Analisis Fatwa DSN-MUI No. 04/IV/DSN-MUI/2000 terhadap Implementasi Akad Murabahah di KSPPS BMT Itqan Bandung
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcssel.v6i2.25641Keywords:
Murabahah, Fatwa DSN-MUI, Pembiayaan Modal UsahaAbstract
Abstract. The implementation of the murabahah contract in Sharia microfinance institutions must adhere to Sharia principles as stipulated in DSN-MUI Fatwa No. 04/DSN-MUI/IV/2000. However, various studies indicate that the implementation of murabahah still faces challenges regarding asset ownership, the separation of wakalah and murabahah contracts, and the transparency of the cost price. This study aims to analyze the implementation of the murabahah contract for business capital financing at KSPPS BMT Itqan Bandung based on DSN-MUI Fatwa No. 04/DSN-MUI/IV/2000. The study employs a qualitative method with a normative-empirical juridical approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis involving Account Officers, the Sharia Supervisory Board (DPS), and the Head of the KSPPS BMT Itqan Bandung Foundation. The results indicate that the implementation of the murabahah contract is, in principle, consistent with Sharia provisions through the application of the murabahah bil wakalah contract. However, improvements are still required regarding asset ownership, the separation of wakalah and murabahah contract stages, and cost price transparency, as the current pricing is not based on the BMT's actual acquisition cost. Therefore, it is necessary to refine standard operating procedures, enhance the understanding of Account Officers, and adjust contract execution to better align with DSN-MUI Fatwa No. 04/DSN-MUI/IV/2000.
Abstrak. Implementasi akad murabahah pada lembaga keuangan mikro syariah harus dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa implementasi murabahah masih menghadapi kendala pada aspek kepemilikan barang, pemisahan akad wakalah dan murabahah, serta transparansi harga pokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akad murabahah pada pembiayaan modal usaha di KSPPS BMT Itqan Bandung berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif empiris. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap Account Officer, Dewan Pengawas Syariah (DPS), dan Ketua Yayasan KSPPS BMT Itqan Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akad murabahah pada prinsipnya telah sesuai dengan ketentuan syariah melalui penerapan akad murabahah bil wakalah. Namun, implementasinya masih memerlukan penyempurnaan pada aspek kepemilikan barang, pemisahan tahapan akad wakalah dan murabahah, serta transparansi harga pokok yang belum didasarkan pada harga perolehan riil oleh BMT. Oleh karena itu, diperlukan penyempurnaan standar operasional prosedur, peningkatan pemahaman Account Officer, dan pelaksanaan akad agar lebih selaras dengan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000.
References
Ajidin, Z. A., & Kuswanjono, A. (2025). Epistemologi Mulla Sadra dan Relevansinya dalam Pengilmuan Ekonomi Islam. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 173–182. https://doi.org/10.29313/jres.v5i2.8000
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Gema Insani Press.
Fikriani, F., & Permana, I. (2022). Tinjauan Fikih Muamalah dan Peraturan Daerah terhadap Penggunaan Tanah Hak Milik Pemerintah. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 137–146. https://doi.org/10.29313/jres.v2i2.1402
Haspramudilla, D. (2025). Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia: Menuju Pusat Ekonomi Syariah Global. Media Keuangan Kemenkeu.
Indonesia, M. U. (2000). Fatwa DSN-MUI Nomor 04 Tahun 2000 tentang Murabahah. Sekretariat DSN-MUI.
Karim, A. A., & Sahroni, O. (2021). Riba, Gharar dan Kaidah-Kaidah Ekonomi Syariah: Analisis Fikih dan Ekonomi (Edisi 3). Rajawali Pers.
Keuangan, O. J. (2025). Kinerja Positif Perbankan Syariah 2024 (Press Release). OJK.
Miles, & Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif. UII Press.
Sari, T. N. (2025). Peran Kepemimpinan Islam dalam Mengoptimalkan Fungsi Lembaga Zakat: Tinjauan Literatur. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 1–12. https://doi.org/10.29313/jres.v5i1.5802
Sihombing, J. A., Tarigan, J. E., & Margaret, N. T. (2024). Perkembangan Baitul Maal Wat Tamwil ( BMT ) Pada Periode 2014-2019 di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, Dan Pajak, 1, 153–159.
Soekanto, S. (2010). Pengantar Penelitian Hukum. UI Press.
Sugiono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Sutopo, Ed.; 1st ed.). ALFABETA.
Sugiono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Sutopo, Ed.; 1st ed.). ALFABETA.
Taufiqurrohman, A. (2020). Konsep dan Aplikasi Akad Murabahah dalam Lembaga Keuangan Syariah. Al-Fatih: Jurnal Studi Islam, 8, 13–32.
Wiroso. (2021). Jual Beli Murabahah (U. Press, Ed.; Edisi 2).
Yuzen, H. H., Suseno, F., Yonesha, P., & Alfin, A. (2025). Jual Beli Murabahah dan Salam: Sebuah Tinjauan Literatur Review. Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi Dan Kewirausahaan, 5, 373–389.