Identifikasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang pada Jalur Pedestrian Dilihat dari Aspek Estetika Islam
(Studi Kasus: Koridor Jalan Tamansari)
Abstract
Abstrak. Kelurahan Tamansari yang terletak di Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, mengalami pertumbuhan yang cepat. Kehadiran pusat pendidikan seperti Universitas Islam Bandung (UNISBA), Universitas Pasundan (UNPAS), serta kompleks perdagangan seperti Balubur Town Square (Baltos) telah menarik banyak orang ke kawasan tersebut. Hal ini menimbulkan peningkatan signifikan jumlah pejalan kaki yang mengakibatkan adanya timbulan sampah serta parkir liar. Hal tersebut menjadi penyebab jalur pedestrian beralih fungsi dan tidak sesuai dengan konsep estetika Islam. Merencanakan jarak antara tempat tinggal dan tempat kerja seharusnya mempertimbangkan akses yang mudah dan memungkinkan untuk dilalui dengan berjalan kaki. Ini menjadi dasar penting mengapa konsep pedestrianisasi harus diterapkan di wilayah publik seperti area kampus. Namun pada kenyataannya, jalur pedestrian yang ada masih jauh dari optimal dalam hal perencanaan. Penulisan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang pada jalur pedestrian dilihat dari aspek estetika islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif serta analisis perbandingan. Dalam RDTR Kota Bandung koridor Jalan Tamansari diperuntukkan sebagai zona Perdagangan dan Jasa, Perumahan Kepadatan Tinggi, Pendidikan, dan RTH Taman Unit Lingkungan/ Kota. Pada kondisi eksisting ditemukan bahwasannya pemanfaatan ruang tersebut sudah sesuai, namun berdasarkan aspek estetika islam belum tertata. Maka dari itu, penelitian ini merekomendasikan adanya penertiban tegas dan konsisten terhadap penyalahgunaan jalur pejalan kaki di koridor Jalan Tamansari serta peninjauan berkala oleh pemerintah daerah untuk memastikan implementasi rencana pola ruang yang optimal.
References
Aqil, I. R., & Darwin, I. S. (2022). Evaluasi Jalur Pedestrian Koridor Jalan Raya Cilegon - Jalan SA Tirtayasa Kota Cilegon. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning, 2(2), 805–812. https://doi.org/10.29313/bcsurp.v2i2.4320
Fardiah, C. D., & Judiantono, T. (2021). Penataan Jalur Pedestrian di Kampus Tamansari Universitas Islam Bandung. Prosiding Perencanaan WIlayah dan Kota, 179–186. http://dx.doi.org/10.29313/pwk.v7i1.26201 Hadits riwayat Bukhari, Muslim no. 662.
Kitab Bukhari HN no. 2285. Kitab muslim HN no.3960.
Kitab Ahmad HN no. 10883.
Lily Mauliani, Ari Widyati Purwantiasning, & Wafirul Aqli. (2013). Kajian Jalur Pedestrian Sebagai Ruang Terbuka Pada Area Kampus. Jurnal Arsitektur NALARs, 12(2).
Ndiwa, W., Teknik, F., Atma, U., & Yogyakarta, J. (2017). ’ H *,; r.
Pawitro, U. (2015). Peningkatan Aspek “Keindahan Kota” (The Urban Esthetic) di Kawasan Pusat Kota (Studi Kasus : Kawasan Pusat Kota Bandung Jawa Barat). Media Matrasain, 12(2), 01–16.
https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jmm/article/view/9202%0Ahttps://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jmm/a rticle/download/9202/8785
Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 10 Tahun 2015 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kota Bandung Tahun 2015-2035, (2015).
Sianturi, F. S. H., Eresina, D., & Amin, M. (2022). Tingkat Kenyamanan Pedestrian sebagai Integrasi Pusat Pelayanan di Kawasan Istana Maimun Kota Medan (Studi Kasus: Kecamatan Medan Maimun dan Kecamatan Medan Kota). Jurnal Ruang Luar Dan Dalam FTSP, 04(01), 52–64.
Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, X (X), XXXX http://doi.org/10.29313/ jpwk.v18i1.xxxx
Sukaca, Agus. (2020). Adab di Jalan. Aqidah, Hukum Islam. https://muhammadiyah.or.id/ adab-di-jalan/ (diakses pada 9 November 2023)
Yanti, A. (2013). Analisis Karakteristik dan Aktivitas Pedestrian. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9).