Kajian Peran Stakeholder dalam Pengelolaan Sub DAS Ciwidey Kabupaten Bandung

  • Adhyasta Firdaus Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik ,Universitas Islam Bandung
  • Ernady Syaodih Perencanaan Wilayah dan kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Nia Kurniasari Perencanaan Wilayah dan kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
Keywords: Alih Fungsi Lahan, Banjir, MACTOR

Abstract

Abstract. The form of land use in an area is related to population growth and activities. The increasing number of residents in a place will have an impact on increasing changes in land use. Floods, as a result of these changes, have significant impacts on society, the economy and the environment. This research aims to identify obstacles in managing the Ciwidey Sub-watershed, Bandung Regency, map the relationships between actors involved in managing the Ciwidey Sub-watershed, Bandung Regency, and formulates efforts to manage the Ciwidey Sub-watershed, Bandung Regency. Analysis methods include description and MACTOR analysis. The identified obstacles involve a lack of effective cooperation between agencies, non-functioning of the land which reduces water absorption, lack of contribution from tourism entrepreneurs, sub-optimal economic empowerment of local communities, and lack of optimization of disaster mitigation. Analysis of the role of stakeholders shows the strength of influence of the Bandung Regency DPRD, BBWS Citarum, and the Bandung Regency PUTR Service. Management efforts are directed by the priority scale identified by stakeholders, including increasing disaster mitigation, improving cooperation between agencies, handling land conversion, increasing the role of tourism entrepreneurs in conservation, and empowering the agricultural economy of local communities.

Abstrak. Bentuk penggunaan lahan suatu wilayah terkait dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitasnya, semakin meningkatnya jumlah penduduk di suatu tempat akan berdampak pada makin meningkatnya perubahan penggunaan lahan. Banjir, sebagai hasil dari perubahan tersebut, memiliki dampak signifikan pada masyarakat, ekonomi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dalam pengelolaan Sub-DAS Ciwidey Kabupaten Bandung, memetakan hubungan antar aktor yang terlibat dalam pengelolaan Sub-DAS Ciwidey Kabupaten Bandung, dan merumuskan upaya pengelolaan Sub-DAS Ciwidey Kabupaten Bandung. Metode analisis melibatkan deskripsi dan analisis MACTOR. Kendala-kendala teridentifikasi melibatkan kurangnya efektivitas kerjasama antar instansi, alih fungsi lahan yang mengurangi resapan air, kurangnya kontribusi pengusaha wisata, pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal yang belum optimal, dan kurangnya optimalisasi mitigasi bencana. Analisis peran stakeholder menunjukkan kekuatan pengaruh DPRD Kabupaten Bandung, BBWS Citarum, dan Dinas PUTR Kabupaten Bandung. Upaya pengelolaan diarahkan oleh skala prioritas yang diidentifikasi oleh stakeholder, termasuk peningkatan mitigasi bencana, perbaikan kerjasama antar instansi, penanganan alih fungsi lahan, peningkatan peran pengusaha wisata dalam pelestarian, dan pemberdayaan ekonomi pertanian masyarakat lokal.

References

Arsyad, S., 2010. Konservasi Tanah dan Air. IPB PRESS.

Jannah, R.H., 2018. Perubahan Penggunaan Lahan dan Debit di Sub DAS Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Herdiana I, 2022. Salah Arah Pembangunan akan Menuai Bencana di Bandung Selatan. bandungbergerak.id.

Salman Ashidiq, H., Bettie Puspita, I., 2019. Perubahan Risiko Bencana Banjir Bandang Berdasarkan Perubahan Guna Lahan Dan Peningkatan Jumlah Penduduk Di Wilayah Sekitar Das Mikro Sub Das Ciwidey Tahun 2017 Dan 2036. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana Alam

Ashidiq, H., Bettie Puspita, I., 2019. Perubahan Risiko Bencana Banjir Bandang Berdasarkan Perubahan Guna Lahan Dan Peningkatan Jumlah Penduduk Di Wilayah Sekitar Das Mikro Sub Das Ciwidey Tahun 2017 Dan 2036. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana

M. F. Ridho and N. Kurniasari, “Kajian Peran Stakeholder dalam Pembangunan Kota Berbasis Smart Living di Pagedangan Tangerang,” Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, pp. 9–16, Jul. 2023, doi: 10.29313/jrpwk.v3i1.1816.

Kania Sephiya Sunardi and Lely Syiddatul Akliyah, “Identifikasi Faktor Kurang Berjalannya TPS3R Citepus di Pasawahan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung,” Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, pp. 159–166, Dec. 2023, doi: 10.29313/jrpwk.v3i2.2758.

G. Kulalet et al., “Pengaruh Intensitas Curah Hujan terhadap Kegiatan Pemompaan pada Sump berdasarkan Water Balance di PT,” Journal of Mining Engineering, vol. 1, no. 1, pp. 25–32, 2023, doi: 10.29313/minetech.vxix.xxx.

Published
2024-02-08