Pengaruh Illness Perception terhadap Suicidal Behavior pada Orang dengan Gangguan Bipolar (ODB) di Komunitas Rumah Kita
Abstract
Abstract. Bipolar disorder is a chronic mood disorder characterized by the alternation of manic or hypomanic episodes with depression. Bipolar disorder is one of the mental disorders with the highest risk of suicide, around 4-19% of people with bipolar disorder (ODB) eventually end their life by suicide, while 20-60% had committed suicidal behavior at least once in their life. The high number of suicidal behavior is the result of un-adaptive coping pattern. One of the factors related to coping patterns is the ODB's perception of the disorder. The purpose of this study is to obtain empirical data on how the influence of illness perception on suicidal behavior on ODB in Komunitas Rumah Kita. The measuring instrument used are The Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ) and The Suicidal Behaviors Questionnaire-Revised (SBQ-R) that have been adapted. The method used in this research is simple linear regression. The research subjects are 69 ODB who are the active members in Komunitas Rumah Kita. The results showed that illness perception had a significant negative effect on suicidal behavior.
Abstrak. Bipolar disorder merupakan gangguan mood kronis yang ditandai dengan episode manik atau hipomanik yang berselang-seling atau bercampur dengan episode depresi. Bipolar disorder menjadi salah satu gangguan mental dengan resiko bunuh diri tertingi dibandingkan gangguan mental lainnya, sekitar 4-19% dari Orang Dengan Gangguan Bipolar (ODB) akhirnya mengakhiri hidup dengan bunuh diri, sementara 20-60% pernah melakukan suicidal behavior setidaknya sekali dalam hidupnya. Tingginya angka suicidal behavior ini merupakan akibat dari pola koping ODB yang tidak adaptif. Salah satu faktor yang berkaitan dengan pola koping adalah persepsi ODB terhadap gangguannya. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh data empiris mengenai bagaimana pengaruh illness perception terhadap suicidal behavior pada ODB di Komunitas Rumah Kita. Pengumpulan data dilakukan menggunakan adaptasi dari alat ukur The Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ) dan The Suicidal Behaviors Questionnaire-Revised (SBQ-R). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana. Subjek penelitian adalah ODB yang menjadi anggota aktif di Komunitas Rumah Kita yang berjumlah 69 orang. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil illness perception berpengaruh terhadap suicidal behavior dengan arah pengaruh negatif.