Ed.; 1st ed.). Universitas Terbuka .
[9] Rasyid, A., Habe, H., & Junaidi. (2022). PENGARUH DISIPLIN DAN TUNJANGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI. Jurnal Saburai. https://doi.org/10.24967/xx.v8i
[10] Setianingsin, A., & Martinni, N. (2021). Pengaruh Tunjangan Kinerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Sumatera Selatan. Jurnal Tanah Pilih, 1(1).
[11] Sinambela Lijan Poltak. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia Membangun Kerja yang Solid untuk Meningkatkan Kinerja. PT Bumi Aksara .