https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/issue/feed Bandung Conference Series: Syariah Banking 2025-02-24T09:45:03+08:00 Unang Arifin uptpublikasi@unisba.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Bandung Conference Series: Syariah Banking</strong> merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Ilmu Perbankan Syariah yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional UNISBA yang diselenggarakan tahunan oleh UPT Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bandung. <a title="BCSSB" href="https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/" target="_blank" rel="noopener">BCSSB</a> ini dipublikasikan pertama kali pada tahun 2021 dengan eISSN <a title="ISSN BCSSB" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220214501438728" target="_blank" rel="noopener">2828-2574</a>&nbsp; yang diterbitkan oleh <strong><a title="UPT Publikasi" href="https://portal-publikasi.unisba.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">UPT Publikasi Ilmiah</a></strong>, <a title="unisba" href="https://www.unisba.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Universitas Islam Bandung</a>. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini <em>di-indekskan</em> di <a title="GS" href="https://scholar.google.com/citations?user=7NMSqPUAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a> <a title="Id Garuda" href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/27823" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a>, <a title="DOI JRES" href="https://search.crossref.org/?q=unisba&amp;from_ui=yes&amp;publisher-name=Universitas+Islam+Bandung+%28Unisba%29" target="_blank" rel="noopener">Crossref</a>, dan <a title="DOAJ" href="https://doaj.org/search/journals?ref=quick-search&amp;source=%7B%22query%22%3A%7B%22filtered%22%3A%7B%22filter%22%3A%7B%22bool%22%3A%7B%22must%22%3A%5B%7B%22terms%22%3A%7B%22bibjson.publisher.name.exact%22%3A%5B%22Universitas%20Islam%20Bandung%22%5D%7D%7D%5D%7D%7D%2C%22query%22%3A%7B%22query_string%22%3A%7B%22query%22%3A%22universitas%20islam%20bandung%22%2C%22default_operator%22%3A%22AND%22%2C%22default_field%22%3A%22bibjson.publisher.name%22%7D%7D%7D%7D%7D" target="_blank" rel="noopener">DOAJ</a>.&nbsp; Terbit setiap <strong>Maret</strong> dan <strong>September</strong>.</p> https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/16487 Respons Dinamis NPF terhadap Guncangan FDR, BOPO, Inflasi dan BI Rate 2025-02-24T09:45:03+08:00 Melani Rahmawati melaniraaaaaaaa134@gmail.com Eva Misfah Bayuni evambayuni@gmail.com Mohamad Andri Ibrahim andriibrahim@unisba.ac.id <p class="PROSIDING-ABSTRAK"><strong><span lang="IN">Abstract.</span></strong> The development of the Islamic banking industry in Indonesia has shown significant growth, but still faces challenges, one of which is related to Non-Performing Financing (NPF). Bank Bukopin Syariah experienced a fairly high spike in NPF in the 2016-2023 period, with a peak in 2020 of 4.95%, approaching the maximum limit of 5% set by Bank Indonesia. This study aims to analyze the effect of the variables Financing to Deposit Ratio (FDR), Operating Costs to Operating Income (BOPO), Inflation, and BI-Rate on NPF at Bank Bukopin Syariah. This study uses a quantitative approach with time series data analysis and the Vector Autoregression/Vector Error Correction Model (VAR/VECM) model. The results of the study show that in the short term only the Bi-rate variable is significant to NPF, namely at lag 2. While FDR, BOPO, and inflation show insignificant results. In the long term, FDR, BOPO and Inflation show significant results on NPF. While the Bi-rate variable shows insignificant results in the long term. The NPF response to various shocks shows signals indicating that the NPF is highly influenced by a combination of various internal and external factors that can change over time. The variables that have a significant influence on the NPF in the long term are the BI Rate, and Inflation which have a greater and more stable influence, while the FDR shows a limited influence.</p> <p class="PROSIDING-ABSTRAK"><strong><span lang="EN-US">Abstrak.</span></strong> Perkembangan industri perbankan syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, namun masih menghadapi tantangan, salah satunya terkait Non-Performing Financing (NPF). Bank Bukopin Syariah mengalami fluktuasi NPF yang cukup tinggi pada periode 2016-2023, dengan puncaknya terjadi pada tahun 2020 sebesar 4,95%, mendekati batas maksimum 5% yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), inflasi, dan BI-Rate terhadap NPF di Bank Bukopin Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data <em>time series</em> dan model Vector Autoregression/Vector Error Correction Model (VAR/VECM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada jangka pendek hanya variabel Bi-rate yang signifikan terhadap NPF yaitu pada lag 2. Sedangkan FDR, BOPO, dan inflasi menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Dalam jangka Panjang FDR, BOPO dan Inflasi menunjukkan hasil yang signifikan terhadap NPF. Sedangkan variabel Bi -rate menunjukkan hasil yang tidak signifikan dalam jangka panjang. Respon NPF terhadap guncangan berbagai variabel menunjukkan fluktuasi yang menunjukkan bahwa NPF sangat dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor internal dan eksternal yang dapat berubah seiring waktu. Variabel yang cukup besar mempengaruhi NPF dalam jangka panjang secara berurutan adalah BI Rate, dan Inflasi yang memiliki pengaruh yang lebih besar dan lebih stabil, sementara FDR menunjukkan pengaruh yang terbatas.</p> 2025-01-28T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/16511 Strategi Pelayanan dalam Meningkatkan Loyalitas Anggota 2025-02-24T09:45:00+08:00 Fasbi Zaidan Athallah fasbizaidan10@gmail.com Popon Srisusilawati poponsrisusilawati@unisba.ac.id Irma Yulita Silviany irmayulita@gmail.com <p><strong>Abstract. </strong>In the context of Islamic cooperatives, the ability to improve service quality is very important to maintain member loyalty and support organizational sustainability. This cooperative has a problem of member fluctuation where many members enter and leave the Cooperative every year. This study aims to analyze the level of member satisfaction with the quality of service provided by Islamic Cooperative X. This study uses quantitative research methods using the Customer Satisfaction Index (CSI) method to determine the suitability between performance and expectations for the variables analyzed, so that an average value of the level of performance and expectations/interests appears. The data collection technique uses a questionnaire. Primary data was obtained from the results of distributing questionnaires to 100 members of the Islamic Cooperative X. Based on the analysis, the results showed that the CSI value of 78.85% was included in the "Satisfied" category. This finding indicates that overall the cooperative's services have met the expectations of most members, although there are several areas that need to be improved, such as speed of service, accessibility, and communication effectiveness. This study also found that certain aspects of service, such as staff friendliness, ease of administration process, and product innovation, have a direct impact on member satisfaction. In addition, cooperatives are advised to conduct more in-depth surveys to better understand members' needs.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak. </strong>Dalam konteks koperasi syariah, kemampuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sangat penting untuk mempertahankan loyalitas anggota dan mendukung keberlanjutan organisasi. Koperasi ini memiliki masalah fluktuasi anggota dimana banyaknya yang keluar masuk keanggotaan Koperasi setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan anggota terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh Koperasi Syariah X. Penelitian ini menggunakan penelitian metode kuantitatif dengan menggunakan metode <em>Customer Satisfaction Indeks</em> (CSI) untuk mengetahui kesesuaian antara kinerja dan harapan terhadap variabel yang dianalisis, sehingga muncul nilai rata-rata dari tingkat kinerja dan harapan/kepentingan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data primer diperoleh dari hasil penyebaran qusioner kepada 100 anggota Koperasi Syariah X. Berdasarkan analisis, diperoleh hasil bahwa nilai CSI sebesar 78,85% masuk dalam kategori "Puas." Temuan ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan layanan koperasi telah memenuhi ekspektasi sebagian besar anggota, meskipun terdapat beberapa area yang perlu ditingkatkan, seperti kecepatan layanan, aksesibilitas, dan efektivitas komunikasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa aspek pelayanan tertentu, seperti keramahan staf, kemudahan dalam proses administrasi, dan inovasi produk, memiliki dampak langsung terhadap kepuasan anggota. Selain itu, koperasi disarankan untuk melakukan survei lebih mendalam agar memahami kebutuhan anggota dengan lebih baik.</p> 2025-01-28T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/16522 Pengaruh Strategi Pemasaran terhadap Minat Menjadi Nasabah Produk Pembiayaan KUR Mikro 2025-02-24T09:44:57+08:00 Muhammad Fikrie Zaelanie fikriemzl21@gmail.com Popon Srisusilawati poponsrisusilawati@unisba.ac.id Akhmad Yusup akhmad.yusup@unisba.ac.id <p><strong>Abstrack. </strong>The low level of utilization of Micro KUR products among traders at Pasar Baru Bandung, where only 20% of traders utilize this service, is a major problem that needs to be addressed. This condition is exacerbated by the lack of understanding of traders about sharia financing products and limited access to information about Micro KUR. This study aims to analyze the marketing strategies implemented, identify the most influential factors, and measure the impact of the overall marketing strategy on customer interest.Using a conceptual framework that connects the independent variables of the 7P marketing strategy (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence) with the dependent variable of customer interest, this study adopts a quantitative approach. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 97 respondents of Pasar Baru Bandung traders who were selected by random sampling. Data analysis used multiple linear regression with hypothesis testing through the F test and t test.The results of the study showed that the 7P marketing strategy simultaneously had a significant effect on customer interest with an R Square value of 0.909 or 90.9%. Partially, the Promotion factor (β=0.236, p&lt;0.05), Physical Evidence (β=0.244, p&lt;0.05), Process (β=0.260, p&lt;0.05), and Place (β=0.147, p&lt;0.05) showed a significant positive.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak. </strong>Rendahnya tingkat pemanfaatan produk KUR Mikro di kalangan pedagang Pasar Baru Bandung, dimana hanya 20% pedagang yang memanfaatkan layanan ini, menjadi permasalahan utama yang perlu diatasi. Kondisi ini diperburuk dengan kurangnya pemahaman pedagang tentang produk pembiayaan syariah dan terbatasnya akses informasi mengenai KUR Mikro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan, mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh, dan mengukur dampak strategi pemasaran secara keseluruhan terhadap minat nasabah.Menggunakan kerangka konseptual yang menghubungkan variabel bebas strategi pemasaran 7P (<em>Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence</em>) dengan variabel terikat minat nasabah, penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 97 responden pedagang Pasar Baru Bandung yang dipilih secara random sampling. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji F dan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran 7P secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat nasabah dengan nilai R Square sebesar 0,909 atau 90,9%. Secara parsial, faktor <em>Promotion</em> (β=0.236, p&lt;0.05), <em>Physical Evidence</em> (β=0.244, p&lt;0.05), Process (β=0.260, p&lt;0.05), dan <em>Place</em> (β=0.147, p&lt;0.05) menunjukkan pengaruh positif yang signifikan, sedangkan <em>Product, Price, dan People</em> tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.</p> 2025-01-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/16585 Pengaruh Risiko Pembiayaan dan Risiko Operasional terhadap ROA PT. Bank Victoria Syariah 2025-02-24T09:44:55+08:00 Arinda Kurniawati arindakurnia103@gmail.com Eva Misfah Bayuni evambayuni@gmail.com Nanik Eprianti nanikeprianti@gmail.com <p><strong>Abstract.</strong> A significant challenge that is quite large and must be one of the things that Victoria Syariah bank needs to pay attention to at this time is related to operational risk and financing risk. Financing risk has the potential to arise if there is non-performing financing resulting from banks that cannot return funds channeled in financing or investment. This financing risk is measured using the Non Performing Financing (NPF) ratio. While operational risk is a risk that arises due to failures in internal and external companies. Financing risk in Islamic banking is measured by the ratio of Operating Costs to Operating Income (BOPO). NPF and BOPO are a crucial part of the ROA or Return on Asset ratio. This study aims to identify the effect of financing risk (NPF) and operational risk (BOPO) on ROA of PT Bank Victoria Syariah in the 2015-2023 period. The method used in the research is descriptive quantitative using multiple regression analysis. The software used in the research is Eviews12. The results stated that the NPF variable had no effect on variable Y (ROA). Meanwhile, the BOPO variable is stated to have a significant effect with a prob value of 0.0000 &lt;0.05. Then then the research shows that the NPF and BOPO variables simultaneously have a significant effect on the ROA variable with a prob value of 0.000000 &lt;0.05.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Tantangan signifikan yang cukup besar serta harus menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh bank Victoria Syariah saat ini terkait dengan risiko operasional dan juga risiko pembiayaan. Risiko pembiayaan berpotensi muncul apabila terdapat pembiayaan bermasalah yang diakibatkan dari bank yang tidak dapat mengembalikan dana yang disalurkan dalam pembiayaan atau investasi. Risiko pembiayaan ini diukur dengan menggunakan rasio Non Performing Financing (NPF). Sedangkan risiko operasional yaitu suatu risiko yang muncul dikarenakan adanya kegagalan pada internal maupun eksternal perusahaan. Risiko pembiayaan dalam perbankan syariah diukur dengan rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). NPF dan BOPO menjadi bagian yang krusial bagi rasio ROA atau Return on Asset. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh dari risiko pembiayaan (NPF) dan risiko operasional (BOPO) terhadap ROA PT. Bank Victoria Syariah pada periode 2015-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ialah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis regresi berganda. Software yang digunakan dalam penelitian yaitu Eviews12. Hasil penelitian menyatakan bahwa variabel NPF tidak berpengaruh terhadap variabel Y (ROA). Sedangkan variabel BOPO dinyatakan berpengaruh signifikan dengan nilai prob 0.0000 &lt; 0.05. Lalu kemudian penelitian menunjukkan bahwa variabel NPF dan BOPO secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel ROA dengan nilai prob 0.000000 &lt; 0.05.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-01-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/16710 Pengaruh LIterasi Keuangan Syariah Terhadap Minat Nasabah Dalam Memilih Produk Pembiayaan Pensiun 2025-02-24T09:44:52+08:00 Febrian Firmansyah febrifmh@gmail.com Yayat Rahmat Hidayat yayatrahmathidayat@unisba.ac.id Akhmad Yusup akhmad.yusup@unisba.ac.id <p><strong>Abstract. </strong>Pension financing products are financing designed to prepare retired employees or workers who will start a self-employment business after they retire with the guarantee of an Employee Decree. In this case, the researcher measures the customer interest factor through the Islamic financial literacy variable which refers to the community's understanding and knowledge of the principles, products, and services of Islamic finance which play an important role in increasing customer interest. Based on this background, this study aims to determine and analyze the influence of Islamic financial literacy sub-variables which include Islamic banking knowledge, financial behavior and financial attitudes on customer interest in using pension financing products at BSI KCP Surapati Core, Bandung City. The research method used is quantitative verification analysis, with data sources obtained from questionnaire data distributed to pension financing customers at BSI Surapati Core. The results of the study indicate that the Islamic financial literacy sub-variables which include Islamic banking knowledge, financial behavior and financial attitudes have a significant influence on customer interest in using pension financing products at BSI KCP Surapati Core, Bandung City.</p> <p>Keywords: Financing, Pension, Islamic Financial Literacy and Customer Interest.</p> <p><strong>Abstrak.</strong></p> <p>Produk pembiayaan Pensiun merupakan pembiayaan yang didesain untuk persiapan para pensiunan pegawai atau karyawan yang akan memulai usaha wirastasta selepas mereka pensiun dengan jaminan SK Kepegawaian. Dalam hal ini, peneliti mengukur faktor minat nasabah melalui variabel literasi keuangan syariah yang merujuk pada pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang prinsip, produk, dan layanan keuangan syariah yang berperan penting dalam meningkatkan minat nasabah. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh sub variabel literasi keuangan syariah yang meliputi pengetahuan bank syariah, perilaku keuangan dan sikap keuangan terhadap minat nasabah dalam menggunakan produk pembiayaan pensiun di BSI KCP Surapati Core Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif verifikatif, dengan sumber data yang diperoleh dari data hasil kuesioner yang dibagikan kepada para nasabah pembiayaan pensiun di BSI Surapati Core. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub variabel literasi keuangan syariah yang meliputi pengetahuan bank syariah, perilaku keuangan dan sikap keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat nasabah dalam menggunakan produk pembiayaan pensiun di BSI KCP Surapati Core Kota Bandung.</p> <p>Kata Kunci: Pembiayaan, Pensiun, Literasi Keungan Syariah dan Minat Nasabah.</p> 2025-01-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/16850 Pengaruh Inflasi Inti terhadap Non Perfoming Financing pada Bank Muamalat Indonesia Tahun 2017-2023 2025-02-24T09:44:50+08:00 Syifa Nuraini nurainisyifa80@gmail.com Eva Misfah Bayuni evambayuni@gmail.com Nanik Eprianti nanikeprianti@gmail.com <p><strong>Abstract.</strong> Non-Performing Financing (NPF) is the ratio between problematic financing and the total financing that must be distributed by the bank. As determined by Bank Indonesia, the permitted Non-Performing Financing (NPF) ratio is a maximum of 5%, if it exceeds it, it will affect the assessment of the bank's health level, which means banks must be careful in channeling their funds to the real sector. This problematic financing has an impact on the costs borne by the bank so that cash circulation at the bank will be disrupted which will ultimately affect the profits obtained by the bank. This research aims to discuss the influence of core inflation on Non-Performing Financing (NPF) at Bank Muamalat Indonesia. Research data was taken from the 2017-2023 quarterly report. This research uses quantitative approach with descriptive analysis. The data analysis technique used is the classic assumption test which consists of a normality test, heteroscedasticity test, as well as simple regression analysis and a hypothesis test is carried out, namely the t test and the determinant coefficient R2 using SPSS 25 software tools. Based on the research results, it is stated that partial core inflation has a significant effect on Non-Performing Financing (NPF). The R-Square value from the results of this simple regression test is 0.143, which shows that the influence of core inflation on NPF is 14.3% while the remaining 85.7% is explained by variables other than the independent variables in this study.<br><br><strong>Abstrak.</strong> Non-Perfoming Financing (NPF) adalah rasio antara pembiayaan bermasalah dengan total pembiayaan yang harus disalurkan oleh bank. Sesuai yang ditetapkan oleh Bank Indonesia besarnya rasio Non Perfoming Financing (NPF) yang diperbolehkan maksimal 5%, jika melebihi maka akan mempengaruhi penilaian tingkat kesehatan bank yang bersangkutan, yang berarti bank harus berhati-hati menyalurkan dananya pada sektor riil. Pembiayaan bermasalah ini berdampak pada biaya yang di tanggung oleh bank sehingga perputaran kas pada bank akan terganggu yang pada akhirnya akan mempengaruhi laba yang diperoleh bank. Penelitian ini bertujuan membahas pengaruh inflasi inti terhadap Non Perfoming Financing (NPF) pada Bank Muamalat Indonesia. Data penelitian diambil dari laporan triwulan 2017-2023 Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis deskrptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji heterokedastisitas, serta analisis regresi sederhan dan dilakukan uji hipotesis yaitu uji t dan koefisien determinan R2 dengan menggunakan alat bantu software SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa secara parsial Inflasi inti berpengaruh signifikan terhadap Non Perfoming Financing (NPF). Nilai R-Square dari hasil uji regresi sederhana ini adalah sebesar 0,143 yang mana menunjukan bahwa pengaruh Inflasi inti terhadap NPF sebesar 14,3% sedangkan sisanya 85,7% dijelaskan oleh variabel lain selain variabel independen dalam penelitian ini.<br><br></p> 2025-01-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/17062 Pengaruh Pengetahuan Masyarakat terhadap Keputusan Menjadi Nasabah di Bank Syariah 2025-02-24T09:44:47+08:00 Farhan Hafidz Dzikri Syauqi farhanhdzs01@gmail.com Popon Srisusilawati poponsrisusilawati@unisba.ac.id Intan Manggala Wijayanti intan.manggala@unisba.ac.id <p><strong>Abstract.</strong> Knowledge can also be defined as a phenomenon discovered and obtained by humans through intellectual observation. This happens when someone uses their mind to learn new experiences. Islamic banks operate based on Islamic sharia principles, which refer to the provisions of the Qur'an and Hadith. The Neglasari Village community already knows about Islamic banks but still does not understand the principles and products available in Islamic banks. Therefore, the purpose of this study is to determine the community's knowledge of the decision to become a customer at an Islamic bank in Neglasari Village, Bojongpicung District, Cianjur Regency. The approach to this study uses a survey method by analyzing data quantitatively. The purpose of this study is to specifically test whether or not the variables influence community knowledge of the decision to become a customer at an Islamic bank. The technique and instrument for collecting research materials use field research with questionnaires and documentation studies. The population of the Neglasari village community is based on the number of 2059 family cards with a sample of 95 from the Slovin formula calculation. The results of this study indicate that H0 is rejected and H1 is accepted, meaning that there is a significant influence between the knowledge variable (X) on the decision variable to become a customer of a Sharia bank (Y) in Neglasari Village, Bojongpicung District, Cianjur Regency.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Pengetahuan juga dapat didefinisikan sebagai fenomena yang ditemukan dan diperoleh manusia melalui pengamatan intelektual. Ini terjadi ketika seseorang menggunakan pikirannya untuk mempelajari pengalaman baru. Bank syariah beroperasi berdasarkan prinsip syariah islam, yang mengacu pada ketentuan Al-Qur'an dan Hadits. Masyarakat Desa Neglasari Sudah mengetahui adanya bank syariah akan tetapi masih belum paham tentang prinsip-prinsip dan produk-produk yang ada di bank syariah. Maka dari itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan masyarakat terhadap keputusan menjadi nasabah di bank syariah pada Desa Neglasari Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur. Pendekan penelitian ini menggunakan metode survey dengan menganalisis data secara kuantitatif. Tujuan penelitian ini untuk menguji secara khusus apakah variabel tersebut memiliki pengaruh atau tidak terhadap pengetahuan masyarakat terhadap keputusan menjadi nasabah di bank syariah. Teknik dan instrument pengumpulan bahan penelitianini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan angket/kuesioner dan studi dokumentasi. Populasi masyarakat desa neglasai berdasarkan jumlah sebesar 2059 kartu keluarga dengan sampel 95 dari perhitungan rumus slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa H0 ditolak H1 diterima, artinya ada pengaruh signifikan antara variabel pengetahuan (X) terhadap variabel keputusan menjadi nasabah bank syariah (Y) di Desa Neglasari Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur.</p> 2025-01-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/17119 Pengaruh Kurs, BI Rate, Inflasi terhadap Pembiayaan Murabahah di BTPN Syariah 2015-2023 2025-02-24T09:44:46+08:00 Fachrul noer rakhim fachrulrakhim@gmail.com Ifa Hanifia Senjiati ifahanifiasenjiati@unisba.ac.id Yayat Rahmat Hidayat yayatrahmathidayat@unisba.ac.id <p><strong>Abastract.&nbsp;</strong><span lang="IN">Murabahah financing is one of the most popular products among customers, where transactions involve buying and selling goods at the original price plus an agreed-upon profit margin. Bank growth is significantly influenced by its ability to raise funds from the public. For financial institutions, funds are a primary concern. Without sufficient funds, a bank cannot operate optimally. This study aims to identify the effect of Exchange Rate (Kurs), BI Rate, and Inflation on the growth of Murabahah financing at Bank BTPN Syariah, both partially and simultaneously. This research employs a quantitative approach using multiple linear regression analysis, processed with EViews 12 software. The research findings indicate that, partially, Exchange Rate and Inflation have an impact on the growth of Murabahah financing, whereas the BI Rate does not have a partial effect. However, simultaneously, Exchange Rate, BI Rate, and Inflation significantly influence the growth of Murabahah financing at Bank BTPN Syariah during the 2015–2023 period. The coefficient of determination (R²) test results show that the independent variables—Exchange Rate, BI Rate, and Inflation—explain approximately 75.85% of the variation in Murabahah financing growth. Meanwhile, the remaining 24.15% is explained or influenced by other variables not included in this study.</span></p> <p><strong>Abstrak.&nbsp;</strong>Pembiayaan murabahah merupakan produk yang sangat diminati oleh nasabah, dimana jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati. Pertumbuhan bank sangat dipengaruhi oleh kemampuannya dalam menghimpun dana dari masyarakat. Bagi lembaga keuangan, dana merupakan perhatian utama. Tanpa dana yang cukup, bank tidak dapat mengambil tindakan apa pun, dengan kata lain, bank menjadi tidak berfungsi sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Kurs, BI Rate, dan inflasi dapat mempenngaruhi pertumbuhan peembiayaan murabahah di Bank BTPN Syariah secara parsial dan simultan. penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan regresi linier berganda dengan Eviews 12 sebagai alat pengolahan. Hasil penelitian secara parsial adalah Kurs dan inflasi berpengaruh sedangkan BI Rate tidak berpengaruh secara parsial. Secara simultan hasil analisis menunjukan bahwa variabel Kurs, BI Rate dan Inflasi memberikan pengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan pembiayaan murabahah Bank BTPN Syariah periode 2015-2023. Hasil Uji koefisien determinasi (Uji R2) menunjukkan bahwa variasi dari variabel independen, yaitu Kurs, Bi rate dan Inflasi, mampu menjelaskan sekitar 75,85% variasi variabel dependen pertumbuhan pembiayaan murabahah. Sementara itu, sekitar 24,15% sisanya dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.</p> 2025-01-30T20:45:55+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/17885 Analisis Strategi Marketing Mix dalam Mempertahankan Loyalitas Nasabah di BMT XYZ 2025-02-24T09:44:43+08:00 Putri Fadlin Nurfitri putrifadlin@gmail.com Popon Srisusilawati poponsrisusilawati@unisba.ac.id Irma Yulita Silviany irma.yulita.s@unisba.ac.id <p><strong>Abstract.</strong> In facing the tight competition in the sharia financial sector, BMT XYZ needs to implement an effective marketing strategy to maintain customer loyalty, especially in qurban savings products. This product is designed to make it easier for people to plan qurban funds through sharia-based term savings. However, the fluctuation in the number of customers that occurs every year indicates the need for evaluation and improvement of the marketing strategy implemented. This study aims to analyze the effect of marketing mix strategy on customer loyalty of qurban savings products at BMT XYZ using the 9P marketing mix approach, which includes product, price, place, promotion, people, process, physical evidence, productivity and quality, and partnership. The results of the study indicate that the elements in the marketing mix strategy have a significant influence on customer loyalty both partially and simultaneously. The Product, Promotion, and Process elements are proven to provide the greatest contribution in maintaining customer loyalty. This finding indicates that BMT XYZ needs to improve product quality, strengthen promotion strategies, and improve service processes to increase competitiveness and customer loyalty. Thus, this study is expected to be a reference for other Islamic financial institutions in developing effective marketing strategies.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Dalam menghadapi persaingan ketat di sektor keuangan syariah, BMT XYZ perlu menerapkan strategi pemasaran yang efektif untuk menjaga loyalitas nasabah, khususnya pada produk simpanan qurban. Produk ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam merencanakan dana qurban melalui tabungan berjangka berbasis syariah. Namun, fluktuasi jumlah nasabah yang terjadi setiap tahun menunjukkan perlunya evaluasi dan perbaikan strategi pemasaran yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi marketing mix terhadap loyalitas nasabah produk simpanan qurban di BMT XYZ dengan menggunakan pendekatan marketing mix 9P, yang meliputi produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, bukti fisik, produktivitas dan kualitas, dan kemitraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen-elemen dalam strategi marketing mix memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas nasabah baik secara parsial maupun simultan. Elemen Product, Promotion, dan Process terbukti memberikan kontribusi terbesar dalam mempertahankan loyalitas nasabah. Temuan ini mengindikasikan bahwa BMT XYZ perlu meningkatkan kualitas produk, memperkuat strategi promosi, dan memperbaiki proses layanan untuk meningkatkan daya saing dan loyalitas nasabah. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga keuangan syariah lainnya dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif.</p> 2025-01-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/18072 Analisis 5C terhadap Pembiayaan Bermasalah pada PT. Bussan Auto Finance Cabang Garut 2025-02-24T09:44:42+08:00 Trisya Indana Titami trisyaindana@gmail.com Popon Srisusilawati poponsrisusilawati@unisba.ac.id Mohamad Andri Ibrahim andriibrahim@unisba.ac.id <p><strong>Abstract</strong><strong>.</strong> The 5C analysis is one of the important stages in the financing process in a financial company. When the 5C analysis is carried out with good risk management, the problem of bad financing can be minimized. This study aims to analyze the implementation and process of applying the principles of 5C analysis (Character, Capacity, Capital, Collateral, and Condition of Economy) in PT Bussan Auto Finance (BAF) Garut branch in an effort to minimize the risk of non-performing financing, as well as provide recommendations to improve the application of 5C analysis in financing Research using qualitative methods with a descriptive approach to understand the phenomenon holistically. Data is collected through in-depth interviews and direct observations of employees and related parties involved in the implementation of the 5C principles. The results of the study show that PT BAF actively applies the 5C principles through a systematic assessment process, including document verification, BI Checking, field surveys, and analysis of economic conditions. The character assessment of prospective customers is carried out by observing credit history, social interaction, and financial stability. The analysis process is also supported by the use of digital technology to improve work efficiency and data accuracy.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Analisis 5C merupakan salah satu tahap penting dalam proses pemberian pembiayaan di dalam suatu perusahaan keuangan. Ketika analisis 5C dijalankan dengan manajemen risiko yang baik maka permasalahan pembiayaan macet dapat diminimalimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan proses penerapan prinsip analisis 5C (<em>Character, Capacity, Capital, Collateral, </em>dan<em> Condition of Economy</em>) pada PT Bussan Auto Finance (BAF) cabang Garut dalam upaya meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan penerapan analisis 5C dalam pembiayaan Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memahami fenomena secara holistik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap karyawan dan pihak terkait yang terlibat dalam penerapan prinsip 5C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT BAF secara aktif menerapkan prinsip 5C melalui proses penilaian yang sistematis, meliputi verifikasi dokumen, BI Checking, survei lapangan, dan analisis kondisi ekonomi. Penilaian karakter calon nasabah dilakukan dengan mengamati riwayat kredit, interaksi sosial, dan stabilitas keuangan. Proses analisis juga didukung oleh pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi kerja dan akurasi data.</p> 2025-02-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/18134 Pengaruh Literasi Keuangan dan Persepsi Manfaat terhadap Minat Berinvestasi Saham Syariah 2025-02-24T09:44:40+08:00 Riva Octaviani rivaoctaviani28@gmail.com Popon Srisusilawati poponsrisusilawati@unisba.ac.id Intan Manggala Wijayanti intanmanggala267@gmail.com <p class="PROSIDING-ABSTRAK"><strong>Abstract.</strong> The development of the Islamic financial industry, including the field of Islamic stock investment, is increasingly rapid in Indonesia. Based on data recorded on the Indonesia Stock Exchange as of November 2023, there were around 136 thousand investors who invested in Islamic stocks or equivalent to 2.6% of the total 5 million investors who invested in stocks the capital market. However, the level of interest in investing in Islamic stock among student students is still relatively low. Therefore, this study aims to determine the effect of financial literacy and perception of benefits on the interest in investing in Islamic stock among students of the sharia faculty of Bandung Islamic University. The method in the study uses a quantitative method with a survey approach. Primary data was obtained from questionnaires distributed in the form of google forms. While secondary data was obtained from websites, relevant journals and books.The sample used in this study were students of the sharia Faculty of Bandung Islamic University. The results of the t-test showed that the financial literacy variable had a significance calue of 0.045 &lt; 0.05. based on these results, it can be concluded that financial literacy has an effect on interest in investing in Islamic stoks. While the variable of perceived benefits has a significance value of &lt;0.001 lower than 0.05. Based on these results, it can be concluded that perceived benefits have an effect on investment interest in sharia stoks. So, if simultaneously financial literacy and perceived benefits have an effect on investment interest in Sharia stoks in students of the sharia faculty of Bandung Islamic University.<br><br><strong>Abstrak.</strong> Perkembangan industri keuangan Syariah termasuk bidang investasi saham Syariah semakin pesat di Indonesia. Berdasarkan data yang tercatat di Bursa Efek Indonesia perbulan November 2023 ada sekitar 136 ribu investor yang berinvestasi saham syariah atau setara dengan 2,6% dari total keseluruhan 5 juta investor yang berinvestasi saham di pasar modal. Meskipun demikian, tingkat minat investasi saham Syariah dikalangan mahasiswa masih tergolong rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan persepsi manfaat terhadap minat berinvestasi saham Syariah pada mahasiswa fakultas Syariah Universitas Islam Bandung. Metode dalam penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data primer diperoleh dari kuesioner yang dibagikan dalam bentuk google form. Sedangkan data sekunder diperoleh dari website, jurnal yang relevan dan buku-buku. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan mahasiswa fakultas Syariah Universitas Islam Bandung. Hasil penelitian dari uji t menunjukkan bahwa varibel literasi keuangan mempunyai nilai signifikansi sebesar 0,045&lt;0,05.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan berpengaruh terhadap minat investasi saham syariah. Sedangkan varibel persepsi manfaat mempunyai nilai signifikansi nya sebesar &lt;0,001 lebih rendah dari 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa persepsi manfaat berpengaruh terhadap minat investasi saham Syariah. Maka, secara simultan literasi keuangan dan persepsi manfaat berpengaruh terhadap minat rinvestasi dalam saham Syariah pada mahasiswa fakultas&nbsp; Syariah Universitas Islam Bandung.</p> 2025-02-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSB/article/view/18141 Implementasi POJK Nomor 33/POJK.03/2018 Bab IV tentang Restrukturisasi Kredit pada Pembiayaan bermasalah di BPRS Al-Salaam Cabang Kota Bandung 2025-02-24T09:44:38+08:00 Pipit Nurhayati pnurhayati010@gmail.com Nanik Eprianti nanikeprianti@gmail.com Irma Yulita Silviany irma.yulita.s@unisba.ac.id <p><strong>Abstract.</strong>&nbsp;This study analyzes the implementation of handling problematic financing at BPRS Al-Salaam, Bandung City Branch. Where there is a fluctuating <em>Non-Performing Financing</em>&nbsp;(NPF) value, this has a negative impact on the company's profitability, the quality of productive assets, financial stability, and customer trust. The purpose of this study is to evaluate the implementation of handling problematic financing based on sharia principles and the Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 33 / POJK.03 / 2018. The research method used is qualitative descriptive with data collection through interviews&nbsp;and document analysis. The results of the study indicate that BPRS Al-Salaam has implemented the <em>rescheduling</em>&nbsp;method, but the implementation of <em>reconditioning</em>&nbsp;(adjustment of credit requirements) and <em>restructuring</em>&nbsp;has not been optimal according to POJK provisions. This suboptimality is one of the causes of the NPF fluctuations that continue to occur. This study recommends the full implementation of the restructuring stages according to POJK to overcome problematic financing. This approach is expected to reduce the NPF level, increase operational stability, strengthen relationships with customers, and maintain the blessings of transactions according to sharia principles.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak.</strong>&nbsp;Penelitian ini menganalisis implementasi penanganan pembiayaan bermasalah di BPRS Al-Salaam Cabang Kota Bandung. Dimana terdapat nilai <em>Non-Performing Financing</em>&nbsp;(NPF) yang mengalami fluktuasi, hal ini berdampak negatif terhadap profitabilitas perusahaan, kualitas aset produktif, stabilitas keuangan, dan kepercayaan nasabah. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi implementasi penanganan pembiayaan bermasalah berdasarkan prinsip syariah dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 33/POJK.03/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPRS Al-Salaam telah menerapkan metode <em>rescheduling</em>&nbsp;(penjadwalan ulang), namun implementasi <em>reconditioning</em>&nbsp;(penyesuaian persyaratan kredit) dan <em>restructuring</em>&nbsp;(restrukturisasi) belum optimal sesuai ketentuan POJK. Ketidakoptimalan ini menjadi salah satu penyebab fluktuasi NPF yang terus terjadi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan penuh tahapan restrukturisasi sesuai POJK untuk mengatasi pembiayaan bermasalah. Pendekatan ini diharapkan dapat menekan tingkat NPF, meningkatkan stabilitas operasional, memperkuat hubungan dengan nasabah, dan menjaga keberkahan transaksi sesuai prinsip syariah.</p> 2025-02-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Syariah Banking