Kepuasan Wisatawan terhadap Kawasan Hutan Mangrove sebagai Destinasi Wisata Baru
Abstract
Abstract. Mangrove tourism in Central Bangka Regency is a new tourist attraction in the province of Bangka Belitung. Good tourism is tourism that is able to provide satisfaction, comfort and safety for its users. Even though tourists are actually satisfied, there is hope that tourists want for tourist objects to be better. This is done in order to meet the expectations of visitors to mangrove tourism. This study aims to measure the level of tourist satisfaction with the mangrove forest area in Kurau Village, Koba District, Central Bangka Regency. The analytical method used is Import and Performance Analysis (IPA) and qualitative descriptive analysis. Primary data was obtained through field observations, interviews and questionnaires from 100 respondents. The results of the IPA analysis show that the level of agreement between tourists' expectations and ratings ranges from 77.78% - 83.93%. Tourist perceptions tend to be lower than their expectations. The results of this study emphasize the need for improvements and enhancements to the attributes that are a top priority for tourists. The recommendations put forward include improving the condition of mangrove forests, paying attention to traffic signs, ensuring the accessibility of adequate telecommunications signals, providing bridge facilities, maintaining the cleanliness and quality of toilets, and providing adequate electricity and security posts. The government also needs to maintain and improve performance indicators that are considered good by tourists, as well as encourage visitor participation in maintaining the cleanliness and orderliness of tourist objects. It is hoped that the results of this study can encourage continuous improvement and improvement to increase tourist satisfaction with the mangrove forest area in Kurau Village as an attractive tourist destination.
Abstrak. Wisata mangrove di Kabupeten Bangka Tengah merupakan salah satu objek wisata baru di provinsi di Bangka Belitung .Wisata yang baik adalah wisata yang mampu memberikan kepuasan, kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya. Walaupun sebenernya wisatawan sudah puas tapi ada harapan yang diinginkan oleh wisatawan terhadap objek wisata untuk menjadi lebih baik. Hal ini dilakukan agar memenuhi harapan pengunjung terhadap wisata mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan wisatawan terhadap kawasan hutan mangrove di Desa Kurau, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Metode analisis yang digunakan adalah Importand Performance Analysis (IPA) dan analisis deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan kuisioner dari 100 responden. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian antara harapan dan penilaian wisatawan berkisar antara 77.78% - 83.93%. Persepsi wisatawan cenderung lebih rendah daripada harapan mereka. Hasil penelitian ini menekankan perlunya perbaikan dan peningkatan pada atribut-atribut yang menjadi prioritas utama bagi wisatawan. Rekomendasi yang diajukan meliputi perbaikan kondisi hutan mangrove, pemerhatian terhadap rambu lalu lintas, memastikan aksesibilitas sinyal telekomunikasi yang memadai, penyediaan fasilitas jembatan, menjaga kebersihan dan kualitas toilet, serta menyediakan fasilitas listrik dan pos keamanan yang memadai. Pemerintah juga perlu mempertahankan dan meningkatkan kinerja indikator-indikator yang dinilai baik oleh wisatawan, serta mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kebersihan dan ketertiban objek wisata. Diharapkan hasil penelitian ini dapat mendorong perbaikan dan peningkatan berkelanjutan untuk meningkatkan kepuasan wisatawan terhadap kawasan hutan mangrove di Desa Kurau sebagai destinasi wisata yang menarik.
References
Ardiansyah. 2020. Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Kawasan Wisata Hutan Mangrove Di Desa Tongke-Tongke Kabupaten Sinjai. Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Makassar.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka Tengah. 2023. Kabupaten Bangka Tengah Dalam Angka Tahun 2023. BPS Kabupaten Bangka Tengah
Badan Pusat Statistik Kecamatan Koba. 2021. Kecamatan Koba Dalam Angka Tahun 2021. BPS Kabupaten Bangka Tengah
Badan Pusat Statistik Kecamatan Namang. 2021. Kecamatan Namang Dalam Angka Tahun 2021. BPS Kabupaten Bangka Tengah
Dwi, Saputra, Kurniawan, dan Christianningrum. 2019. Strategi Pengelolaan Ekowisata Mangrove Munjang di Desa Kurau Barat Kabupaten Bangka Tengah. Volume 13 Nomor 1 Tahun 2019. Jurnal Program Studi Manajemen Sumber Perairan, Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi, dan Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Bangka Belitung, Balunijuk.
Guaredini, Karlos Paso Pande, Dian Fitriawati Mochdar, dan Fabiola T.A. Kerong. (2019). Pengembangan Kawasan Wisata Hutan Mangrove Di Desa Nira Nusa Kecamatan Maurole Kabupaten Ende (Dengan Pendekatan Tema Ekowisata). Volume 13, Nomor 2, Tahun 2019.
Hadi, Wisnu. 2016. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasaan Pengunjung Wisata Pem
Hakim, Rustam. Hardi Utomo. 2003. Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap. Bumi Aksara. Jakarta
Hidayati, P.E. 2004. Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Kinerja Pelayanan Grapari Telkomsel Jakarta Utara. Skripsi pada Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Jayadi, E. K., Mahadewi, N. P. E., dan Mananda, S. 2017. Karakteristik Dan Motivasi
Kotler & Philip. (2011). Manajemen Pemasaran di Indonesia. Salemba. Jakarta:
Kotler dan Keller. (2011). Manajemen Pemasaran. Erlangga.Jakarta
Nita, Yuliana. 2019. Pengembangan Objek Wisata Hutan Mangrove Berbasis Ekowisata Di Kampung Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik, Universitas Islam Riau, Pekanbaru.
Nugraha, H. P., Indarjo, A., dan Helmi, M. 2013. Studi Kesesuaian Dan Daya Dukung Kawasan Untuk Rekreasi Pantai Di Pantai Panjang Kota Bengkulu. Journal Of Marine Research Vol.2 No.: 130–139.
Oktaviani, R. W., & Suryana, R. N. 2016. Analisis kepuasan pengunjung dan pengembangan fasilitas wisata agro (Studi kasus di Kebun Wisata Pasirmukti, Bogor). Jurnal Agro Ekonomi, 24(1), 41-58.
Ruhimat, D. Kepuasan Pelanggan. 2008. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
Sugiyono. 2014. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Suprapto. 2001. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan. Edisi Baru. Jakarta: PT. RinekaCipta.
Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang
Undang-undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan
Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020-2040
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan
F. Amanda and L. S. Akliyah, “Analisis Kondisi Kelayakan Wisata Oray Tapa berdasarkan Komponen Pariwisata,” pp. 17–22, 2022.
G. Ahmad and T. Ernawati, “Peluang yang Dapat Diraih oleh Desa Patimban dari Pembangunan Pelabuhan Patimban”, doi: 10.29313/jrpwk.v2i2.1963.
N. Yuniar and I. Indratno, “Pengukuran Motivasi Masyarakat terhadap Keberlangsungan Ekologi di Desa Wisata Rawabogo Berbasis Neurosains,” Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, pp. 91–100, Dec. 2022, doi: 10.29313/jrpwk.v2i2.1233.