Analisis Maqashid Syariah pada Implementasi ESG Bank Syariah Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcssel.v6i2.25220Keywords:
Indeks Maqashid Syariah, ESG, Laporan KeberlanjutanAbstract
Abstract. This study analyzes the presentation of the Environmental, Social, and Governance (ESG) report of Bank Syariah Indonesia (BSI) for the 2024 fiscal year using the Maqashid Syariah Index (MSI). The urgency of this research lies in the limited number of studies that directly apply maqashid syariah indicators to Islamic banks sustainability reports, despite regulatory encouragement through OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 on sustainable finance. This study uses a qualitative method with a descriptive-analytical approach through content analysis. The object of research is the 2024 BSI Sustainbility Report, obtained through documentation study. Data were processed by scoring 44 indicators developed form the Bedoui framework across eight maqashid elements using a binary system (1 for disclosed, 0 for undisclosed), which were then tabulated and converted into a percentage index. The results show that BSI disclosed 23 of 44 indicators, producing an MSI score of 52,27%, categorized as medium. The highest score was found in the Protection of Self objective (80,00%), while the lowest was in the Protection of Human Life objective (44,44%). The findings indicate that institutional and narrative disclosures are presented adequately, while technical-quantitative disclosures and those related to qad-al hasan remain limited.
Abstrak. Penelitian ini menganalisis penyajian laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) Bank Syariah Indonesia (BSI) Tahun 2024 menggunakan Maqashid Syariah Index (MSI). Urgensi penelitian ini didasari oleh masih terbatasnya kajian yang secara langsung menerapkan indikator maqashid syariah untuk menilai laporan keberlanjutan bank syariah, meskipun regulator telah mendorong penerapannya melalui Peraturan OJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Keuangan Berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitiatif dengan pendekatan deskriptif analisis melalui teknik analisis isi (content analysis). Objek penelitian adalah Laporan Keberlanjutan BSI Tahun 2024 yang diperoleh melalui studi dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan penyekoran biner terhadap 44 indikator yang dikembangkan dari kerangka Bedoui pada delapan elemen maqashid (skor 1 jika terungkap, 0 jika tidak), yang selanjutnya ditabulasi dan dihitung menjadi persentase indeks. Hasil penelitian menunjukkan BSI mengungkapkan 23 dari 44 indikator, menghasilkan skor MSI sebesar 52,27% yang termasuk kategori sedang. Skor tertinggi diperoleh pada tujuan kunci Menjaga Diri Manusia (80,00%), sedangkan skor terendah pada tujuan kunci Menjaga Nilai Kehidupan Manusia (44,44%). Temuan ini mengindikasikan bahwa pengungkapan yang bersifat kelembagaan dan naratif telah disajikan secara memadai, sementara pengungkapan teknis-kuantitatif serta yang berkaitan dengan qard al-hasan masih terbatas.
References
Adirestuty, F., Ratnasari, R. T., Firmansyah, E. A., Al Adawiyah, R. A., Chazanah, I. N., & Yuliawati, T. (2025). Sustainable finance in the Islamic world: A comparative study of ESG reporting in Indonesia, Malaysia, and Brunei Darussalam. Al-Uqud: Journal of Islamic Economics, 9(1), 18–32. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jie
Adisasmita, Y. H., & Zaky, A. (2025). Pengukuran Kinerja Bank Syariah Berdasarkan Maqashid Syariah Perspektif Abdul Majid Najjar. JIB: Journal Islamic Banking, 5(1), 7–14. http://ejournal.iainutuban.ac.id/index.php/JIB/article/view/1113%0Ahttp://ejournal.iainutuban.ac.id/index.php/JIB/article/download/1113/615
Andriani, Fikriyah, A., & Ningtyas, T. (2026). Assessing the effect of green disclosure on profitability and firm value in Indonesian Islamic banks. Discover Sustainability, 7(1). https://doi.org/10.1007/s43621-026-02884-9
Bank Syariah Indonesia (BSI). (n.d.). Ringkasan Keberlanjutan & Maqashid Syariah. Retrieved https://ir.bankbsi.co.id/esg/home.html
Bayu Setiawan, & Annisa Dinda Rahmasari. (2024). Analisis Sharia Compliance Pendekatan Islamicity Performance Index: Perbandingan BSI dan Bank Muamalat. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 79–86. https://doi.org/10.29313/jres.v4i2.4321
Fahmi, M. A., & Anshori, I. (2025). Musyarakah dalam Kerangka ESG dan Maqashid al-Shariah: Strategi Keuangan Syariah untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). … Syariah Dan Ekonomi Syariah, 07(02), 1–23. http://ejournal.steikassi.ac.id/index.php/111/article/view/220%0Ahttp://ejournal.steikassi.ac.id/index.php/111/article/download/220/76
Firdaus, S. (2022). Al-Qur’an dan Pembangunan Lingkungan Berkelanjutan di Indonesia: Analisis Maqashid Sariah untuk Pencapaian SDGs. Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 7(2), 120. https://doi.org/10.24235/jm.v7i2.11594
Hanif, M. (2025). Achievement of Islamic Finance Objectives: Evidence from the UAE Islamic Banking Industry. Risks, 13(5), 275–281. https://doi.org/10.3390/risks13050091
Hardani, Nur Hikmatul Auliya, Grad. Cert. B., Helmina Andriani, M. S., S.Si., M. P. R. A. F., S.Si., M. S. J. U., M.Farm., A. E. F. U., S.Si., M. S. D. J. S., & Ria Rahmatul Istiqomah, M. I. K. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. In CV. Pustaka Ilmu Group (Vol. 58, Number 12).
Houssem eddine BEDOUI, M. (2012). Houssem eddine BEDOUI Shari’a-based ethical performance measurement framework. (January), 1–12.
Istutik, & Tuakia, H. (2026). Islamic Performance Index for Measuring Compliance Performance in Islamic Banks ( A Study of Bank Syariah Indonesia ). Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business, 8(2), 4242–4253.
Krippendorrf, K. (2004). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. In Sage Publications (Vol. 31, Number 6).
Lourensia Hani, & Taufiqur Rahman. (2024). Mitigasi Risiko Pembiayan dan Jaminan Dana Haji Umrah BPRS Lantabur Tebuireng Lamongan. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 71–78. https://doi.org/10.29313/jres.v4i2.4719
Masruroh, B. (2025). Maqashid Shariah-Based Sustainability Reporting Analysis at Bank Syariah Indonesia (BSI). KLABAT Accounting Review (KAR), 6(2), 72–80. https://doi.org/10.60090/kar.v6i2.1332.72-80
Muhammad, R., Azlan Annuar, H., Taufik, M., & Nugraheni, P. (2021). The influence of the SSB’s Characteristics toward Sharia compliance of Islamic banks. Cogent Business and Management, 8(1). https://doi.org/10.1080/23311975.2021.1929033
Mukhibad, H., Yudo Jayanto, P., Suryarini, T., & Bagas Hapsoro, B. (2022). Corporate governance and Islamic bank accountability based on disclosure—a study on Islamic banks in Indonesia. In Cogent Business and Management (Vol. 9, Number 1). https://doi.org/10.1080/23311975.2022.2080151
Mutia, E., & Musfirah, N. (2017). Pendekatan Maqashid Shariah Index Sebagai Pengukuran Kinerja Perbankan Syariah di Asia Tenggara. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 14(2), 181–201.
Najmah Salamah, Iwan Permana, & Intan Nurrachmi. (2024). Implementasi Akad Musyarakah Mutanaqisah pada Produk Pembiayaan BSI Griya. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 9–16. https://doi.org/10.29313/jres.v4i1.3650
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (2024). Laporan Keberlanjutan 2024. In PT Bank Syariah Indonesia, Tbk.
Ryandono, M. N. H., Kusuma, K. A., & Prasetyo, A. (2021). The Foundation of a Fair Mudarabah Profit Sharing Ratio: A Case Study of Islamic Banks in Indonesia. Journal of Asian Finance, Economics and Business, 8(4), 0329–0337. https://doi.org/10.13106/jafeb.2021.vol8.no4.0329
Salinan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 Tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, Dan Perusahaan Publik, 1 (2017).
Tubarad, C. P. T., Mohammed, N. F., & Mohamad, M. (2023). Maqashid Mastery: Unveiling Islamic Banks’ Performance in Indonesia. European Proceedings of Social and Behavioural Sciences, 131, 395–403. https://doi.org/10.15405/epsbs.2023.11.32
Waruwu, M. (2024). Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 1–14.