Pengaruh NOM, BOPO dan NPF terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. Bank Muamalat Indonesia Periode 2019-2023

Authors

  • Nadya Az-Zahra Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Syariah.
  • Yayat Rahmat Hidayat Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Syariah.
  • Mohamad Andri Ibrahim Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Syariah.

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcssb.v3i2.14353

Keywords:

Net Operating Margin (NOM), Non-Performing Financing (NPF), Return on Asset (ROA)

Abstract

Abstract. This research aims to analyze the influence of Net Operating Margin (NOM), Operational Costs on Operating Income (BOPO), and Non-Performing Financing (NPF) on Return on Assets (ROA) at PT. Bank Muamalat Indonesia for the 2019-2023 period. The research method used is multiple linear regression with secondary data obtained from PT's quarterly financial reports. Bank Muamalat Indonesia. The research results show that NOM has no significant effect on ROA, BOPO has a negative and significant effect on ROA, while NPF has no significant effect on ROA. The coefficient of determination (R-squared) shows that 79.18% of the variation in ROA can be explained by the independent variables in the model (NOM, BOPO, and NPF). This research provides recommendations for Bank Muamalat Indonesia to improve operational efficiency, implement good risk management, and optimize operational income to increase bank profitability.

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Net Operating Margin (NOM), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Non-Performing Financing (NPF) terhadap Return on Asset (ROA) pada PT. Bank Muamalat Indonesia periode 2019-2023. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan triwulanan PT. Bank Muamalat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NOM tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Koefisien determinasi (R-squared) menunjukkan bahwa 79.18% variasi dalam ROA dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen dalam model (NOM, BOPO, dan NPF). Penelitian ini memberikan rekomendasi agar Bank Muamalat Indonesia meningkatkan efisiensi operasional, menerapkan manajemen risiko yang baik, dan mengoptimalkan pendapatan operasional untuk meningkatkan profitabilitas bank.

References

Brigham, E.F. dan J.F.Houston. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Edited by M. Masykur. 10th ed. Jakarta: Selemba Empat, 2009.

Kasmir. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2011.

Malayu S.P Hasibuan, Dasar-Dasar Pebankan, 17th ed. (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2004).

Hendrawan, Yudha Pratama, and Henny Setyo Lestari. “Faktor - Faktor Penentu Profitabilitas Bank Umum Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei).” Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa 9, no. 1 (2017): 108.

Nufus, Hayatun, dan Aris Munandar. “Analisis Pengaruh CAR Dan NIM Terhadap ROA Pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.” Jurnal Disrupsi Bisnis 4, no. 6 (2021): 498.

Syakhrun, Muhammad, Anwar Anwar, and Asbi Amin. “Pengaruh CAR, BOPO, NPF Dan FDR Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia.” Bongaya Journal for Research in Management (BJRM) 2, no. 1 (2019): 5.

Bank Indonesia, “Laporan Perbankan Syariah,” Bank Indonesia, last modified 2019, https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/KEKSI_2022.aspx.

Suyono, Agus. “Analisis Rasio-Rasio Bank Yang Berpengaruh Terhadap Return On Asset.” Universitas Diponegoro, 2005.

Downloads

Published

2024-08-13