Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Laju Pertumbuhan Ekonomi terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bandung Barat Tahun 2010-2022

  • Nabilah Disya Arviani Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung
  • Suliadi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung
Keywords: Kemiskinan, Regresi Linier Berganda

Abstract

Abstract. Poverty is a condition in which an individual or a group of individuals is unable to fulfill their basic rights to lead a decent life. A low Human Development Index (HDI) will result in low work productivity, consequently leading to lower income. Low income will increase the number of people living in poverty. Similarly, economic growth will increase the number of people living in poverty when there is income inequality that will benefit the wealthy compared to the poor. This study aims to find out the impact of the Human Development Index and the rate of economic growth on poverty in West Bandung Regency 2010-2022. The method used in this study is multiple linear regression analysis with the Human Development Index (HDI) and the economic growth rate as independent variables, and the percentage of the poor population as the dependent variable. Based on the study results, it was found that the Human Development Index (HDI) affects poverty in West Bandung Regency 2010-2022, while the economic growth rate does not affect poverty in West Bandung Regency 2010-2022. Where 91.4% of poverty can be explained by the Human Development Index (HDI) and the economic growth rate.

Abstrak. Kemiskinan merupakan keadaan di mana seseorang atau sekelompok orang tidak dapat memenuhi hak-hak dasar mereka untuk menjalani kehidupan yang layak. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang rendah akan mengakibatkan produktivitas kerja yang rendah sehingga perolehan pendapatan akan semakin rendah. Pendapatan yang rendah akan mengakibatkan naiknya jumlah penduduk miskin. Begitu pula dengan pertumbuhan ekonomi yang akan meningkatkan jumlah penduduk miskin ketika terjadi ketimpangan pendapatan yang akan menguntungkan penduduk kaya dibandingkan penduduk miskin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh indeks pembangunan manusia dan laju pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kabupaten Bandung Barat tahun 2010-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda dengan variabel independen yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan laju pertumbuhan ekonomi, serta variabel dependen yaitu persentase penduduk miskin. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mempengaruhi kemiskinan di Kabupaten Bandung Barat pada tahun 2010-2022, sedangkan laju pertumbuhan ekonomi tidak mempengaruhi kemiskinan di Kabupaten Bandung Barat pada tahun 2010-2022. Di mana 91,4% kemiskinan dapat dijelaskan oleh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan laju pertumbuhan ekonomi.

References

Dwi Ispriyanti, D. I. (2004). Pemodelan Statistika dengan Transformasi Box Cox. Jurnal Matematika, 7(3), 8-17.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS 25 (Edisi 9). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hambarsari, D. P., & Inggit, K. (2016). Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan Penduduk dan Inflasi Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Jawa Timur Tahun 2004-2014. 1 (2), 257–282. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 1.

Hasanah, N. N. (2008). Pengujian heterokedastisitas pada regresi non linear dengan menggunakan uji Glejser (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Karisma, A. (2013). Pertumbuhan ekonomi dan pengangguran terhadap kemiskinan di Jawa Timur. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 1(3).

Nurlita, C. A., Musa, A. H., & Suharto, R. B. (2017). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Pengangguran dan Jumlah Penduduk Miskin di Samarinda. Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM), 2(1).

Putri, S. B., & Suliadi, S. (2023, January). Penerapan Metode Regresi Ridge Parsial untuk Mengatasi Masalah Multikolinearitas untuk Memodelkan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan di Jawa Tengah pada Tahun 2020. In Bandung Conference Series: Statistics (Vol. 3, No. 1, pp. 26-34).

Sa’adah, U. (2018). Penerapan Cochrane-Orcutt Iterative Procedure untuk Mengatasi Pelanggaran Asumsi Non Autokorelasi pada Analisis Regresi Linier Berganda Menggunakan Software R. In Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (Vol. 1, No. 2, pp. 325-333).

Shapiro, S. S., & Wilk, M. B. (1965). An analysis of variance test for normality (complete samples). Biometrika, 52(3-4), 591-611.

Soleh, A. (2014). Pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Indonesia. EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 2(2).

Fitriani, A. N., & Suliadi. (2021). Selang Kepercayaan Koefisien Korelasi Berdasarkan Empirical Likelihood dan Penerapannya pada Data Rata-Rata Lama Sekolah dan Penduduk Miskin Kota/Kabupaten di Indonesia. Jurnal Riset Statistika, 1(1), 51–56. https://doi.org/10.29313/jrs.v1i1.146

Published
2025-02-03