Kajian Permasalahan Jalur Pedestrian Di Jalan Husein Kartasasmita Kota Banjar, Jawa Barat
Abstract
Abstract. This research aims to examine the problem of pedestrian paths on Jalan Dr. Husein Kartasasmita, Banjar City, West Java, with a focus on identifying problems and recommending improvements. The research method used was quantitative with Likert scale analysis as well as a field observation approach and questionnaires to 20 sources consisting of experts, stakeholders and experts. The research results show that the condition of pedestrian paths on Jalan Husein Kartasasmita is generally poor, with an average score of 2.15 based on Likert scale analysis. Some of the main problems identified include non-compliance with sidewalk widths with standards, damage to sidewalk construction, lack of supporting facilities such as lighting, seating, trash cans and public transportation stops, as well as the absence of disabled-friendly facilities such as guideways and handrails. The recommendations put forward include revitalizing sidewalks, adding supporting facilities, and improving accessibility for people with disabilities. It is hoped that this research can be a consideration for the city government in improving the quality of pedestrian infrastructure and increasing public awareness of the importance of safe and comfortable pedestrian paths.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan jalur pedestrian di Jalan Dr. Husein Kartasasmita, Kota Banjar, Jawa Barat, dengan fokus pada identifikasi masalah dan rekomendasi perbaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis skala likert serta pendekatan observasi lapangan, dan kuesioner terhadap 20 narasumber yang terdiri dari ahli, stakeholder, dan pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi jalur pedestrian di Jalan Husein Kartasasmita secara umum buruk, dengan skor rata-rata 2,15 berdasarkan analisis skala Likert. Beberapa masalah utama yang teridentifikasi meliputi ketidaksesuaian lebar trotoar dengan standar, kerusakan konstruksi trotoar, kurangnya fasilitas pendukung seperti lampu penerangan, tempat duduk, tempat sampah, dan halte angkot, serta ketiadaan fasilitas ramah difabel seperti jalur pemandu dan pegangan tangan. Rekomendasi yang diajukan meliputi revitalisasi trotoar, penambahan fasilitas pendukung, dan perbaikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pedestrian serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jalur pedestrian yang aman dan nyaman.
References
Ahmadi, D. (2024). Komunikasi pariwisata digital: peluang dan tantangan. UPT Publikasi Ilmiah Unisba.
Fakhriza, M. (2023). KAJIAN TINGKAT WALKABILITY DI KORIDOR JALAN OTTO ISKANDARDINATA KOTA BANDUNG.
Nabila, A. P., & Zakiah, A. (2021). Penataan Pedestrian di Jalan Urip Sumoharjo, Yogyakarta Sebagai Kawasan Wisata dan Perdagangan (Nomor 123).
Nicodemus, D., Verdianta, S., & Febrian, Y. (2019). DESAIN PENATAAN KORIDOR PEDESTRIAN UTAMA KAWASAN PERDAGANGAN PASAR BARU (Vol. 3).
Nurrahman, A. A. (2024). Rancangan Sistem Rekomendasi Pemilihan Jurnal Ilmiah Nasional di Laman Sinta. Conference on Electrical Engineering, Informatics, Industrial Technology, and Creative Media 2024, 1304–1308. https://conferences.ittelkom-pwt.ac.id/index.php/centive/article/view/326
Saraswati, Z. F., & Alvianti, V. (2022). Persepsi Stakeholder Terhadap Elemen Jalur Pejalan Kaki di Kawasan Taman Gajah, Kota Bandar Lampung. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 20(1), 117–123. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v20i1.889
Siregar, Z. (2020). Kajian Penataan Jalur Pedestarian Jalan Kapten Mukhtar Basri Medan Sebagai Akses Utama Kampus UMSU (Vol. 1, Issue 1).
Sukamarini, H., & Bahri, S. (2021). Kajian Penataan Jalur Pejalan Kaki Koridor Stasiun Tanah Abang Jakarta Pusat oleh Sukamarini.
Syamsudin, R. N., & Hidayah, R. (2022). KAJIAN KENYAMANAN JALUR PEJALAN KAKI PADA PENGGAL JALAN ABU BAKAR ALI YOGYAKARTA DI TINJAU DARI KONDISI FISIK. Jurnal Arsitektur ALUR, 5. https://www.google.co.id/maps/@-7.7886992,110.3701105,433m/data=!3m1!1e3
Widyarti, V. S., & Fardani, I. (2022). Identifikasi Pemenuhan Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau berdasarkan Kebutuhan Oksigen. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning, 2(1). https://doi.org/10.29313/bcsurp.v2i1.2015.
Muhammad Adhitya R, & Weishaguna. (2021). Kajian Livable Street pada Jalur Pedestrian di Kawasan Pecinaan Lama Kota Bandung. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 1(1), 30–37. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v1i1.75.
Muhammad Fakhriza, & Ira Safitri Darwin. (2023). Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kenyamanan Berjalan Kaki di Jalan Otto Iskandardinata Bandung. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 91–96. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i2.2646.
Muhammad Vino Fahlen, & Weishaguna. (2022). Studi Kinerja Walkability Jalur Pejalan Kaki. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 69–75. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v2i1.930.
Fauzan, F., & Syaodih, E. (2022). Kajian Implementasi Smart Environment di Kota Bandung. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 1(2), 167–174. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v1i2.481.