Analisis Kualitas Permukiman berdasarkan Parameter Fisik di Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung

  • Siti Hanifah Nur Firdausy Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Hani Burhanudin Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Lely Syiddatul Akliyah Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
Keywords: Kualitas Permukiman, Permukiman, Pengindraan Jauh

Abstract

Abstract. Providing decent housing in urban areas is a major challenge, especially for low-income communities, due to high costs and limited land. This has led to a decline in the quality of settlements and the development of slums in urban areas. This study aims to identify the quality of settlements in Arcamanik District based on physical parameters that can be observed using remote sensing technology. The analysis method used is visual image analysis using a quantitative approach. This research was conducted in Arcamanik District, Bandung City, using satellite imagery in the form of an online basemap. Data collection techniques used in this study were literature studies and field observations to support the results of image interpretation. It was found that the majority of settlements in Arcamanik are included in the category of good physical settlement quality. However, there are still poor quality settlements spread throughout the district with a percentage of 25.71% of the total settlement area.

Abstrak. Penyediaan hunian layak di perkotaan menjadi tantangan utama, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah, akibat biaya tinggi dan lahan terbatas. Hal ini menyebabkan penurunan kualitas permukiman dan perkembangan permukiman kumuh di area perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas permukiman di Kecamatan Arcamanik berdasarkan parameter fisik yang dapat diamati menggunakan teknologi pengindraan jauh. Metode analisis yang digunakan adalah analisis visual citra dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Arcamanik Kota Bandung, dengan menggunakan citra satelit berupa basemap online. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan observasi lapangan sebagai pendukung hasil interpretasi citra. Didapatkan bahwa mayoritas permukiman di Arcamanik termasuk dalam kategori kualitas permukiman baik secara fisik. Namun, masih terdapat permukiman berkualitas buruk yang tersebar di seluruh kecamatan dengan persentase 25,71% dari luas total permukiman.

References

T. Kuswartojo, D. Rosnarti, V. Effendi, R. E. K, and P. Sidi, Perumahan dan Permukiman di Indonesia : Upaya membuat perkembangan kehidupan yang berkelanjutan. Institut Teknologi Bandung, 2005.

M. Mayasari, “Kualitas Permukiman Di Kecamatan Pasarkliwon Kota Surakarta,” 2012.

A. Momuat, R. Sela, and R. Lakat, “Pengaruh Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Terhadap Kualitas Permukiman Di Kecamatan Tomohon Timur,” Jurnal Sabua, vol. 9, no. 2, pp. 105–113, 2020.

Priyono, Jumadi, and M. I. Kurniasari, “Pengukuran Kualitas Permukiman Hubungannya Dengan Tingkat Kesehatan Masyarakat Di Kecamatan Sragen : Upaya Awal Untuk Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Strategi Pengurangan Resiko Penyakit,” Geo Edukasi, vol. 2, pp. 52–59, 2013.

T. Sabila and Sriyono, “Perkembangan dan Faktor yang Mempengaruhi Munculnya Permukiman Kumuh di Kelurahan Tegalsari Kota Tegal (Tahun 2007-2017),” Jurnal Geo Image, vol. 8, no. 2, pp. 141–149, 2019, doi: https://doi.org/10.15294/geoimage.v8i2.33607.

B. B. Rahman and S. Putro, “Kualitas Lingkungan Permukiman di Kelurahan Miroto, Kecamatan Semarang Tengah Kota Semarang,” Geo Image, vol. 11, no. 1, pp. 44–51, 2022.

Presiden Republik Indonesia, “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman,” 2011.

M. Farizki and W. Anurogo, “Pemetaan Kualitas Permukiman Dengan Menggunakan Penginderaan Jauh dan SIG di Kecamatan Batam kota, Batam,” Majalah Geografi Indonesia, vol. 31, no. 1, pp. 39–45, 2017, doi: 10.22146/mgi.24231.

Walikota Bandung, “Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 10 Tahun 2015 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kota Bandung Tahun 2015-2035,” 2015.

Published
2024-08-14