Finansial Distress Sektor Properti dan Real Estate Berdasarkan Model Altman, Springate, Zmijewski, dan Grover
Abstract
Abstract. This research aims to determine predictions of Financial Distress in Property and Real Estate Companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020-2022 period. This research also aims to determine the level of accuracy of the differences between the Altman Z Score, Springate, Zmijewski and Grover models. This type of research is descriptive quantitative. The data source used is secondary data. Based on criteria using purposive sampling, a sample of 25 property and real estate companies listed on the Indonesian Stock Exchange was obtained. Financial Distress and Kruskal Wallis model prediction analysis is used as an analysis method assisted by the Spss Statistics 25 program. The results of this research show that the Zmijewski model is the most accurate model that can be used to predict Financial Distress. And there are differences between the Altman, Springate, Zmijewski and Grover models.
Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prediksi Kesulitan Keuangan pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2020-2022. Penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan tingkat akurasi perbedaan antara model Altman Z Score, Springate, Zmijewski, dan Grover. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Berdasarkan kriteria dengan menggunakan purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 25 perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Analisis prediksi Kesulitan Keuangan dan model Kruskal Wallis digunakan sebagai metode analisis yang dibantu dengan program SPSS Statistics 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model Zmijewski adalah model yang paling akurat untuk memprediksi Kesulitan Keuangan. Selain itu, terdapat perbedaan antara model Altman, Springate, Zmijewski, dan Grover.
References
Arif, M. F. (2022). Analisis Perbandingan Model Pendeteksi Financial Distress. Jurnal Riset Terapan Akuntansi, Vol.6, No.1.
Donal E. Kieso, d. (2008). Pengantar Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.
Ely Siswanto S.SOS, M. (2021). Buku Ajar Manajemen Keuangan Dasar. Malang: Universitas Negeri Malang.
Fauziyah, N. (2020). analisis Data Menggunakan Uji non Parametik di Bidang Kesehatan Masyarakat dan Klinis . Bandung: Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Khoriyah, S. (2019). Analisis Financial Distress, Perbandingan Dan Tingkat Akurasi Menggunakan Model Altman Z-Score, Grover, Springate Dan Zmijewski Untuk Memprediksi Kebangkrutan Pada Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Delisting Di Bei Tahun 2012-2017). Surakarta: Institut Agama Islam Negeri Surakarta.
Kasmir. (2014). Analisis Laporan Keuangan, cetakan ke-7. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Misbahuddin, I. (2014). Analisis Data Penelitian dengan Statistik Edisi Kedua. Jakarta: Bumi Aksara.
Plat, H. P. (2002). Predicting Corporat Financial Distress: Reflection on Choice-Based sample Bias. Journal of Economic and finance. Vol.26, No.2, 60-72.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alphabet.
Yunita, M. P. (2019). Analisis Prediksi Kebangkrutan dan Tingkat Akurasi Model Springat, Zmijewski dan Grover Pada Perusahaan Sub Sektor Logam dan Mineral Lainnya Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2016. JIM UPB Vol.7, No.1 , 69-77.