Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Wisata Kampung Seni & Budaya Berbasis Eco – Museum di Kelurahan Jelekong Kabupaten Bandung
Abstract
Abstract.Tourism is a leading sector contributing the highest foreign exchange in Indonesia. In tourism activities, community participation is one of the crucial factors supporting the success of tourism endeavors. Jelekong Village is one of the villages located in Baleendah District and is home to an art village known as Kampung Seni & Budaya Jelekong. The purpose of this research is to determine the level of community participation in the development of Eco-Museum-based tourism. Kampung Seni & Budaya Jelekong has the potential to become an Eco-Museum as it fulfills the three dimensions required for an Eco-Museum. The methods used in this research are quantitative and descriptive qualitative with scoring analysis and analysis of participation levels. Based on the analysis results, it can be concluded that the level of community participation in Kampung Seni & Budaya Jelekong falls into the Agree category, considering several proposed indicators. The average participation percentage is 62.5%.
Abstrak. Pariwisata merupakan sektor unggulan penyumbang devisa tertinggi di Indonesia. Dalam kegiatan pariwisata, partisipasi masyarakat merupakan salah satu faktor penting pendukung keberhasilan kegiatan pariwisata. Kelurahan Jelekong merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Baleendah dan yang memiliki kampung seni yaitu Kampung Seni & Budaya Jelekong. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata berbasis Eco-Museum. Kampung Seni & Budaya Jelekong berpotensi dijadikan sebagai Eco – museum karena telah memenuhi 3 dimensi dari Eco – Museum. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan analisis skoring dan analisis tingkat partisipasi. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat masyarakat Kampung Seni & Budaya Jelekong termasuk kedalam kelas Setuju, dilihat dari beberapa indikator yang diajukan. Persentase partisipasi rata – rata yaitu sebesar 62,5%.
References
Muflihatul Salma, N. A., & Tarpin, T. (2020). Pelestarian Wayang Golek di Padepokan Giri Harja Jelekong Kabupaten Bandung Jawa Barat 2009-2018. Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah, 3(2), 201–213.
Murdiyanto, E. (n.d.). PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA KARANGGENENG, PURWOBINANGUN, PAKEM, SLEMAN.
Nurazizah, G. R., & Darsiharjo, D. (2018). KESIAPAN MASYARAKAT DESA WISATA DI KAMPUNG SENI & BUDAYA JELEKONG KABUPATEN BANDUNG. Jurnal Geografi Gea, 18(2), 103.
Prasetyo, A. E., Setyaningrum, P., & Prasetya, F. A. (2022). Pengembangan Wisata Warakas berbasis Edu Eco Wisata sebagai Penunjang Kampung Bahari Nusantara. 2.
Razak, F., Suzana, B. O. L., & Kapantow, G. H. M. (2017). STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BAHARI PANTAI MALALAYANG, KOTA MANADO, SULAWESI UTARA. AGRI-SOSIOEKONOMI, 13(1A), 277.
Sholehah, & Wardana, D. S. (2022). BANGUNAN DAN AREA PENDUKUNG DI KAWASAN DESA JELARAI SELOR SEBAGAI ECOMUSEUM DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN. Jurnal Teknik SILITEK, 1(02), 90–100.
Sidqi, M. U., Choiriyah, R. N., Mahrunisa, T. E., Nurhayati, L., & Astuti, W. (2022). STRATEGI PENGEMBANGAN KAMPUNG SENI DAN BUDAYA JELEKONG, KABUPATEN BANDUNG. 4(2).
Endasmoro, T. K., & Akliyah, L. S. (2023). Analisis Kesesuaian Pemanfaatan Ruang di Kecamatan Cianjur. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 39–46. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i1.1948
Sopian, F. A. R., & Fardani, I. (2023). Pengembangan Geodatabase Status Kepemilikan Lahan Permukiman Magersari Keraton Kanoman Kota Cirebon. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 75–82. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i1.1994