Klasifikasi Tutupan Lahan Multitemporal Menggunakan Metode Supervised di Kota Bandar Lampung
Abstract
Abstract. Bandar Lampung City is experiencing land cover changes that are increasing or spreading and uncontrolled. This is because Bandar Lampung City is the capital city of Lampung Province and a transit area for economic activities between the islands of Sumatra and Java, thus making Bandar Lampung City attract people to move and settle in Bandar Lampung City. This research aims to identify the distribution of land cover in Bandar Lampung City in a multitemporal manner. The method used in this research is descriptive quantitative approach. The data used in this research used Landsat 5, Landsat 8 and Landsat 9 satellite imagery data. The data analysis technique used in this research is land cover analysis using supervised classification and accuracy test. The results of this study show that land cover that has experienced a significant increase includes built-up land, where built-up land has increased in the last 32 years or 39.82%. This built-up land has expanded to the west, southwest and east in Kemiling, Sukabumi, Tanjung Karang Barat and Teluk Betung Barat sub-districts. Meanwhile, rice field and vegetation land cover has decreased over the last 32 years.
Abstrak. Kota bandar lampung mengalami perubahan tutupan lahan yang semakin meningkat atau menyebar dan tidak terkendali. Hal tersebut dikarena Kota Bandar Lampung merupakan Ibu Kota Provinsi Lampung serta daerah transit kegiatan ekonomi antara pulau Sumatera dan Jawa, sehingga menjadikan Kota Bandar Lampung menarik penduduk untuk beraktivitas dan menetap di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi sebaran tutupan lahan Kota Bandar Lampung secara multitemporal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data citra satelit Landsat 5, Landsat 8 dan Landsat 9. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tutupan lahan yang menggunakan klasifikasi supervised dan uji akurasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tutupan lahan yang mengalami peningkatan signifikan meliputi lahan terbangun, dimana lahan terbangun mengalami kenaikan dalam 32 tahun terakhir atau 39,82%. Lahan terbangun ini mengalami perluasan yang bergerak ke arah Barat, Barat Daya dan Timur yang berada di Kecamatan Kemiling, Sukabumi, Tanjung Karang Barat dan Teluk Betung Barat. Sedangkan tutupan lahan sawah dan vegetasi mengalami penurunan selama 32 terakhir.
References
Setiawan F. Analisis Perubahan Tutupan/Penggunaan Lahan Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2015-2020. Proceedings of National Colloquium Research and Community Service. Vol. 5. 2021.
Hardianto, A., Dewi, P. U., Ferdiansyah, T., Sari, N. F. S., & Rifiana, N. S. Pemanfaatan Citra Landsat 8 dalam Mengidentifikasi Nilai Indeks Kerapatan Vegetasi (NDVI) Tahun 2013 dan 2019 (Area Studi: Kota Bandar Lampung). Jurnal Geosains dan Remote Sensing, 2(1), 8-15.
Fardani, I., Yosliansyah, M. R. Kajian Penentuan Prioritas Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Fenomena Urban Heat Island di Kota Cirebon. Jurnal Sains Informasi Geografi (J SIG), 5(2), 93-107.
Huda, A. S., Nugraha, A. L., & Bashit, N. Analisis Perubahan Laju Erosi Periode Tahun 2013 Dan Tahun 2018 Berbasis Data Pengindraan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus: Das Garang). Jurnal Geodesi Undip, 9 (1), 106-114.
Purwanto, E. H., & Lukiawan, R. 2019. Parameter Teknis Dalam Usulan Standar Pengolahan Penginderaan Jauh: Metode Klasifikasi Terbimbing. Jurnal Standardisasi, 21(1), 67-78.
Fardani, I., Mohmed, F. A. J., & Chofyan, I. Pemanfaatan Prediksi Tutupan Lahan Berbasis Cellular Automata-Markov dalam Evaluasi Rencana Tata Ruang. Media Komunikasi Geografi, 21(2), 157-169.
Alif, M. N., Firdaus, M. I. Klasifikasi Perubahan Tutupan Lahan dengan Metode Supervised Classification Tahun 2015-2020 Menggunakan Citra Landsat Oli 8 (Studi Kasus: Kecamatan Pasirian). Seminar Nasional Geomatika 2021: Inovasi Geospasial Dalam Mengurangi Risiko Bencana.
Alif, M. N., Firdaus, M. I. Klasifikasi Perubahan Tutupan Lahan dengan Metode Supervised Classification Tahun 2015-2020 Menggunakan Citra Landsat Oli 8 (Studi Kasus: Kecamatan Pasirian). Seminar Nasional Geomatika 2021: Inovasi Geospasial Dalam Mengurangi Risiko Bencana.
Firdaus, H. S., & Nasrudin Usman, D. (2022). Pengaruh Perubahan Curah Hujan dan Perubahan Tutupan Lahan terhadap Bencana Longsor berdasarkan Analisis Spasial. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 1(2), 159–166. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v1i2.480.
Sopian, F. A. R., & Fardani, I. (2023). Pengembangan Geodatabase Status Kepemilikan Lahan Permukiman Magersari Keraton Kanoman Kota Cirebon. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 75–82. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i1.1994.