Strategi Pengelolaan DAS Way Garuntang Kota Bandar Lampung melalui Pendekatan Non Struktural
Abstract
Abstract. Watershed is one type of common pool resource determined by hydrological relationships where optimal management requires coordination in the use of resources by all users. This research was conducted in the Way Garuntang watershed in Bandar Lampung City where watershed management needs a non-structural management strategy. The data analysis method used in this data analysis is using methods, descriptive, qualitative and quantitative analysis based on phenomena that occur in the field, as well as case studies that have occurred and can identify, assess, evaluate the level of problems of a watershed. Non-structural strategy is a very effective and efficient way to solve flooding problems because this approach is an approach to the surrounding watershed. For a non-structural approach in the form of a proposal to synchronize spatial policies that are crossed by the watershed.
Abstrak. Daerah Aliran Sungai merupakan salah satu jenis sumber daya common pool resource yang ditentukan oleh hubungan hidrologi di mana pengelolaan yang optimal memerlukan koordinasi dalam penggunaan sumber daya oleh semua pengguna. Pada penelitian ini dilakukan pada DAS Way Garuntang di Kota Bandar Lampung yang mana pengelolaan DAS perlu adanya strategi pengelolaan non struktural. Adapun metode analisis data yang digunakan dalam analisis data kali ini yaitu menggunakan metode, analisis deskriptif, kualitatif dan kuantitatif yang berdasarkan pada fenomena yang terjadi di lapangan, juga studi kasus yang telah terjadi dan dapat mengidentifikasi, menilai, mengevaluasi tingkat permasalahan suatu DAS. Strategi Non Struktural merupakan menyelesaikan masalah banjir yang sangat efektif dan efisien karena pada pendekatan ini merupakan pendekatan kepada sekitar DAS. Untuk pendekatan secara non strukturalnya berupa usulan sinkronisasi kebijakan tata ruang yang dilintasi DAS.
References
Demma Semu Yulsan, Usman Arsyad, Anwar Umar. 2018. Indikator Kinerja dan Peran Stakeholder dalam Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Lisu. Jurnal Hutan dan Masyarakat
Kerr John. 2007. Watershed Management: Lessons from Common Property Theory
Kurniasari, Nia.2022. Model Kerjasama Regional Pengelolaan DAS Cimanuk
Untuk Keberlanjutan Produktivitas Waduk Jatigede Provinsi Jawa Barat.
Bitta Ikarani Wiyajanti, & Chamid, C. (2021). Kajian Pengendalian Pencemaran Air Laut Berdasarkan Partisipasi Masyarakat di Kawasan Pesisir Pantai Santolo Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 1(1), 23–29. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v1i1.74.
Ihsan Harish Febrian, & Hani Burhanudin. (2023). Dampak Luapan Air Drainase terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat di Jalan Cikutra Barat. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 151–158. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i2.2757.
Safira Fadila Rakhmat, Hani Burhanudin, & Asep Hariyanto. (2024). Dampak Pengolahan Kotoran Sapi terhadap Pencemaran Air Sungai Kampung Batu Lonceng. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota (JRPWK), 4(1).