Identifikasi Sumber Daya Alam yang Unggul di Kabupaten Kayong Utara

  • Sri Hardianti Kusuma Maharani Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Nia Kurniasari Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
Keywords: Identifikasi, Sumber Daya Alam, Unggulan

Abstract

Abstract. The problems of Kayong Utara Regency include the diversity of available natural resources resulting in less focused development activities, so that added value efforts are made to all natural resources that are not superior commodities. This results in the need for identification efforts for all natural resource commodities so that development efforts can be prioritized to achieve maximum results. In addition, development activities for natural resource production results still use traditional methods so that they are still less effective and efficient for use today. This is the basis for the objectives of this study, namely to identify superior natural resources in Kayong Utara Regency. The analysis methods used include Location Quotient (LQ) analysis, Shift Share, and Klassen Typology. The results of the study indicate that Kayong Utara Regency has natural resource potential that can be optimized, including the agricultural sector, especially chili vegetables 16.24%, kencur 3.19%, turmeric 3.13%, duku/langsat 2.24%, large oranges 1, 38%, mango 1.61%, salak 1.70%, coconut 1.23%, marine fisheries 1.09%, goats 3.10%, and cattle 1.14%, with an overall percentage of natural resource calculations that the leading commodities are 20.4%.

Abstrak. Permasalahan Kabupaten Kayong Utara diantaranya keberagaman sumber daya alam yang tersedia mengakibatkan kegiatan pengembangan yang kurang fokus, sehingga upaya added value dilakukan kepada semua sumber daya alam yang bukan komoditas unggulan. Hal ini mengakibatkan perlunya upaya identifikasi terhadap semua komoditas sumber daya alam agar upaya pengembangan dapat di prioritaskan untuk mencapai hasil yang maksimal. Selain itu kegiatan pengembangan terhadap hasil produksi sumber daya alam masih mengunakan cara tradisional sehingga masih kurang efektif dan efisien untuk digunakan pada masa sekarang. Hal tersbut yang mendasari tujuan dalam penelitian ini yaitu mengidentifikasi sumber daya alam unggulan di Kabupaten Kayong Utara. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis Location Quotient (LQ), Shift Share, dan Tipologi Klassen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Kabupaten Kayong Utara memiliki potensi SDA yang dapat dioptimalkan, meliputi sektor pertanian khususnya sayuran cabe 16,24 %, kencur 3,19 %, kunyit 3,13 %, duku/langsat 2,24 %, jeruk besar 1, 38 %, mangga 1,61 %, salak 1,70 %, kelapa 1,23 %, perikanan laut 1,09 %, kambing 3,10 %, dan sapi 1,14 %, dengan presentase secara keseluruhan perhitungan SDA bahwa komoditas unggulan sebesar 20,4 %.

References

UU No. 32 tahun 2004 tentang pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. (2007, Februari 27). Surat No. 135/439/SJ tentang Pemerintah Daerah, Pemekaran Kabupaten Kayong Utara dari Kabupaten Ketapang. Jakarta: Kementerian Dalam Negeri.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Kayong Utara, 2023

Porter, M. E. (1990). The competitive advantage of nations. Free Press.

Saraan, M. I. K., & Rambe, R. F. A. K. (2023). Kebijakan Pengembangan Inovasi Teknologi Pertanian Presisi di Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Kajian Agraria dan Kedaulatan Pangan (JKAKP), 2(1), 1–5. https://doi.org/10.32734/jkakp.v2i1.13319.

Nurjanah, T., Suhardi, S., & Afrizal, A. (2020). Pengaruh Current Ratio Return On Asset Dan Earning Per Share Terhadap Harga Saham Studi Kasus Pada Perusahaan Pertambangan Subsektor Batubara Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2018. JEM Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 6(2), 1-15.

Apriyanto, R. Program Studi Budidaya Perairan Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan.

Aztamurri, F. I., & Indratno, I. (2022). Identifikasi Ekosistem Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai Pendukung Desa Wisata Rawabogo, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 1(2), 175–183. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v1i2.482

Haifa Aulia Shoobiha Dananjaya, & Fachmy Sugih Pradifta. (2023). Identifikasi Urban Loneliness pada Pengunjung Kiara Artha Park. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 167–174. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i2.2763.

Nanda Mahrunnisya, & Dadan Mukhsin. (2023). Identifikasi Potensi Ketersediaan Lahan Ruang Terbuka Hijau Publik di Palmerah Jakarta Barat. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 129–138. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i2.2743.

Published
2024-08-14