Tinjauan Akhlak Konsumsi Islam terhadap Penggunaan Produk Kosmetik

  • Nadya Ananda Budiarti Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung
  • Sandy Rizki Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung
Keywords: Akhlak Konsumsi Islam, Produk Kosmetik, Konsumsi Yusuf Al-Qardhawi

Abstract

Abstract. Consumption activities in Islam do not escape the rules and obligations that have been in place and have been established in the teachings of the Islamic religion. In Islamic economic teachings self-consumption has principles that in essence the principle should be obeyed by every human being who is Muslim. One of the principles in Islam that contains Islam's consumption is that the consumption alone should be useful and have a maslahat for the people around. In terms of consumption, Yusuf Al-Qardhawi has explained behaviors and rules that correspond to the teachings of the Quran’n and Sunnah and also how to practice them in everyday life. The type of research data used is field research and library research. While the data in this study was obtained from primary data (remarks that researchers obtained directly from their sources) and secondary data (remarks obtained from second parties that were both people and records). And the data collection technique is interviews and documentation. The results of this study showed some things to happen in the consumption of the students of the Islamic University of Bandung School of Sharia i.e: 1) Whether or not to spend wealth in goodness and stay away from the miserly nature is clearly visible from the way the sorority itself uses or spends the property to buy cosmetic products sufficiently. 2) Islam is fighting the act of the first to be clearly seen from the way sorority has preceded spending property on mandatory, useful, and unexcessive needs.

Abstrak. Kegiatan konsumsi dalam Islam tidak luput dari aturan dan kewajiban yang telah ada dan telah ditetapkan dalam ajaran agama Islam. Dalam ajaran ekonomi Islam konsumsi sendiri memiliki prinsip yang pada hakikatnya prinsip tersebut haruslah di taati oleh setiap manusia yang beragama Islam. Salah satu prinsip dalam Islam yang berisikan mengenai konsumsi Islam ialah konsumsi sendiri haruslah bermanfaat dan memiliki maslahat bagi orang-orang disekitar. Dalam hal konsumsi, Yusuf Al-Qardhawi telah menjelaskan perilaku dan aturan yang sesuai dengan ajaran Al-Qura’n dan Sunnah dan juga bagaimana cara mempraktekannya dalam kehidupan sehari-hari. Jenis data penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dan penelitian kepustakaan (library research). Sedangkan data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer (keterangan yang diperoleh peneliti secara langsung dari sumbernya) dan data sekunder (keterangan yang diperoleh dari pihak kedua yang berupa orang maupun catatan). Dan Teknik pengumpulan data yaitu wawancara (interview) dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan beberapa hal terjadi dalam konsumsi yang dilakukan mahasiswi Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung yaitu: 1) Menafkahkan harta dalam kebaikan dan menjauhi sifat kikir terlihat jelas dari cara mahasiswi itu sendiri menggunakan atau membelanjakan harta untuk membeli produk kosmetik dengan secukupnya. 2) Islam memerangi Tindakan mubadzir terlihat jelas dari cara mahasiswi lebih mendahulukan membelanjakan harta untuk kebutuhan yang wajib, bermanfaat, dan tidak berlebihan.

Published
2022-01-17