Uji Proporsi Pasien Berdasarkan Jenis Kelamin dan Peramalan Kunjungan Pasien RSAU
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcss.v5i2.19596Keywords:
Perbedaan Proporsi Pasien, Peramalan ARIMA, Kunjungan Rawat JalanAbstract
Abstract. Along with the continuous increase in population, the demand for healthcare services is also rising, causing the number of hospital visits to continue increasing. One characteristic that influences the utilization of health services is gender. The author observed differences in outpatient visits at RSAU dr. M. Salamun, where female patients were more numerous than male patients. To determine whether this difference is statistically significant, a proportion comparison test was conducted. In addition, to anticipate the increasing number of patients, the hospital needs to plan effectively by predicting future outpatient visits. Therefore, this study also conducted forecasting using the ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) method. The results showed that the proportion comparison test produced a Z value of 66.9078 with a p-value of 0.000, meaning that the proportion of female patients is significantly higher than that of male patients. Furthermore, ARIMA modeling resulted in the best model, ARIMA (1,1,0), with the smallest MSE value of 1,081,351. The forecasting results for outpatient visits from August to December 2024 showed a fluctuating pattern, but indicated signs of recovery compared to the previous period.
Abstrak. Seiring dengan terus meningkatnya jumlah penduduk, permintaan terhadap layanan kesehatan juga mengalami peningkatan, sehingga menyebabkan jumlah kunjungan ke rumah sakit semakin bertambah. Salah satu karakteristik yang memengaruhi pemanfaatan layanan kesehatan adalah jenis kelamin. Penulis mengamati adanya perbedaan jumlah kunjungan rawat jalan di RSAU dr. M. Salamun, di mana jumlah pasien perempuan lebih banyak dibandingkan pasien laki-laki. Untuk mengetahui apakah perbedaan ini signifikan secara statistik, dilakukan uji perbandingan proporsi. Selain itu, untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pasien, pihak rumah sakit perlu melakukan perencanaan yang efektif dengan memprediksi jumlah kunjungan rawat jalan pada periode mendatang. Oleh karena itu, penelitian ini juga melakukan peramalan menggunakan metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average). Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji perbandingan proporsi menghasilkan nilai Z sebesar 66,9078 dengan p-value 0,000, yang berarti proporsi pasien perempuan secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pasien laki-laki. Selain itu, pemodelan ARIMA menghasilkan model terbaik yaitu ARIMA (1,1,0) dengan nilai MSE terkecil sebesar 1.081.351. Hasil peramalan jumlah kunjungan pasien rawat jalan pada bulan Agustus hingga Desember 2024 menunjukkan pola yang fluktuatif, tetapi mengindikasikan adanya tanda-tanda pemulihan dibandingkan dengan periode sebelumnya.
References
Box, G. E. P., Jenkins, G. M., & Reinsel, G. C. (1994). Time Series Analysis: Forecasting and Control. Prentice Hall.
Hanke, J. E. & Wichers, D. W.. (2005). Business Forecasting Eight Edition. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Prof. Dr. Sudjana, M. M. (1975). Metoda Statistika. Bandung: TARSITO.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2014 tentang klasifikasi dan perizinan rumah sakit. Kementerian Kesehatan RI.
Relliyani, & Sanusi, M.R. (2000). Hubungan persepsi mutu dan pemanfaatan rawat inap bagi pasien peserta Askes di RSUD Jend. A. Yani Metro. (Tesis S2, Universitas Gadjah Mada). Repository UGM.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153.
Khoiriyah, N., & Cahyani, N. (2022). Peramalan Banyaknya Pasien Rawat Jalan dengan Menggunakan Metode Brown’s Double Exponential Smoothing. Jurnal Statistika Dan Komputasi, 1(1), 23–30. https://doi.org/10.32665/statkom.v1i1.451
Rustam, M. Z. A., Amalia, N., & Riestiyowati, M. A. (2022). Analisis Prediksi Kunjungan Pasien Dengan Metode Autoregresiive Integrated Moving Average di Rumah Sakit Ibu dan Anak Putri Surabaya. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 135. https://doi.org/10.33560/jmiki.v10i2.441
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suraja, Y. (2019). Pengelolaan rekam medis pada fasilitas pelayanan kesehatan. Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan, 4(1), 62–71.