Pengaruh Job Insecurity terhadap Loyalitas Kerja Karyawan

  • Arinda Dwi Azela Manajemen
  • Sri Suwarsi Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Islam Bandung
Keywords: Job Insecurity, Loyalitas Kerja

Abstract

Abstract.The company's human resources (HR) must continue to be developed by the company, in parallel with the times, so that employees can work more professionally, responsibly, besides having a good attitude, in other words, so that goals can be achieved, the company requires employees who are highly committed. Work loyalty is very important for the continuity of a company, the better it is, the more the company's goals can be achieved. As for the objectives of this study, the researcher can describe as follows: 1) To find out and analyze Job Insecurity for Employees. 2) To find out and analyze the level of Job Loyalty of employees. 3) To find out and analyze how much influence Job insecurity has on the Job Loyalty of CV Mato Aik employees. The results of this research conclude that job insecurity has a very high assessment classification, where high job insecurity refers to a situation where employees feel unsure or unstable in their current job. Work Loyalty has a very high classification, where there is employee compliance with all regulations, policies and guidelines set by CV Mato Aik. Job Insecurity has a positive effect on the dependent variable, namely Job Loyalty, where employees assume that uncertainty is temporary, so they are able to continue to increase job loyalty.

Abstrak. Sumber daya manusia (SDM) perusahaan harus terus dikembangkan oleh perusahaan, pararel dengan perkembangan zaman, sehingga karyawan dapat bekerja secara lebih profesional, bertanggung jawab, disamping memiliki attitude yang baik dengan kata lain, agar tujuan dapat tercapai perusahaan membutuhkan karyawan yang berkomitmen tinggi. Loyalitas kerja sangat penting sekali untuk kelangsungan sebuah perusahaan, semakin baik maka semakin dapat tercapai tujuan perusahaan. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini dapat peneliti uraikan sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis Job insecurity Karyawan. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis tingkat Loyalitas Kerja karyawan. 3) Untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh Job insecurity terhadap Loyalitas Kerja karyawan CV Mato Aik. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan verifikatif dan mengoperasikan perhitungannya menggunakan program SPSS 26.0. Variabel dalam penelitian ini Job insecurity Terhadap Loyalitas Kerja. Pengumpulan data yang diperoleh melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan studi pustaka. Populasi adalah keseluruhan wilayah generaliasasi, sampel jenuh adalah semua anggota populasi dijadikan sampel, yang dijadikan sampel adalah 54 Pegawai. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Job insecurity memiliki klasifikasi penilaian sangat tinggi, dimana job insecurity yang tinggi mengacu pada situasi di mana karyawan merasa tidak yakin atau tidak stabil dalam pekerjaan mereka saat ini. Loyalitas Kerja memiliki klasifikasi sangat tinggi, dimana adanya kepatuhan karyawan terhadap semua peraturan, kebijakan, dan pedoman yang telah ditetapkan oleh CV Mato Aik. Job Insecurity berpengaruh positif terhadap varibel terikat yaitu Loyalitas Kerja, dimana karyawan menganggap bahwa ketidakpastian itu bersifat sementara, maka mampu tetap meningkatkan loyalitas kerja.

References

Afandi. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia (Teori, Konsep dan. Indikator). Riau: Zanafa Publishing.

Affandi, P. (2016). Concept & Indicator Human Resources Management for Management Research. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Bangun, W. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga.

Bintoro dan Daryanto. (2017). Manajemen Penilaian Kinerja Karyawan. Yogyakarta: Gava Media.

Published
2024-02-07