Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Jumlah Anggota pada Produk Pembiayaan Baitul Maal Wat-Tamwil

  • Asri Dara Binekas Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung
  • Popon Srisusilawati Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung
  • Iwan Permana Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung
Keywords: BMT Beringharjo Bandung, Analisis SWOT, Strategi Pemasaran

Abstract

Abstract. From the observational data conducted by researchers where the interest of traders in using Non-Sharia LK services is more than Islamic LK services, because they still lack information about BMT and do not understand how the financing system is at BMT Beringharjo, the interest of traders who use the services of Non-Islamic LK is more -sharia. And this shows that the marketing strategy applied by BMT is still less effective in attracting potential customers. The purpose of this study was to determine how the marketing strategy for BMT Beringharjo Bandung in increasing the number of customers, and to find out how the marketing strategy of BMT Beringharjo Bandung was based on a SWOT analysis. This study used descriptive qualitative method. Sources of data used are primary and secondary data. Collecting data through observation, interviews, documentation, and literature study. The data analysis technique is using SWOT analysis. The results show that, first: using the marketing strategy applied at BMT Beringharjo Bandung using Segmentation, Positioning, Targeting and Marketing Mix 7P, namely: Place, Product, Price, Promotion, People, Process, Physical Evidence, in increasing the number of members, namely by using several strengths that become the driving force for BMT Beringharjo Bandung, namely: trust, satisfaction, loyalty, confidentiality and privacy, organizational culture, reputation. Second: in the SWOT analysis method, the current position of BMT Beringharjo Bandung is in quadrant I, meaning that it can use an aggressive strategy by using the Streang-Opportunity (S-O) factor, which is a profitable position.

Abstrak. Dari data observasi yang dilakukan peneliti dimana minat pedagang dalam menggunakan jasa LK Non-syariah lebih banyak dibanding jasa LK syariah, dikarenakan mereka masih kurang informasi mengenai BMT dan tidak memahami bagaimana sistem pembiayaan di BMT Beringharjo, minat para pedagang yang lebih banyak menggunakan jasa LK Non-syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran untuk BMT Beringharjo Bandung dalam meningkatkan jumlah nasabah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data yaitu menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama: menggunakan Strategi pemasaran yang diterapkan di BMT Beringharjo Bandung menggunakan Segmentasi, Positioning, Targetting dan Marketing Mix 7P, yaitu: Place, Product, Price, Promotion, People, Process, Physical Evidence, dalam meningkatkan jumlah anggotanya yaitu dengan menggunakan beberapa kekuatan yang menjadi pendorong bagi BMT Beringharjo Bandung, yaitu: kepercayaan, kepuasan, Loyalitas, Kerahasiaan dan privasi, Budaya organisasi, Reputasi. Kedua: dalam metode analisis SWOT bahwa posisi saat ini BMT Beringharjo Bandung berada di kuadran I artinya dapat menggunakan strategi agresif dengan cara menggunakan faktor dari Streang-Opportunity (S-O) yaitu posisi yang menguntungkan.

Published
2022-01-17