Penentuan Lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) di SWK Ujung Berung Kota Bandung
Abstract
Abstract. Planning is something that is needed in determining an activity for the future so that it can run well. One of them is planning regarding land for burial. The city as a place for various activities of the citizens of the city. A city will have a large burden in meeting the needs of its citizens. Population growth due to births and migration will lead to an increase in the need for land as a means of breeding and carrying out daily activities. On the other hand, population withdrawal in an area caused by death will require land designated for burial areas. Therefore the purpose of this study was to identify the optimal location for a Public Cemetery which is useful for serving the needs of the community for burial grounds in the Ujung Berung area, City of Bandung. The approach method used in this research is descriptive quantitative and the analytical method used in this research is ownership analysis, land use analysis, process hierarchy analysis (AHP), and spatial analysis. For data collection methods using secondary and primary data. The results of the analysis that has been carried out are 3 optimal locations based on the area, namely location 1 with an area of 31.7 Ha, location 2 with an area of 14.4 Ha and location 3 with an area of 8.2 Ha. With a land requirement of 5 hectares for the next 20 years, location 2 is the optimal and effective location for a public cemetery in the Ujung Berung area that can serve the needs of local community facilities.
Abstrak. Perencanaan merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan didalam menentukan suatu kegiatan untuk kedepannya agar dapat berjalan dengan baik. Salah satu nya adalah perencanan mengenai lahan untuk pemakaman. Kota sebagai tempat berbagai aktifitas warga kotanya. Suatu kota akan memiliki beban yang besar dalam memenuhi kebutuhan warganya. Pertambahan penduduk akibat dari adanya kelahiran serta migrasi akan menyebabkan peningkatan kebutuhan lahan sebagai sarana untuk berkembang biak dan melakukan aktivitas sehari-hari. Disisi lain pengurangan penduduk pada suatu wilayah yang diakibatkan oleh faktor kematian akan membutuhkan lahan yang diperuntukan untuk area pemakaman. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lokasi yang optimal untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berguna untuk melayani kebutuhan masyarakat akan lahan pemakaman di wilayah SWK Ujung Berung Kota Bandung. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kependudukan, analisis penggunaan lahan, analisis hirarki proses (AHP), dan analisis spasial. Untuk metode pengumpulan data menggunakan data sekunder dan primer. Hasil dari analisis yang telah dilakukan terdapat 3 lokasi yang optimal berdasarkan luasan wilayah nya, yaitu lokasi 1 dengan luas 31,7 Ha, lokasi 2 dengan luas 14,4 Ha dan lokasi 3 dengan luas 8,2 Ha. Dengan kebutuhan lahan untuk 20 tahun yang akan datang sebesar 5 Ha maka lokasi 2 merupakan lokasi yang optimal dan efektif untuk sebuah lahan pemakaman umum di wilayah SWK Ujung Berung yang dapat melayani kebutuhan sarana masyarakat setempat.
References
Albertus Aryobimo, Amandaru Bagas and Gede Putu, A. (2022) ‘Penentuan Lokasi Tempat Pemakaman Umum di Kecamatan Cakung , Jakarta Timur’, Jurnal Teknik ITS Vol. 11, No 2.
Sapto Aji, A, Suprayogi Andri and Putra Wijaya, A. (2015) ‘Analisis Kesesuaian Kawasan Peruntukan Pemakaman Umum Baru Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Studi Kasus Kecamatan Tembalang, Kota Semarang’, Jurnal Geodesi UNDIP, Volume 4, Nomor 3.
Amalis Ghea and Marwasta Djaka (2016) ‘Ketersediaan Lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Surakarta’, Fakultas Teknik Geografi, Universitas Gajah Mada.
Hutahuruk, T. (2003) ‘Prinsip - Prinsip Penataan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang Dapat Digunakan Sebagai Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta, Tugas Akhir Jurusan Teknik Planologi, Institut Teknologi Bandung.
Mulyana, Asep Rahmat. (1994) ‘Kriteria Penyediaan Lahan Pemakaman Umum Di Daerah Perkotaan Berdasarkan Ukuran Kota’, Tugas Akhir Jirisan Teknik Planologi, Institut Teknologi Bandung.
Anna Dlugozima. (2022) ‘How to Find a Suitable Location For a Cemetery? Application of Multi-Criteria Evaluation for Identifying Potential Sites for Cemeteries in Bialystok, Poland,’, Civil and Environmental Journal, Warsawa University.
F. A. R. Sopian and I. Fardani, “Pengembangan Geodatabase Status Kepemilikan Lahan Permukiman Magersari Keraton Kanoman Kota Cirebon,” Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, pp. 75–82, Jul. 2023, doi: 10.29313/jrpwk.v3i1.1994.
M. I. Rahman and V. Damayanti, “Studi Citra Kawasan Punclut Kota Bandung,” Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, pp. 167–176, Dec. 2022, doi: 10.29313/jrpwk.v2i2.1404.