Gambaran Strategi HRD untuk Menjaga Kesehatan Mental Karyawan Saat Bekerja dari Rumah
Abstract
Abstract. The research is motivated by the COVID 19 pandemic which has a psychological impact on employees in various parts including education staff who are employees at public higher education institutions in Surabaya. This psychological impact was caused by the changing working conditions from working in an office to working from home. Changes in the way of working result in mental health problems for employees in the organization, including stress, feeling lonely, to depression. This study aims to describe how the role of human resources positions in the COVID 19 pandemic conditions to maintain mental health and help the adaptation process of employees in public higher education institutions in Surabaya. The method used is a qualitative method by conducting systematic observations and interviews with relevant officials at the state higher education institutions in Surabaya. The results of this study found that the strategies adopted by the office holders and the organizations adopted were the SAPA SDM (Human Resources) program, counseling training and peer counseling programs.
Abstrak. Penelitian di dilatarbelakangi adanya pandemi COVID 19 yang memberikan dampak psikologis bagi karyawan di berbagai bagian termasuk tenaga kependidikan yang merupakan karyawan di intitusi pendidikan tinggi negeri khusunya di Surabaya. Dampak psikologis ini disebabkan karena kondisi bekerja yang berubah dari bekerja di kantor menjadi bekerja dari rumah. Perubahan cara bekerja mengakibatkan timbulnya permasalahan kesehatan mental pada karyawan di organisasi, diantaranya stress, merasa kesepihan, hingga depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran jabatan sumber daya manusia pada kondisi pandemi COVID 19 untuk menjaga kesehatan mental dan membantu proses adaptasi para karyawan di institusi Pendidikan perguruan tinggi negeri di Surabaya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan observasi dan wawancara sistematis kepada pemangku jabatan terkait di Institusi Pendidikan tinggi negeri di Surabaya. Hasil penelitian menemukan bahwa strategi yang dilakukan oleh pemangku jabatan dan diadopsi oleh organisasi adalah dengan program sapa SDM (Sumber daya manusia), pelatihan konseling dan program konseling sejawat.