Kajian Kinerja Smart Mobility pada Mikrotrans di DKI Jakarta
Abstract
Abstract. DKI Jakarta has limitations in public transportation services .Mikrotrans is one of the feeder transportation which is one of the efforts made by the government to make people switch to public transportation. The application of smart mobility in DKI Jakarta in the form of a transportation mode integration system through microtrans is not optimal and mass bus transportation has not been integrated with microtrans. The purpose of this study is to identify community assessments in the development of smart mobility on microtrans in Cilandak District and identify obstacles and solutions in the development of smart mobility on microtrans in Cilandak District. The approach method in this research is a mix method using the Importance Performance Analysis (IPA) method and descriptive analysis of the planning, implementation, monitoring and evaluation processes. The result of the analysis is that there is a gap between government performance and community expectations with an average gap of -0.93 and a total level of conformity of 77.94%, meaning that people are less satisfied with government performance in implementing smart mobility on microtrans in Cilandak District. 4 indicators that are included in the priority handling are access to information, the existence of public transport route information, the existence of schedules and waiting times for transportation and comfort in transportation. In the planning, implementation, supervision and evaluation process, there are constraints, namely in the process of integrating regular transportation, the microtrans program has not been socialized, and there is still limited supervision.
Abstrak. DKI Jakarta memiliki keterbatasan dalam pelayanan angkutan umum. Mikrotrans merupakan salah satu angkutan pengumpan yang merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menjadikan masyarakat beralih pada angkutan umum penerapan smart mobility di DKI Jakarta berupa sistem integrasi moda transportasi melalui mikrotrans ternyata belum optimal dan angkutan bus massal belum terintegrasi dengan mikrotrans. Tujuan dari penelitian ini adalah teridentifikasinya penilaian masyarakat dalam pembangunan smart mobility pada mikrotrans di Kecamatan Cilandak dan teridentifikasinya kendala dan solusi dalam pembangunan smart mobility pada mikrotrans di Kecamatan Cilandak. Metode pendekatan pada penelitian kali ini adalah mix method dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan analisis deskriptif terhadap proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Hasil analisis adalah terdapat kesenjangan antara kinerja pemerintah dan harapan masyarakat dengan rata-rata kesenjangan adalah -0,93.dan total tingkat kesesuaian adalah 77,94% hal ini menunjukan masyarakat kurang merasa puas dengan kinerja pemerintah dalam pelaksanaan smart mobility pada mikrotrans di Kecamatan Cilandak. Terdapat 4 indikator yang masuk ke dalam prioritas penanganan yaitu akses informasi, keberadaan informasi rute angkutan umum, keberadaan jadwal dan waktu tunggu transportasi dan kenyamanan dalam transportasi Pada proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi terkendala yaitu pada proses pengintegrasi angkutan reguler menjadi mikrotrans, belum tersosialisasikannya secara utuh mengenai program mikrotrans,dan masih terbatasnya pengawasan kinerja operator sesuai kontrak perjanjian.
References
Liputan6.com. Kemacetan di Jakarta Sebabkan Kerugian Ekonomi Rp65 Triliun per Tahun [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 2022 Dec 13]. Available from: https://www.merdeka.com/uang/kemacetan-di-jakarta-sebabkan-kerugian-ekonomi-rp65-triliun-per-tahun.html
Kurnia T. Akselerasi Pembangunan Jakarta Smart City. Reka Ruang. 2020;3(1):27–35.
Lam D, Head P. Sustainable Urban Mobility. In 2012. p. 359–71.
Bahalwan A. Analisis Perbandingan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Masyarakat Dalam Menggunakan Transportasi Publik Online Dan Konvensional (Studi Kasus Masyarakat Yang Beraktivitas Di Dki Jakarta). Universitas Islam Negeri Shayarif Hadayatullah; 2021.
Dewi CMT. Perubahan Rute 69 Angkot Mikrotrans Agar Terintegrasi Stasiun MRT [Internet]. metro.tempo.co. 2020 [cited 2022 Dec 13]. Available from: https://metro.tempo.co/read/1310728/perubahan-rute-69-angkot-mikrotrans-agar-terintegrasi-stasiun-mrt
Battarra R, Gargiulo C, Tremiterra MR, Zucaro F. Smart mobility in Italian metropolitan cities: A comparative analysis through indicators and actions. Sustain Cities Soc [Internet]. 2018;41:556–67. Available from: https://doi.org/10.1016/j.scs.2018.06.006
Al Humairi K, Nurcahyanto H, Marom A, Prof J, Soedarto H. Analisis Kualitas Pelayanan Dan Kinerja Pengemudi Dengan Kepuasan Pengguna Mikrotrans Jak Lingko Di Daerah Khusus Ibukota (Dki) Jakarta Oleh. J Public Policy Manag. 2021;10(2).
Suhendra A, Prasetyanto D. Kajian Tingkat Kepuasan Pengguna Trans Metro Bandung Koridor 2 Menggunakan Pendekatan Importance-Performance Analysis. RekaRacana J Tek Sipil. 2016;2(2):59–70.
Priadi AA. Penelitian Terapan Bidang Pelayaran dengan Metode Gap Analysis. Vol. 7, Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents. Semarang: Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang; 2020.
Supranto. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Untuk Menaikan Pangsa Pasar. PT Reneka. Jakarta; 2006.
Wahyuni N. Gap Analysis [Internet]. 2014 [cited 2023 Jun 11]. Available from: https://qmc.binus.ac.id/2014/09/28/g-a-p-a-n-a-l-y-s-i-s/
Matzler K, Bailom F, Hinterhuber HH, Renzl B, Pichler J. The asymmetric relationship between attribute-level performance and overall customer satisfaction: A reconsideration of the importance-performance analysis. Ind Mark Manag. 2004;33(4):271–7.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Rencana Strategis Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2023-2036. DKI Jakarta: Dinas Perhubungan DKI Jakarta; 2023.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Tahun 2021. DKI Jakarta: Dinas Perhubungan DKI Jakarta; 2021.
PT Transportasi Jakarta. Laporan Tahunan 2021 PT Transportasi Jakarta. DKI Jakarta: PT Transportasi Jakarta; 2021.
N. Yuniar and I. Indratno, “Pengukuran Motivasi Masyarakat terhadap Keberlangsungan Ekologi di Desa Wisata Rawabogo Berbasis Neurosains,” Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, pp. 91–100, Dec. 2022, doi: 10.29313/jrpwk.v2i2.1233.
M. F. Ridho and N. Kurniasari, “Kajian Peran Stakeholder dalam Pembangunan Kota Berbasis Smart Living di Pagedangan Tangerang,” Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, pp. 9–16, Jul. 2023, doi: 10.29313/jrpwk.v3i1.1816.