Keadilan dalam Praktik Sewa Kos di Kelurahan Tamansari Perspektif Quraish Shihab
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcssel.v6i2.25971Keywords:
Keadilan, Quraish Shihab, IjarahAbstract
Abstract. Room-rental (kos) practices in Tamansari Sub-district, Bandung City, are largely based on unwritten agreements between owners and tenants, creating room for disputes when tenants add occupants without the owner's consent. This qualitative field research aims to describe the practice of room-rental in Tamansari and to analyze it using the concept of justice (al-adl) formulated by M. Quraish Shihab, which comprises equality of treatment, balance between rights and obligations, fulfillment of individual rights, and divinely-grounded justice. Data were collected through in-depth interviews with twelve informants, consisting of six room-rental owners and six tenants in RT 02 RW 14, complemented by observation and documentation, then analyzed following Miles and Huberman's interactive model of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that most agreements are oral, and that unauthorized addition of occupants is common, ranging from brief visits to extended, unsanctioned stays. Judged against Shihab's four indicators, the practice generally fails to meet the standard of balance and rights fulfillment, mainly because compensation is rarely adjusted when occupancy increases. The absence of a clear written agreement is identified as the root cause of the recurring imbalance between the two parties.
Abstrak. Praktik sewa kos di Kelurahan Tamansari, Kota Bandung, sebagian besar didasarkan pada kesepakatan lisan antara pemilik dan penyewa, sehingga membuka ruang perselisihan ketika penyewa menambah penghuni tanpa persetujuan pemilik. Penelitian kualitatif lapangan ini bertujuan mendeskripsikan praktik sewa kos di Kelurahan Tamansari dan menganalisisnya menggunakan konsep keadilan (al-adl) menurut M. Quraish Shihab, yang mencakup persamaan perlakuan, keseimbangan hak dan kewajiban, pemenuhan hak individu, serta keadilan yang dinisbatkan kepada Allah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap dua belas informan, terdiri atas enam pemilik kos dan enam penyewa kos di RT 02 RW 14, dilengkapi observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perjanjian dilakukan secara lisan, dan penambahan penghuni tanpa izin merupakan hal yang lazim terjadi, mulai dari kunjungan singkat hingga tinggal dalam waktu lama tanpa izin. Ditinjau dari empat indikator keadilan Shihab, praktik tersebut secara umum belum memenuhi prinsip keseimbangan dan pemenuhan hak, terutama karena kompensasi jarang disesuaikan ketika jumlah penghuni bertambah. Ketiadaan perjanjian tertulis yang jelas diidentifikasi sebagai akar persoalan dari ketimpangan yang berulang antara kedua belah pihak.
References
Akmal, A. N., Nurtajuddin, A. N., Supandi, R. A., & Al Hakim, M. A. (2025). Fenomena Cashback dalam E-Commerce: Analisis Akad Hibah bi Syarth dalam Perspektif Fuqaha. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 141–152. https://doi.org/10.29313/jres.v5i2.8523
Ananda, M., Sargini, & Jauharudin. (2025). Telaah hukum sewa rumah kontrakan dalam perspektif Islam: Studi konseptual akad ijarah dan implikasinya. Journal of Islamic Economic and Law (JIEL), 2(2), 69–84.
Chaerunnisa, D. (2025). Analisis hukum ekonomi syariah terhadap perjanjian sewa menyewa rumah di Kota Parepare [Skripsi, IAIN Parepare].
Creswell, J. W. (2011). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Manual Therapy, 16(1), 103.
Fitriani. (2021). Tinjauan ekonomi syariah terhadap praktek sewa menyewa kos-kosan rumah kos Pondok Gede 1 dan 2 Kelurahan Tembilahan Barat [Skripsi].
Harisah, Y. S., & Rahmah, K. (2020). Konsep Islam tentang keadilan dalam muamalah. SYAR'IE, 3(2), 172–185.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2026). Al-Qur'an surat An-Nisa ayat 58. Muslim. (1955). Shahih Muslim. Dar Ihya al-Turats al-'Arabi.
Mutakin. (2025). Analisis SWOT terhadap Implementasi Fintech Syariah. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 183–190. https://doi.org/10.29313/jres.v5i2.7582
Jamaluddin. (2018). Konsekuensi akad al-ariyah dalam fiqh muamalah maliyah perspektif ulama madzahib al-arba'ah. Qawãnïn: Journal of Economic Syaria Law, 2(2), 1–15. https://doi.org/10.30762/q.v2i2.1038
Kelurahan Tamansari. (n.d.). Sejarah, visi, dan misi – Kelurahan Tamansari. Diakses 30 Juli 2026, dari https://multisite.bandung.go.id/kelurahan-tamansari/profilkecamatan/sejarah-visi-dan-misi/
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Munandar, A. (2022). Keadilan sebagai prinsip dalam ekonomi syariah serta aplikasinya pada mudharabah. Jurnal Ekonomi Syariah, 7(1), 89–102.
Rahmansyah, H. P., Himayasari, N. D., & Fauziah, E. (2023). Tinjauan Fiqih Muamalah terhadap Transparansi Sistem Insentif pada Grab Driver. Bandung Conference Series: Sharia Economic Law, 3(1). https://doi.org/10.29313/bcssel.v3i1.5363
Rahmatika, E. A. D. (2021). Implementasi asas keadilan dalam penetapan harga sewa kamar kos di masa pandemi Covid-19: Studi kasus pada kos Elyza Wisma Putri Lowokwaru Malang [Skripsi].
Ratnaningtyas, E. M., Ramli, Syafruddin, Saputra, E., Suliwati, D., Nugroho, B. T. A., Karimuddin, Aminy, M. H., Saputra, N., Khaidir, & Jahja, A. S. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Rejeki, K. B., et al. (2025). Efektivitas klausul ganti kerugian dalam perjanjian sewa kos mahasiswa: Perspektif penyewa dan pemilik di Pancing. 1666–1672.
Sabiq, S. (1983). Fiqh al-Sunnah (Vol. III). Dar al-Fikr.
Sa'di, A. bin N. (2001). Al-Qawa'id wa al-ushul al-jami'ah wa al-furuq wa al-taqasim al-badi'ah al-nafi'ah. Dar Al-Wathan.
Sari, R. E. (2018). Pendekatan hierarki Abraham Maslow pada prestasi kerja karyawan PT. Madubaru (PG Madukismo) Yogyakarta. Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis, 6(1), 58–77. https://doi.org/10.26486/jpsb.v6i1
Shihab, M. Q. (1996). Wawasan Al-Qur'an: Tafsir tematik atas pelbagai persoalan umat. Mizan Pustaka.
Sugiyono. (2024). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. CV Saba Jaya Publisher. Wardi Muslich, A. (2010). Fiqih muamalat. Amzah.
Widjaja, A. (2022). Fikih muamalah (Buku Daras Fakultas Syariah dan Hukum). UIN Alauddin Press.
Windari, W., Nizar, M., & Iltiham, M. F. (2025). Menggali Potensi Keterlibatan Masyarakat di Masjid Merah (Moekhlas Sidik) Pandaan untuk Pemberdayaan yang Efektif. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 83–92. https://doi.org/10.29313/jres.v5i1.6969
Zahrotul Jannah. (2025). Analisis sistem pengelolaan rumah kos di sekitar kawasan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dalam perspektif ekonomi syariah [Skripsi].