Identifikasi Potensi Pengembangan Kegiatan Pertanian dalam Mendukung Perwujudan Food Estate

  • Daffa Satria Wiguna Perencanaan Wilayah dan kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Yulia Asyiawati Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
Keywords: Food Estate, Pertanian

Abstract

Abstract. Food estate development is one way to maintain food security in Indonesia. The current phenomenon is the need for food as a basic human need which will continue to increase over time, besides that it is also necessary to limit food imports and continue to prioritize food with regional independence. Therefore, the Government through the Ministry of Defense is currently planning The 5 locations to be developed as food estates include Kertajati Village, Kertajati District, Majalengka Regency. This village is considered potential because Mekarjaya Village itself has an area of ​​25% of the total plantation area in Kertajati District. The area for plantations in Mekarjaya Village itself is recorded at 2237.502 Ha. This area is the largest compared to 13 other villages in Kertajati District, Majalengka Regency. The purpose of this research is to identify the development of agricultural activities in supporting the realization of food esate activities. The stages of analysis carried out in this study include Geospatial analysis, On farm Analysis and Off Farm Analysis which have the aim of assessing from these three aspects whether Mekarjaya Village is suitable to be used as an Agricultural Area in supporting food estate activities and it was found that Mekarjaya Village is suitable for used as a food estate area but there are still many things that need to be repaired or developed.

Abstrak. Pengembangan food estate merupakan salah satu cara dalam upaya dalam menjaga ketahanan pangan yang ada di Indonesia. Fenomena yang terjadi saat ini adalah kebutuhan akan pangan sebagai basic human needs yang seiring dengan berjalanya waktu akan terus meningkat, selain itu juga perlu adanya pembatasan mengenai impor pangan dan tetap mengedepankan pangan dengan kemandirian daerah, Maka dari itu  Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan saat ini sedang merencanakan 5 lokasi untuk dikembangkan sebagai food estate diantaranya adalah Desa Kertajati Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka.  Desa ini dianggap potensial karena Desa Mekarjaya sendiri memliki luasan 25% dari total luas perkebunan di Kecamatan Kertajati. Tercatat luasan untuk perkebunan di Desa Mekarjaya sendiri yaitu sebesar  2237,502 Ha, Luasan Tersebut merupakan yang terbesar bila dibandingkan dengan 13 Desa lainnya yang berada di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka. Tujuan untuk peneleitian ini adalah mengidentifikasi pengembangan kegiatan pertanian dalam mendukung perwujudan kegiatan food esate. Tahapan Analisis yang dilakukan pada kajian ini diantaranya adalah analisis Geospasial, Analsisis On farm dan Analisis Off Farm yang memiliki tujuan untuk menilai dari ketiga aspek tersebut Desa Mekarjaya apakah cocok untuk dijadikan Kawasan Pertanian dalam mendukung kegiatan food estate dan di dapati hasil bahwa desa mekarjaya cocok untuk dijadikan Kawasan food estate tetapi masih banyak hal hal yang harus diperbaiki atau dikembangkan.

References

Pengembangan Desa Secara Berkelanjutan di Desa Tegalrejo,” Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, pp. 111–118, Dec. 2022, doi: 10.29313/jrpwk.v2i2.1275.

M. R. Syawal and E. Hendrakusumah, “Revitalisasi Desa Adat Budaya Hibua Lamo di Desa Kakara Lamo Kabupaten Halmahera Utara,” Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, pp. 17–28, Jul. 2023, doi: 10.29313/jrpwk.v3i1.1927.

Husnain, H., & Mulyani, A. (2021). Dukungan Data Sumberdaya Lahan dalam Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Food Estate) di Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Sumberdaya Lahan, 15(1), 23. https://doi.org/10.21082/jsdl.v15n1.2021.23-35

Rina, Y., Sulaeman, Y., Yusuf, A., & Noor, M. (2020). Evaluasi Kemandirian Kelembagaan Perkumpulan Petani Pemakai Air Di Kawasan Food Estate Lahan Rawa. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 16(3), 257–271.Durianto D. Strategi Menaklukkan Pasar Melalui Riset Ekuitas dan Perilaku Merek. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama; 2001.

Suharyanto, H. (2011). KETAHANAN PANGAN Heri Suharyanto * Abstrak. Sosial Humaniora, 4(2), 186–194. http://iptek.its.ac.id/index.php/jsh/article/view/633/355

Achmad, B. (2021). AGROFORESTRI UNTUK PENGEMBANGAN FOOD ESTATE : Perspektif Lingkungan ( AGROFORESTRY FOR FOOD ESTATE DEVELOPMENT :

Asti, A., Priyarsono, D. S., & Sahara, S. (2017). Analisis Biaya Manfaat Program Pembangunan Food Estate Dalam Perspektif Perencanaan Wilayah : Studi Kasus Provinsi Kalimantan Barat/ Analysis of the Cost Benefit of the Food Estate Development Program from a Regional Planning Perspective: A Case Study of. Jurnal Agribisnis Indonesia, 4(2), 79.

Published
2023-08-09