Tinjauan Fikih Muamalah terhadap Kegiatan Transaksi Jual Beli Aset Kripto pada Blockchain

  • Irgi Rinangkoe Diaz Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung
  • Sandy Rizki Febriadi Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung
Keywords: Jual Beli, Aset Kripto, Fikih Muamalah

Abstract

Abstract. The practice of buying and selling crypto assets occurs a lot in the community through an online platform in the form of a blockchain as a place for transactions. This study aims to, firstly find out the nature of crypto assets in the current concept and context, and secondly to find out the fiqh muamalah review of the activities of buying and selling crypto assets on the blockchain. The research method used in this thesis is qualitative with a normative approach and case studies. The type of research data used is library research with secondary data sources in the form of people and notes, such as books, reports, journal, and article that are documentation. Documentation data collection techniques and library research. The results of the study show that, firstly, in the current concept and context, crypto assets are used as payment instruments, investments, and trades between crypto assets. Second, in the review of fiqh muamalah that in the practice of buying and selling crypto assets on the blockchain, the eleven important Bitcoin points set by the MUI are that it is permissible for those who are willing to use and acknowledge it, but as an investment tool the law is haram.

Abstrak. Praktik jual beli aset kripto banyak terjadi di kalangan masyarakat melalui platform online berbentuk blockchain sebagai tempat transaksinya. Penelitian ini bertujuan untuk, pertama mengetahui hakikat aset kripto dalam konsep dan konteks kekinian, dan yang kedua untuk mengetahui tinjauan fikih muamalah terhadap kegiatan transaksi jual beli aset kripto pada blockchain. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah kualitatif dengan pendekatan normatif dan studi kasus. Adapun jenis data penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan sumber data sekunder yang berupa catatan, seperti buku, laporan, jurnal, dan artikel yang sifatnya dokumentasi. Teknik pengumpulan data dokumentasi dan riset kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama dalam konsep dan kontek kekinian aset kripto digunakan sebagai instrumen pembayaran, investasi, dan perdagangan antar aset kripto. Kedua, dalam tinjauan fikih muamalah bahwasanya dalam praktik jual beli aset kripto pada blockchain pada sebelas poin penting Bitcoin yang ditetapkan MUI yaitu hukumnya mubah bagi yang berkenan menggunakan dan mengakuinya, namun sebagai alat investasi hukumnya ialah haram.

Published
2022-01-10