Identifikasi Pengaruh Kesesuaian Ruang terhadap Cadangan Karbon dan Oksigen di Kelurahan Tamansari

  • Alldy Mauludin Universitas Islam Bandung
  • Teguh Tri Aryanto Universitas Islam Bandung
  • Jasmin Putri Ayudia Universitas Islam Bandung
  • Indah Nur Azizah Universitas Islam Bandung
  • Syifa Qanita Zahrah Universitas Islam Bandung
  • Adam Badi Albar Universitas Islam Bandung
Keywords: Penggunaan lahan, Daerah aliran sungai, ekosistem, oksigen

Abstract

Abstract. According to Presidential Decree 32/1990, river borders are included in the protection area. However, land use changes along the river, such as those occurring in the Cikapundung River, can have a negative impact on the river ecosystem and water quality. The RPJMD of Bandung City states that the Cikapundung River has lost its ecological function and is prone to flooding. This is due to an increase in settlements and a decrease in green land, leading to increased surface flow, pollution, and various other environmental impacts. Therefore, it is important to analyze the impact of land use change along the river to identify the influence of land use in the Cikapundung Watershed that has an impact on carbon and oxygen stocks. Data collection was conducted by observation and literature study. The variables taken explain the suitability of spatial patterns and land use in Tamansari Village. The impact of urbanization that accelerates land cover change can damage the hydrological cycle by inhibiting infiltration rates, baseflow, and increasing peak discharge, volume, and frequency of flooding through surface runoff. Land mismatches in Kelurahan Tamansari, including dense housing that should be protected areas and riparian zones, have damaged the hydrological cycle. Potential protected areas, if converted to forest plantations, can become carbon sinks that affect oxygen and carbon dioxide uptake. Thus, the land mismatch in Kelurahan Tamansari could reduce oxygen release and carbon dioxide uptake, impacting greenhouse gas emissions and atmospheric temperature if it continues.

Abstrak. Menurut Kepres 32/1990 sempadan sungai termasuk ke dalam kawasan perlindungan. Namun, perubahan penggunaan lahan di sepanjang sungai, seperti yang terjadi di Kelurahan Tamansari, dapat berdampak negatif terhadap kualitas lingkungan. RPJMD Kota Bandung menyebutkan Sungai Cikapundung, sebagai salah satu sungai yang mengalir di Kelurahan Tamansari telah kehilangan fungsi ekologis dan termasuk ke dalam kawasan rawan banjir. Hal ini disebabkan oleh peningkatan permukiman dan penurunan lahan hijau, yang menyebabkan peningkatan aliran permukaan, pencemaran, dan berbagai dampak lingkungan lainnya. Oleh karena itu, penting untuk melakukan analisis dampak perubahan tata guna lahan di sepanjang sungai guna mengidentifikasi pengaruh pengunaan lahan di Daerah Aliran Sungai Cikapundung yang berdampak pada cadangan karbon dan oksigen. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan studi literatur. Variabel yang diambil menjelaskan kesesuaian pola ruang dan guna lahan di Kelurahan Tamansari. Dampak urbanisasi yang mempercepat perubahan tutupan lahan dapat merusak siklus hidrologi dengan menghambat laju infiltrasi, baseflow, dan meningkatkan debit puncak, volume, serta frekuensi banjir melalui limpasan permukaan. Ketidaksesuaian lahan di Kelurahan Tamansari, mencakup perumahan padat yang seharusnya menjadi kawasan lindung dan sempadan sungai, telah merusak siklus hidrologi. Kawasan lindung potensial jika diubah menjadi hutan tanaman, dapat menjadi tempat cadangan karbon yang mempengaruhi oksigen dan serapan karbon dioksida. Dengan demikian, ketidaksesuaian lahan di Kelurahan Tamansari dapat mengurangi pelepasan oksigen dan serapan karbon dioksida, berdampak pada emisi gas rumah kaca dan suhu atmosfer jika berlangsung secara berkelanjutan.

References

Azham, Z. 2015. Estimasi cadangan karbon pada tutupan lahan hutan sekunder, semak dan belukar dikota samarinda. Jurnal AGRIFOR. 14(2): 325-338.

Boysen, L. R., Brovkin, V., Arora, V. K., Cadule, P., de Noblet-Ducoudré, N., Kato, E., ... & Gayler, V. (2014). Global and regional effects of land-use change on climate in 21st century simulations with interactive carbon cycle. Earth System Dynamics, 5(2), 309-319.

Farid, M., Pratama, M. I., Kuntoro, A. A., Adityawan, M. B., Rohmat, F. I. W., & Moe, I. R. (2021). Pengaruh perubahan tutupan lahan terhadap debit banjir di daerah aliran Sungai Ciliwung Hulu. Jurnal Teknik Sipil, 28(3), 309.

Hardjana, A.K., Noor'an, R.F., Tumakaka, I. S., dan Rojikin, A. Pendugaan stok karbon kelompokjenis tegakan berdasarkan tipe potensihutan di kawasan hutan lindung sungai wain. Jurnal Penelitian Dipterokarpa.6(2): 85- 96.

Hasbi, M., & Astuti, P. (2017). Kajian Penggunaan Lahan Sempadan Sungai Lunto di Kawasan Pusat Kota Sawahlunto. Seminar Nasional Universitas Islam Riau.

Junaedi, A. 2008. Kontribusi hutan sebagai rosot karbondioksida. InfoHutan. 5(1): 1-7.

Mitsova, D. (2014). Coupling land use change modeling with climate projections to estimate seasonal variability in runoff from an urbanizing catchment near Cincinnati, Ohio. ISPRS International Journal of Geo-Information, 3(4), 12561277.

Ogden, F. L., Raj Pradhan, N., Downer, C. W., & Zahner, J. A. (2011). Relative importance of impervious area, drainage density, width function, and subsurface storm drainage on flood runoff from an urbanized catchment. Water

resources research, 47(12).

Perda Kota Bandung. (2023). Autentifikasi Perda 3 Tahun 2019 RPJMD 2018 - 2023 [Edit 6 Mei 2019].

PurwaningsihS. 2007. Kemampuan Serapan Karbondioksida Pada Tanaman Hutan Kota di Kebun Raya Bogor. [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Sahid DR, Malik Y. 2016. Kajian Ruang Terbuka Hijau dan Pemenuhan Kebutuhan Oksigen di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung [Skripsi]. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Soplanit, R., & Silahooy, C. (2012). Dampak perubahan penggunaan lahan terhadap aliran permukaan, aliran bawah permukaan dan aliran dasar di DAS BatuGajah Kota Ambon. Agrologia, 1(2), 288724.

Suriya, S., & Mudgal, B. V. (2012). Impact of urbanization on flooding: The Thirusoolam sub watershed–A case study. Journal of hydrology, 412, 210-219.

Syafrian, Y. (2022). Identifikasi Penggunaan Lahan Sempadan Sungai Indragiri di Desa Pekan Heran di Kecamatan Rengat Barat. Universitas Islam Riau.

Tellman, B., Saiers, J. E., & Cruz, O. A. R. (2016). Quantifying the impacts of land use change on flooding in data-poor watersheds in El Salvador with community-based model calibration. Regional environmental change, 16, 1183-1196.

Tinambunan RS. 2015. Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Kota Pekan Baru [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Published
2024-07-26