Harapan dengan Kecemasan Karir pada Mahasiswa Tingkat Akhir

Authors

  • Risma Suci Nabilah Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Endah Nawangsih Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsps.v6i2.24224

Keywords:

Harapan, Kecemasan Karir, Mahasiswa Tingkat Akhir

Abstract

Abstract. Final year students are in a transition period full of uncertainty regarding future career direction. Conditions such as high unemployment rates and fierce job market competition can intensify the career anxiety experienced by final year students, particularly in Bandung City as one of the higher education hubs in West Java. This study aims to determine the relationship between hope and career anxiety among final year students in Bandung City. Hope was selected as a protective variable because it is expected to help individuals manage career anxiety in uncertain situations. This study employed a quantitative approach with a convenience sampling technique involving 386 respondents. The instruments used were the Hope Scale modified by  based on  theory and the Career Anxiety Scale by  adapted by . Data analysis was conducted using Spearman correlation test. The results revealed a significant negative relationship between hope and career anxiety (, ) with a weak correlation strength. This study indicates that higher levels of hope in final year students in Bandung City are associated with lower levels of career anxiety.

Abstrak. Mahasiswa tingkat akhir berada dalam masa transisi mengenai ketidakpastian terkait penentuan arah karir masa depan. Kondisi seperti tingginya angka pengangguran juga ketatnya persaingan kerja dapat memperkuat kecemasan karir yang dirasakan oleh mahasiswa tingkat akhir, khususnya di Kota Bandung sebagai salah satu pusat perguruan tinggi di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harapan dan kecemasan karir pada mahasiswa tingkat akhir di Kota Bandung. Harapan dipilih sebagai variabel protektif karena diperkirakan dapat membantu individu mengelola kecemasan karir dalam situasi yang tidak pasti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik convenience sampling yang melibatkan 386 responden. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Harapan yang dimodifikasi oleh  berdasarkan teori  dan Skala Kecemasan Karir dari  yang diadaptasi oleh . Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara harapan dengan kecemasan karir (, ) dengan kekuatan hubungan lemah. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi harapan yang dimiliki mahasiswa tingkat akhir di Kota Bandung, maka semakin rendah kecemasan karir yang dirasakan.

References

Agung, Q. A. M., Nur'Aini, S., & Wibowo, D. S. (2024). Kecemasan karir mahasiswa sarjana dan mahasiswa vokasi. Jurnal Psikologi, 1(3), 1–7. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i3.2004
Ahmadi, M. S., & Ramazani, A. (2020). Relationship between hope and psychological well-being among male and female students of Farhangian University of Zanjan province. Independent Journal of Management & Production, 11(6), 2066-2079. https://doi.org/10.14807/ijmp.v11i6.1122
Arnett, J. J. (2014). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties (2nd ed.). Oxford University Press.
Assyifa, F., Fadilah, S., Wasilah, S., Fitria, Y., & Muthmainah, N. (2023). Hubungan jenis kelamin dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa PSKPS FK ULM tingkat akhir dalam pengerjaan tugas akhir. Homeostasis, 6(2), 333–338.
Azhari, T. R., & Mirza, M. (2016). Hubungan regulasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Syiah Kuala. Mediapsi, 2(2), 23-29. https://doi.org/10.21776/ub.mps.2016.002.02.4
Cahyani, B. H., & Putrianti, F. G. (2022). Perbedaan Kecemasan Mahasiswa Tahun Akhir dalam Menghadapi Dunia Kerja pada Masa Pandemi Berdasarkan Jenis Kelamin. Borobudur Psychology Review, 2(1), 01–08. https://doi.org/10.31603/bpsr.6572
Cantika, M. Y., & Sarwono, R. B. (2025). Perbandingan Tingkat Kecemasan Karir Mahasiswa Laki-Laki dan Perempuan Program Studi Bimbingan dan Konseling (Studi Komparatif). Jurnal Ilmiah Research Student, 2(2), 1013-1023. https://doi.org/10.61722/jirs.v2i2.5983
Festinger, L. (1954). A theory of social comparison processes. Human Relations, 7(2), 117–140. https://doi.org/10.1177/001872675400700202
Guilford, J. P. (1956). The structure of intellect. Psychological bulletin, 53(4), 267
Hammad, M. A. (2016). Future anxiety and its relationship to students’ attitude toward academic specialization. Journal of Education and Practice, 7(15), 54–65.
Hazla, N., Meilani, W., Aprisya, S., Shainy, M. T., Azzahrah, N., & Wandiana, M. R. (2024). Analisis Kecemasan Karir pada Siswa dan Mahasiswa. Jurnal Educazione: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Bimbingan dan konseling, 12(2), 115-122. https://doi.org/10.56013/edu.v12i2.3486
Maghfiroh, F. F., & Dewi, T. K. (2023). Hubungan kecemasan karir terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa tingkat akhir. Sikontan: Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan, 2(1), 23–38. https://doi.org/10.47353/sikontan.v2i1.1122
Noviyanti, A. (2021). Dinamika kecemasan karir pada mahasiswa tingkat akhir. Dinamika: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(2), 46–53.
Nugraha, S. P., & Susilastuti, D. H. (2022). Peran gender kontemporer di Indonesia - Perubahan dan keberlanjutan: Studi pustaka. Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 27(2), 351–378. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol27.iss2.art9
Purnomo, A. Z., & Arumi, M. S. (2024). Future anxiety mahasiswa tingkat akhir ditinjau dari gender. Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 4(1), 1-4.
Safitri, L. K., & Salim, A. (2025). Hubungan antara harapan dalam menghadapi kecemasan masa depan pada mahasiswa semester akhir di Yogyakarta. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 7(1), 692–702. https://doi.org/10.47476/reslaj.v7i1.6074
Salsabila, A. R., & Asyanti, S. (2023). Peran optimisme, kebersyukuran, dan harapan terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jurnal Psikogenesis, 11(2), 132–144.
Saripah, I., & Asiah, N. (2023). The Hope of Indonesian Students: Current and Future Counseling Challenges. Bisma The Journal of Counseling, 7(1), 44-51. https://doi.org/10.23887/bisma.v7i1.55265
Savickas, M. L., & Porfeli, E. J. (2012). Career Adapt-Abilities Scale: Construction, reliability, and measurement equivalence across 13 countries. Journal of Vocational Behavior, 80(3), 661–673. https://doi.org/10.1016/j.jvb.2012.01.011
Snyder, C. R. (2002). Hope theory: Rainbows in the mind. Psychological Inquiry, 13(4), 249-275.
Sumartha, A. R. (2020). Pengaruh trait kepribadian neuroticism terhadap quarter-life crisis dimediasi oleh harapan pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Super, D. E. (1980). A life-span, life-space approach to career development. Journal of Vocational Behavior, 16(3), 282–298. https://doi.org/10.1016/0001-8791(80)90056-1
Surya, A., Sofiah, D., & Farhanindya, H. H. (2025). Efikasi diri dan kecemasan karir mahasiswa tingkat akhir. Sukma: Jurnal Penelitian Psikologi, 6(1), 11-19. https://doi.org/10.30996/sukma.v6i1.132399
Syuhadak, N. O., Hardjono, H., & Mardhiyah, Z. (2023). Harapan dan kecemasan akan masa depan pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa, 7(2). https://doi.org/10.20961/jip.v7i2.64673
Tsai, C.-T., Hsu, H., & Hsu, Y.-C. (2017). Tourism and hospitality college students' career anxiety: Scale development and validation. Journal of Hospitality & Tourism Education, 29(4), 156–165. https://doi.org/10.1080/10963758.2017.1382365
Zulfahmi, A., & Andriany, D. (2021). Kematangan vokasional dengan kecemasan dalam menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir. Cognicia, 9(2), 64–75. https://doi.org/10.22219/cognicia.v9i2.15728

Published

2026-07-31