Prinsip Muamalah dalam Sistem Tanggung Renteng BMD Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcssel.v6i2.26154Keywords:
Tanggung Renteng, Prinsip Muamalah, BAZNAS Microfinance DesaAbstract
Abstract. This research is motivated by payment defaults in the BAZNAS Microfinance Desa (BMD) program in Bandung City, where 216 group members experienced defaults despite signing a joint liability commitment. This gap between normative commitment and implementation is examined from the perspective of Islamic economic law based on the principles of justice, benefit, consent, written agreement, and trustworthiness, as well as DSN-MUI Fatwa No. 162/DSN-MUI/VII/2025. This research employs a qualitative method with a normative-empirical approach and a case study design. Primary data were obtained through participatory observation and interviews with the BMD Manager, an Account Officer, and nine partners, while secondary data were obtained from scholarly literature, DSN-MUI fatwas, and relevant regulations. Data were analyzed descriptively using the Miles and Huberman model. The findings show that the joint liability mechanism has been implemented structurally, but its underlying contractual scheme remains unclear. Defaults are caused by economic inability, moral hazard, limited communication and transparency, unclear mechanisms and initial agreements, and misuse of financing funds. The implementation does not fully fulfill justice, consent, and trustworthiness, while benefit and written agreement are formally fulfilled. Under DSN-MUI Fatwa No. 162/2025, the mechanism is not compliant because it lacks kafalah or hibah bi al-syarth, mandatory collective funds, and may contain gharar.
Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemacetan pembayaran pada program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Kota Bandung, di mana 216 anggota kelompok mengalami kemacetan meskipun telah menandatangani komitmen tanggung renteng. Kesenjangan antara komitmen normatif dan pelaksanaannya dikaji dari perspektif hukum ekonomi syariah dengan tolok ukur prinsip keadilan, manfaat, kerelaan, tertulis, dan amanah, serta Fatwa DSN-MUI No. 162/DSN-MUI/VII/2025. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-empiris dan jenis studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi partisipatif dan wawancara dengan Manajer BMD, Account Officer, serta sembilan mitra, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur ilmiah, Fatwa DSN-MUI, dan regulasi terkait. Data dianalisis deskriptif kualitatif menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tanggung renteng telah berlangsung terstruktur, tetapi skema akad belum dijelaskan secara rinci. Wanprestasi dipengaruhi oleh ketidakmampuan ekonomi, moral hazard, minimnya komunikasi dan transparansi, ketidakjelasan mekanisme dan kesepakatan, serta penyalahgunaan dana pembiayaan. Pelaksanaannya belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan, kerelaan, dan amanah, sedangkan prinsip manfaat dan tertulis telah terpenuhi secara formal. Ditinjau dari Fatwa DSN-MUI No. 162/2025, mekanisme tanggung renteng BMD belum sesuai karena belum menggunakan akad kafalah atau hibah bi al-syarth, belum memiliki dana kolektif kelompok yang wajib, dan berpotensi mengandung gharar. BMD perlu menyesuaikan mekanisme tanggung renteng agar selaras dengan hukum ekonomi syariah.
References
Tahun, P. (2026). Wawancara dengan Anggota Kelompok Sekar RT 5.
Tahun, P. (2026). Wawancara dengan Ketua Kelompok Anggrek 05.
Tahun, P. (2026). Wawancara dengan Anggota Kelompok Mawar Karasak.
Tahun, P. (2026). Wawancara dengan Anggota Kelompok Mawar Karasak.
Aljufri, F. A. H. (2021). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dengan menggunakan Dana Zakat Melalui Pembiyaan Baznas Microfinance Desa Kabupaten Sigi Dalam Mensejahterakan Ekonomi Masyarakat. Al-Urban:
Jurnal Ekonomi Syariah Dan Filantropi Islam, 5(2). https://doi.org/10.22236/alurban
Amirulhaq, Moh. (2024). Asas Kemanfaatan dalam Perjanjian Perkawinan Islam di Indonesia. ICHES: International Conference on Humanity Education and Society, 3(1), 6.
Anggrek 05, K. K., Anggrek 6, K. K., Mawar Karasak, K. K., Sauyunan, K. K., Sekar RT 05, K. K., Sekar RT 05, A. K., Mawar Karasak (46), A. K., Mawar Karasak (66), A. K., & Anggrek 05, A. K. (2026a). Wawancara Tentang Amanah Mitra dalam Menggunakan Dana Pembiayaan.
Anggrek 05, K. K., Anggrek 6, K. K., Mawar Karasak, K. K., Sauyunan, K. K., Sekar RT 05, K. K., Sekar RT 05, A. K., Mawar Karasak (46), A. K., Mawar Karasak (66), A. K., & Anggrek 05, A. K. (2026b). Wawancara Tentang Pemahaman Mitra Terhadap Tanggung Renteng.
Anggrek 05, K. K., Anggrek 6, K. K., Mawar Karasak, K. K., Sauyunan, K. K., Sekar RT 05, K. K., Sekar RT 05, A. K., Mawar Karasak (46), A. K., Mawar Karasak (66), A. K., & Anggrek 05, A. K. (2026c). Wawancara Terkait Keadilan Bagi Seluruh Anggota Kelompok.
Anggrek 05, K. K., Anggrek 6, K. K., Mawar Karasak, K. K., Sauyunan, K. K., Sekar RT 05, K. K., Sekar RT 05, A. K., Mawar Karasak (46), A. K., Mawar Karasak (66), A. K., & Anggrek 05, A. K. (2026d). Wawancara Terkait Kerelaan Mitra.
Anggrek 05, K. K., Anggrek 6, K. K., & Sekar RT 05, K. K. (2026). Wawancara Tentang Manfaat Sistem Tanggung Renteng.
Arlis, Zulfan, Afrinal, Hafiz, A., & Bus, Y. (2025). Mengkaji Ulang Konsep Keadilan Menurut Abu Zahrah dan Implikasinya Terhadap Hukum Tata Negara. Jurnal Dedikasi Hukum, 4(1), 76.
Azhar, M. F., Hamdani, I., & Gustiawati, S. (2022). Pengaruh Penyaluran Dana Zakat Produktif terhadap Peningkatan Usaha Mikro: Studi Kasus Baznas Microfinance Desa Jabon Mekar. El-Mal Jurnal Kajian Ekonomi &
Bisnis Islam, 3(3), 599–605.
Citaningati, P. R., Kamaluddin, & Haeba, I. D. (2022). Implementation of the Qardhul Hasan Agreement at Indonesian Islamic Financial Institutions. Fitrah Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 8(2).
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE Publication.
Hamidah, S. N., Mulya, N. A. N., Lutfiyati, S., & Ningrum, W. S. K. (2024). Implementasi Qardh dan Qardhul Hasan dalam Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus BMT Kabandungan). Karimah Tauhid, 3(3), 3311–3312.
Haryati, Y., Ibrahim, M. A., & Maulida, I. S. R. (2021). Pengaruh Etika Kerja Islam terhadap Kinerja Karyawan BAZNAS Kota Bandung. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 1(1), 59–62. https://doi.org/10.29313/jres.v1i2.197
Irfanudin, N. Z. (2026). Wawancara Daring dengan Account Officer BMD Kota Bandung.
Kahar, Abubakar, A., & Khalid, R. (2022). Al-Qarh (Pinjam-Meminjam) Dalam Perspektif Al-Qur’an. Adz Dzahab: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 7(2), 201.
Kusuma, M. R., & Aziz, N. (2025). Design and Implementation of the BAZNAS Microfinance Desa Application for Empowering MustahiqMicro Enterprises. Journal of Innovation and Computer Science (JICS), 2(1), 1–15.
Moleong, L. J. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif (41st ed.). PT Remaja Rosdakarya Offset.
Nisa, K., Thoifatur, & Afan. (2025). Konsep Amanah, Ihsan, Dan Maslahah Sebagai Pilar Manajemen Sumber Daya Insani Islam. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(9), 66–67.
Rianda, R. R., Anggraini, B., Fitri, S. D., & Wismanto. (2024). Prinsip Muamalah dalam Ekonomi Syariah : Tinjauan dan Implementasi. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 1(4), 124.
Rohmah, U., Suharto, & Anggraeni, E. (2022). Sistem Tanggung Renteng pada Keberlangsungan Usaha dalam Perspektif Ekonomi Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(03), 2.
Sah, Y., & Fauziah, E. (2021). Analisis Fikih Muamalah terhadap Tukar Menukar Nomor Undian Arisan. Journal Riset Ekonomi Syariah, 1(1), 2.
Sanjaya, M. I. (2022). Kerelaan Dalam Transaksi Jual Beli Menurut Teks Ayat dan Hadis Ahkam Jual Beli (Telaah
Yuridis dan Sosiologis). SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(2), 591–594.
Sari, T. N. (2025). Peran Kepemimpinan Islam dalam Mengoptimalkan Fungsi Lembaga Zakat: Tinjauan Literatur. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 1–12. https://doi.org/10.29313/jres.v5i1.5802
Septian Nugraha, Zaini Abdul Malik, & Neng Dewi Himayasari. (2024). Efektivitas Penyaluran Zakat Produktif Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 31–38. https://doi.org/10.29313/jres.v4i1.3666
Topani, I. N., & Yati, A. (2023). Penerapan Sistem Tanggung Renteng pada Nasabah dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi pada BTPN Syariah Cabang Lampung Tengah). IQTISHAD SHARIA: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Keuangan Islam, 1(2), 56.
Ulfa, P. M. (2026). Wawancara dengan Manajer BMD. BAZNAS Microfinance Desa Kota Bandung.
Ulum, D. E. (2024). Wanprestasi Dalam Pembiayaan Microfinance Sebagai Pendayagunaan Zakat.
Wahyuni, N., Fadilla, & Meriyati. (2022). Analisis Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Pembiayaan Sistem Tanggung Renteng (Studi Kasus PNM Mekaar Cabang Talang Kelapa Palembang). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah, 2(2), 331.