Analisis Deskriptif Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Per Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Tahun 2020-2024
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcss.v6i2.26103Keywords:
Skor Pola Pangan Harapan, Konsumsi Pangan, Statistik DeskriptifAbstract
Abstract. Kualitas konsumsi pangan dapat dinilai melalui Indeks Pola Pangan Harapan (PPH), yang mencerminkan keragaman dan keseimbangan konsumsi pangan masyarakat. Analisis deskriptif terhadap skor PPH, disertai visualisasi spasial, penting dilakukan untuk memahami kondisi ketahanan pangan di Provinsi Jawa Barat serta mengidentifikasi perbedaan kualitas konsumsi pangan antarwilayah yang dapat menjadi dasar kebijakan pangan yang lebih terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan skor PPH di Provinsi Jawa Barat selama periode 2020–2024 serta memvisualisasikan secara spasial perbedaan skor PPH antar kabupaten/kota pada tahun 2024, menggunakan data sekunder dari Open Data Jabar yang dianalisis dengan metode statistik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor PPH di Jawa Barat meningkat secara konsisten dari 83,794 poin pada tahun 2020 menjadi 91,283 poin pada tahun 2024, disertai penurunan simpangan baku dan rentang yang mengindikasikan semakin meratanya kualitas konsumsi pangan antarwilayah. Meskipun demikian, hasil visualisasi peta pada tahun 2024 memperlihatkan bahwa sebaran skor PPH antar kabupaten/kota masih belum sepenuhnya merata. Kabupaten Indramayu, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar memiliki skor PPH tertinggi, sementara Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kabupaten Tasikmalaya memiliki skor PPH terendah. Perbedaan tersebut mencerminkan karakteristik yang beragam di setiap wilayah, baik dari segi geografis, tingkat urbanisasi, ketersediaan pangan lokal, daya beli masyarakat, maupun kebiasaan konsumsi.
Abstrak. The quality of food consumption can be assessed using the Desired Diet Index (PPH), which reflects the diversity and balance of the population’s food consumption. A descriptive analysis of PPH scores, accompanied by spatial visualization, is essential for understanding food security conditions in West Java Province and identifying regional differences in the quality of food consumption, which can serve as the basis for more targeted food policies. This study aims to describe PPH scores in West Java Province during the 2020–2024 period and to spatially visualize differences in PPH scores across regencies and cities in 2024, using secondary data from Open Data Jabar analyzed with descriptive statistical methods. The analysis results show that the average PPH score in West Java increased consistently from 83.794 points in 2020 to 91.283 points in 2024, accompanied by a decrease in standard deviation and range, indicating a more even distribution of food consumption quality across regions. Nevertheless, the results of the 2024 map visualization show that the distribution of PPH scores across regencies and cities is still not entirely even. Indramayu Regency, Ciamis Regency, and Banjar City have the highest PPH scores, while Bogor Regency, Bogor City, and Tasikmalaya Regency have the lowest PPH scores. These differences reflect the diverse characteristics of each region, in terms of geography, level of urbanization, availability of local food.
References
Badan Pangan Nasional. (2023). Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pola Pangan Harapan. Badan Pangan Nasional.
BPS. (2025). Provinsi Jawa Barat dalam Angka 2025. Badan Pusat Statistik.
Fahriyah, F., Azmi R., A., & Nugroho, C. P. (2016). ANALISIS NERACA BAHAN MAKANAN (NBM) DAN POLA PANGAN HARAPAN (PPH) KABUPATEN SIDOARJO. Agricultural Socio-Economics Journal, 15(3), 155.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 23. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hidayat, A. R. R. T., Dito, M., & Prayitno, G. (2019). Hubungan Spasial dalam Ketahanan Pangan tingkat Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. REGION : Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 14(2).
Sirajuddin, Mustamin, H., Nadimin, & Rauf, S. (2015). Survei Konsumsi Pangan (1st ed.). EGC.
Sudjana. (2005). Metode Statistika. Tarsito.
Sugiyono. (2017). Statistika untuk Penelitian. Alfabeta.
Walpole, R. E. (1993). Pengantar Statistika (Edisi ke-3, terj. Bambang Sumantri). Gramedia.