Revitalisasi Pelabuhan Penyeberangan Speed Boat Sofifi Provinsi Maluku Utara

  • Maulana Malik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Tonny Judiantono Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
Keywords: Pelabuhan, Revitalisasi, Speed Boat

Abstract

Abstract. The Sofifi Speed Boat Crossing Port is one of the vital points in the sea transportation network in the North Maluku region. This port has a strategic position as a link between the  islands of Tidore and Ternate in serving passengers . This port has several facilities that do not meet standards and there is no development plan document that is a reference for port construction and operations, so the problems in this study are formulated as follows: the infrastructure of the Sofifi Speed Boat Crossing Port has infrastructure facilities that do not meet the minimum service standards of the port, to support the increase in the number of passengers and Sofifi City as the capital of the Province North Maluku. The researcher uses the mix method, method by using an empirical approach. The data collection techniques used in this study are questionnaires, interviews, observations, and literature studies. The  data analysis method used in this study is space needs analysis. The results of this study are: Sofifi   Speed Boat Crossing Port needs to  be expanded by 13,036 m², with a land side of 11,921 m² and a sea side of  3,180 m². In revitalization  planning, it is recommended to separate the departure and arrival areas and all facilities are placed strategically and coordinated so that they can maximize services

Abstrak. Pelabuhan Penyeberangan Speed Boat Sofifi merupakan salah satu satu titik vital dalam jaringan transportasi laut di wilayah Maluku Utara. Pelabuhan ini memiliki posisi yang strategis sebagai penghubung pulau Tidore dan Ternate dalam melayani penyeberangan penumpang. Pelabuhan ini memiliki beberapa fasilitas yang kurang memenuhi standar serta belum tersedianya dokumen rencana pembangunan yang menjadi acuan untuk pembangunan dan operasional pelabuhan, maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: infrastruktur Pelabuhan Penyeberangan Speed Boat Sofifi memiliki sarana prasarana yang kurang memenuhi standar pelayanan minimal pelabuhan, untuk mendukung pertambahan jumlah penumpang dan Kota Sofifi sebagai ibu kota Provinsi Maluku Utara. Peneliti menggunakan metode mix method dengan menggunakan pendekatan secara empiris. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Adapun metode  analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kebutuhan ruang. Hasil dari penelitian ini adalah: Pelabuhan Penyeberangan Speed Boat Sofifi perlu untuk diperluas wilayahnya sebesar 13,036 m², dengan sisi darat sebesar 11,921 m² dan sisi laut sebesar 3,180 m². Dalam perencanaan revitalisasi disarankan untuk memisahkan kawasan keberangkatan dan kedatangan serta seluruh fasilitas ditempatkan secara strategis dan terkoordinasi sehingga dapat memaksimalkan pelayanan

 

References

Fahmarullah, R. I. (2016). Kajian Tingkat Pelayanan Angkutan Penyeberangan Speed Boat Kecamatan Selat Nasik-Kota Tanjung Pandan. In Repository Unpad. Universitas Pasundan Bandung.

Jafar, M., Said, M., & Usamah, M. (2022). Studi Pengembangan Lahan Parkir Terminal Penumpang Pelabuhan Penyebrangan Speed Boat Sofifi. Jurnal Biosainstek, 5(1), 7–13. Https://Doi.Org/10.52046/Biosainstek.V5i1.1331

Neufert, Ernst. 1996. Data Arsitek Jilid 1. Erlangga. Jakarta.

Permen Perhubungan No. 62, 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Penyeberangan

Uu No. 17, 2008 Tentang Pelayaran.

Was’an, G. H. (2023). Akuntansi Berbasis Etika Islam: Inspirasi Dari Al Qur’an Dan Hadis Dalam Mengelola Keuangan. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Syariah, C, 1–6. Https://Jurnal.Binamandiri.Ac.Id/Index.Php/Jaksya/Article/View/169%0ahttps://Jurnal.Binamandiri.Ac.Id/Index.Php/Jaksya/Article/Download/169/106

Yunus R. Yusuf, Surajadi Supardjo, A. M. (2015). Terminal Penumpang Pelabuhan Laut Di Sofifi “Metafora; Kora-Kora.” Universitas Nusantara Pgri Kediri, 01, 1–7. Https://Www.Neliti.Com/Publications/58418/Terminal-Penumpang-Pelabuhan-Laut-Di-Sofifi-Metafora-Kora-Kora.

Ahmad, G., & Ernawati, T. (2023). Peluang yang Dapat Diraih oleh Desa Patimban dari Pembangunan Pelabuhan Patimban. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota (JRPWK), 3(1). https://doi.org/10.29313/jrpwk.v2i2.1963.

Bitta Ikarani Wiyajanti, & Chamid, C. (2021). Kajian Pengendalian Pencemaran Air Laut Berdasarkan Partisipasi Masyarakat di Kawasan Pesisir Pantai Santolo Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 1(1), 23–29. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v1i1.74.

Syawal, M. R., & Hendrakusumah, E. (2023). Revitalisasi Desa Adat Budaya Hibua Lamo di Desa Kakara Lamo Kabupaten Halmahera Utara. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 17–28. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i1.1927.

Published
2024-08-14