Identifikasi Faktor-Faktor Penyebab Urban Sprawl di Kecamatan Cileunyi

  • Salsabila Nurrizki Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Tarlani Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Ira Safitri Darwin Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
Keywords: Urban Sprawl, Extended Urbanization, Peri-Urban

Abstract

Abstract. Cileunyi District, which is flanked by Bandung City and Sumedang Regency, is currently experiencing rapid development from all directions. Cileunyi District is developing due to its direct border with Bandung City in the west, then in the east it borders Jatinangor District which is an educational area, in the south it borders Bojongsoang District which is planned as a new city precisely in Tegalluar Village and borders Rancaekek District which is an industrial area. Cileunyi District in the Bandung Regency RTRW is included in the National Strategic Area Development (KSN) plan, namely the Bandung Basin Urban Area, this has caused Cileunyi District to experience the spread of built-up land (urban sprawl). so that it is feared that it will have an impact on congestion, environmental damage, and social change. This study aims to identify the factors causing urban sprawl in Cileunyi District due to the rapid development that occurs in various corners around Cileunyi District. The method used in this study is multiple linear regression analysis. In this study, the identification of factors causing urban sprawl in Cileunyi District was carried out, using multiple linear regression analysis with an error of 5%. The results showed that simultaneously there were 9 variables that had a significant effect on urban sprawl, namely accessibility, public services, economic conditions, spatial planning regulations, views, migration, land value, physical characteristics of the land, and developer initiatives.

Abstrak. Kecamatan Cileunyi yang di apit oleh Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang saat ini mengalami perkembangan cepat dari segala penjuru, Kecamatan Cileunyi berkembang akibat berbatasan langsung dengan Kota Bandung pada bagian barat, lalu pada bagian timur berbatasan dengan Kecamatan Jatinangor yang merupakan kawasan pendidikan, pada bagian selatan berbatasan dengan Kecamatan Bojongsoang yang di rencanakan sebagai kota baru tepatnya di Desa Tegalluar serta berbatasan dengan Kecamatan Rancaekek yang merupakan  kawasan industri. Kecamatan Cileunyi pada RTRW Kabupaten Bandung masuk dalam rencana Pengembangan Kawasan Strategis Nasional (KSN) yaitu Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung, hal tersebut mengakibatkan Kecamatan Cileunyi mengalami perembetan lahan terbangun (urban sprawl). sehingga dikhawatirkan berdampak pada kemacetan, kerusakan lingkungan, dan perubahan sosial. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab urban sprawl di Kecamatan Cileunyi akibat dari perkembangan cepat yang terjadi di berbagai penjuru sekeliling Kecamatan Cileunyi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi faktor-faktor penyebab urban sprawl di Kecamatan Cileunyi, menggunakan analisis regresi linear berganda dengan error 5%, hasilnya menunjukkan bahwa secara simultan terdapat 9 variabel yang berpengaruh signifikan terhadap urban sprawl, yaitu aksesibilitas, pelayanan umum, kondisi ekonomi, peraturan tata ruang, pemandangan, migrasi, nilai lahan, karakteristik fisik lahan, dan prakarsa pengembang.

References

Rosni Na, Noor Nm, Abdullah A. Managing Urbanisation and Urban Sprawl In Malaysia By Using Remote Sensing And Gis Applications. J Malaysian Inst Planners2016;(Iv):17–30.

Jatnika J. Proyeksi Kebutuhan Lahan Pemakaman di Kota Bandung Tahun 2018 - 2038 [Internet]. Itenas; 2020. Tersedia Pada: Https://Eprints.Itenas.Ac.Id/1402/

Yolanda W, Djoeffan Sh. Pengaruh Urban Sprawl Terhadap Kondisi Fisik Kota. J Ris Perenc Wil Dan Kota. 2022;2(2):119–28.

Ismuaji. Analisis Karakteristik Urban Sprawl Yang Terjadi Di Desa Berbatasan Wilayah Surakarta [Internet]. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2022. Tersedia Pada: Https://Eprints.Ums.Ac.Id/104403/

Saleh Mm. Dampak Urban Sprawl Terhadap Dinamika Sosial Ekonomi. Universitas Bosowa; 2022.

Darmaputra Pa, Darwin Is. Prediksi Lahan Terbangun Di Wilayah Peri-Urban Kota Bandung. Bandung Conf Ser Urban Reg Plan. 2022;2(2):493–9.

Ludlow D, Fons J, Blanes N, Gomez O, Savolainen H, Romanowicz. Urban Sprawl In Europe: The Ignored Challenge. European Environment Agency; 2006.

Dewiyanti Vr. Perkembangan Urban Sprawl Kawasan Bandung Timur Kota Bandung [Internet]. Universitas Pendidikan Indonesia; 2018. Tersedia Pada: Https://Reader-Repository.Upi.Edu/Index.Php/Display/File/45589/2/

Hanief F, Dewi Sp. Pengaruh Urban Sprawl Terhadap Perubahan Bentuk Kota Semarang Ditinjau Dari Perubahan Kondisi Fisik Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang. J Ruang [Internet]. 2014;2(1):341–50. Tersedia Pada: Https://Media.Neliti.Com/Media/Publications/221108-Pengaruh-Urban-Sprawl-Terhadap-Perubahan.Pdf

Tarlani T, Sirajuddin T. Rural Development Strategies in Indonesia: Managing Villages to Achieve Sustainable Development. Iop Conf Ser Earth Environ Sci. 2020;

Yunus Hs. Manajemen Kota Prespektif Spasial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2005. 460 Hal.

Couch C, Leontidou L, Held Gp. Urban Sprawl in Europe. Blackwell. Blackwell Publishing; 2008. 217–241 Hal.

Juhadi, Indrayati A, Azmi Au. Fenomena Urban Sprawl Jabodetabek. 53 Edu Geography. Juhadi, Editor. Vol. 6(1). Semarang: Fastindo; 2018. 53–61 Hal.

Hidayat O, Pontoh Nk, Prasetya Db. Perkembangan Urban Sprawl Ditinjau Dari Aspek Fisik Pada Wilayah Peri Urban Kota Bandar Lampung (Studi Kasus: Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung Dan Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan). 2018;1–9.

Nugroho Is, Yuliani E, Kautsary J. Fenomena Urban Sprawl Terhadap Faktor-Faktor Perubahan Penggunaan Lahan Di Pinggiran Kota. Uniplan J Urban Reg Plan. 2022;3(1):1–8.

Fuadina Ln, Rustiadi E, Pravitasari Ae. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Urban Sprawl Di Kawasan Cekungan Bandung. Tata Loka. 2021;23(1):105–14.

Yuliar Rb. Kajian Penyimpangan Pola Ruang Kecamatan Cimenyan Terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bandung Dan Pedoman Pengendalian Kawasan Bandung Utara. Unisba; 2021.

Haifa Aulia Shoobiha Dananjaya, & Fachmy Sugih Pradifta. (2023). Identifikasi Urban Loneliness pada Pengunjung Kiara Artha Park. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 167–174. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i2.2763.

Wijayakusuma, B. (2023). Faktor yang Mempengaruhi Alih Fungsi Lahan Daerah Resapan Air Kecamatan Cimenyan. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 29–38. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i1.1929.

Yolanda, W., & Djoeffan, S. H. (2022). Pengaruh Urban Sprawl terhadap Kondisi Fisik Kota. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 119–128. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v2i2.1276.

Published
2024-08-14