Pengaruh Dewan Komisaris Independen, Dewan Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Pengungkapan Islamic Social Reporting pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2015-2024
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcssb.v5i2.25023Keywords:
Bank Umum Syariah, Tata Kelola, Islamic Social ReportingAbstract
Abstract.This research is motivated by the incompatibility between the corporate governance structure and the level of Islamic Social Reporting (ISR) disclosure which is still fluctuating in Sharia Commercial Banks in Indonesia. This study aims to analyze the influence of the Board of Independent Commissioners, the Board of Directors, and the Sharia Supervisory Board on Islamic Social Reporting (ISR) in Sharia Commercial Banks in Indonesia for the period 2015–2024. This study uses a quantitative approach by utilizing secondary data obtained from the annual report of Sharia Commercial Banks. Data analysis was carried out using panel data regression with a Fixed Effect Model (FEM) model. Furthermore, hypothesis testing was carried out using the t-test and the F-test. The results showed that the Independent Board of Commissioners, the Board of Directors, and the Sharia Supervisory Board partially had no effect on Islamic Social Reporting. However, simultaneously these three variables have an effect on Islamic Social Reporting. The Adjusted R-squared value of 0.370898 shows that the research model is able to explain the variation in Islamic Social Reporting by 37.09%, while the remaining 62.91% is influenced by other factors outside the research model.
Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian antara struktur corporate governance dengan tingkat pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR) yang masih berfluktuasi pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dewan Komisaris Independen, Dewan Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Islamic Social Reporting (ISR) pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan Bank Umum Syariah. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan model Fixed Effect Model (FEM) yang dipilih berdasarkan uji Chow dan uji Hausman. Selanjutnya, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dewan Komisaris Independen, Dewan Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap Islamic Social Reporting. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Islamic Social Reporting. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,370898 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan variasi Islamic Social Reporting sebesar 37,09%, sedangkan sisanya sebesar 62,91% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.
References
Annas, F. A. (2021). Tingkat Pengungkapan Manajemen Risiko Pada Laporan Tahunan Bank Syariah Di Indonesia (Studi pada Bank Syariah di Indonesia tahun 2014-2019) [UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH]. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/61076
Asfihan, A. (2021). Uji Asumsi Klasik: Jenis-jenis Uji Asumsi Klasik. Fe Unisma, (July), 1–11. http://fe.unisma.ac.id/MATERI AJAR DOSEN/EKOMETRIK/AriRiz/MA Uji Normalitas.pdf%0Ahttps://adalah.co.id/uji-asumsi-klasik/
Creswelll, J. W. (2023). Educational Research:Research Design Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches (C. Robb, Ed.; 4th ed.). pearsonhighered.
Dewi, M. A., & Putri, C. M. (2018). Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pengungkapan Islamic Social Reporting. Reviu Akuntansi Dan Bisnis Indonesia, 2(2), 107–115. https://doi.org/10.18196/rab.020225
Effendi, A. (2009). The Power Of Good Corporate Governance : Teori dan Implementasi (Krista, Ed.). Salemba Empat.
Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic Econometrics (5th ed.). Douglas Reiner.
Khairani, N., & Sibuea, P. (2026). Pemanfaatan Regresi Linear Berganda Untuk Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Variabel Terikat. In Jurnal Multidisiplin Inovatif (Vol. 10, Number 6).
Muhammad Yudha Ardiansyah, & Muhamad Zen. (2024). Kepatuhan Syariah dalam Perbankan Online dan Fintech Syariah. Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 2(4), 193–204. https://doi.org/10.59059/jupiekes.v2i4.1751
OJK. (2025). Statistik Perbankan Syariah. https://www.ojk.go.id/id/kanal/syariah/data-dan-statistik/statistik-perbankan-syariah/Default.aspx
Pulungan, H. Z. H. (2022). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Pengukapan Islamic Social Reporting Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary.
Rostiani, S. S., & Sukanta, T. A. (2018). Pengaruh Dewan Pengawas Syariah, Profitabilitas Dan Leverage Terhadap Pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR). Jurnal Akuntansi Bisnis Dan Ekonomi, 4(2), 1225–1248. https://doi.org/10.18196/rabin.v8i3.23591
Simatupang, H. B. (2019). Peranan perbankan dalam meningkatkaSimatupang, H. B. (2019). Peranan perbankan dalam meningkatkan perekonomian indonesia. JRAM (Jurnal Riset Akuntansi Multiparadigma), 6(2), 136–146. https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/JRAM/article/view/2184%0Ahttps://jur. JRAM (Jurnal Riset Akuntansi Multiparadigma), 6(2), 136–146. https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/JRAM/article/view/2184%0Ahttps://jurnal.uisu.ac.id/index.php/JRAM/article/viewFile/2184/1510
Soumena, F. Y. (2025). Transparansi Dan Akuntabilitas Dalam Pelaporan Keuangan Syariah ; Studi Pada Lembaga Keuangan Islam Di Indonesia. 5, 1–17.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Sutopo, Ed.; Kedua). Alfhabeta.
Verbeek. (2000). Konsep dan Praktik Ekonometrika Menggunakan Eviews (p. 336).
Wooldridge, & Jeffrey M. (2010). Econometric Analysis of Cross Section and Panel Data second edition (second). The MIT Press.
Zanariyatim, A., Nur, A., & Sahroni, O. (n.d.). 266283-Pengungkapan-Corporate-Social-Responsibi-5560C630. 85–104.