Studi Kontribusi Job Insecurity terhadap Turnover Intention Karyawan Generasi Z Kota Bandung

  • Afina Nur'aini Tsaqila Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
  • Lisa Widawati Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
Keywords: Job Insecurity, Turnover Intention, Karyawan Generasi Z

Abstract

Abstract. After the entry of Generation Z into the workforce, Indonesia's employee turnover rate stands at 10% and this has become one of the problems for human resource management in companies. In a survey, 61% of Gen Z employees intend to leave their current company in the next two years. Based on the high employee turnover data and the losses caused by it, companies need to predict employee turnover, one of which is by measuring turnover intention. The indication of turnover intention itself can be influenced by job insecurity factors. In the survey, 55% of Gen Z felt insecure in doing their tasks in the face of changing situations. This led the researcher to the research objective to find out how much contribution job insecurity makes to turnover intention in generation Z employees who work in startup companies in Bandung City. This research is a quantitative study with a non-experimental causality approach. Based on the determination of the number of samples using the Lemeshow formula, a sample of 106 employees was obtained whose sampling technique was taken using convenience sampling. The measuring instrument in this study uses Greenhalgh & Rosenblatt's (1984) theory tested by Ashford et al. (1989), namely the Job Insecurity Scale. For the turnover intention variable, this study uses the Turnover Intention Scale measuring instrument which refers to the Mobley et al. theory (1978). The results showed that the job insecurity variable had a significant effect on turnover intention and obtained a positive direction of influence with an effect size of 9.9%. A positive influence can be interpreted that any increase in job insecurity felt by employees will increase employee turnover intention.

Abstrak. Pasca masuknya generasi Z ke angkatan kerja, tingkat turnover karyawan Indonesia berada di angka 10% dan hal ini menjadi salah satu masalah bagi manajemen sumber daya manusia di perusahaan. Dalam survei menunjukan 61% karyawan Gen Z berniat untuk keluar dari perusahaan mereka saat ini dalam dua tahun ke depan. Berdasarkan data turnover karyawan yang tinggi serta kerugian yang diakibatkan nya, maka perusahaan perlu untuk memprediksi turnover karyawan salah satunya dengan cara mengukur turnover intention. Indikasi dari turnover intention nya sendiri dapat dipengaruhi oleh faktor job insecurity. Dalam survei menyebutkan 55% Gen Z merasa tidak aman dalam mengerjakan tugas mereka dalam menghadapi situasi yang berubah-ubah. Hal ini mengantar peneliti pada tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar kontribusi yang diberikan job insecurity terhadap turnover intention pada karyawan generasi Z yang bekerja di perusahaan startup di Kota Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausalitas non eksperimen. Berdasarkan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Lemeshow, didapatkan sampel sebanyak 106 karyawan yang teknik pengambilan sampel nya diambil menggunakan convenience sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan teori Greenhalgh & Rosenblatt (1984) yang diuji oleh Ashford et al., (1989) yaitu Job Insecurity Scale. Untuk variabel turnover intention, penelitian ini menggunakan alat ukur Turnover Intention Scale yang merujuk pada teori Mobley et al., (1978). Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel job insecurity berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dan didapatkan arah pengaruh yang positif dengan besaran pengaruh 9.9%. Pengaruh yang positif dapat diartikan bahwa setiap peningkatan job insecurity yang dirasakan karyawan maka akan meningkatkan turnover intention karyawan.

References

ADP Research Institute. (2023). People at Work 2023: A Global Workforce View
Andrea, B., Gabriella, H. C., & Tímea, J. (2016). Y and Z generations at workplaces. Journal of Competitiveness, 8(Tjahyanti, 2017), 90–106. https://doi.org/10.7441/joc.2016.03.06
Ardana, I Komang, dkk. (2012) “Manajemen Sumber Daya Manusia”. Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Ashford, S. J., Lee, C., & Bobko, P. (1989). Content, Causes, and Consequences of Job Insecurity: A Theory-Based Measure and Substantive Test. In Source: The Academy of Management Journal (Vol. 32, Issue 4). Academy.
Aydogdu, S., & Asikgil, B. (2011). An Empirical Study of the Relationship Among Job Satisfaction, Organizational Commitment and Turnover Intention. International Review of Management and Marketing, 1(Tjahyanti, 2017), 43–53. www.econjournals.com
Azizah, C. Murniningsih, R. (2022). Pengaruh Job Insecurity dan Workload terhadap Turnover Intention dengan Job Satisfaction sebagai Variabel Mediasi
Deloitte Indonesia. (2019). Millennials in Industry 4.0: a gift or a threat to Indonesian Human Resources? Deloitte Indonesia Perspectives
Greenhalgh, L., & Rosenblatt, Z. (1984). Job Insecurity: Toward Conceptual Clarity. Academy of Management Review, 9(Tjahyanti, 2017), 438–448. https://doi.org/10.5465/amr.1984.4279673
Hanafiah Mohammad. (2013). Pengaruh Kepuasan Kerja dan Ketidakamanan Kerja (Job Insecurity) dengan Intentsi Pindah Kerja (Turnover) Pada Karyawan PT.Buma Desa Suaran Kecamatan Sambaliung Kabupaten Berau. E-Journal Psikologi, 1 (Tjahyanti, 2017) 178-184
Miller, S. (2019). Generation Z and millennials seek recognition at Work. SHRM website. https://www.shrm.org/topics-tools/news/benefits-compensation/generation-z-millennials-seek-recognition-work
Minanti, P., Nurhardjo, B., & Manajemen, S. J. (2015). Pengaruh Job Insecurity, Komitmen Organisasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Turnover Intentions Melalui Stres Kerja Pada Sopir P.O Citra Wisata Mandiri (Cwm) Jember. Artikel Ilmiah Mahasiswa. Pp: 1-8.
Mobley, W. H., Horner, S. O., & Hollingsworth, A. T. (1978). An Evaluation of Precursors of Hospital Employee Turnover. In Journal of Applied Psychology (Vol. 63, Issue 4). https://doi.org/10.1037/0021-9010.63.4.408
Moslem, M., & Poerwita Sary, F. (2021). Pengaruh Ketidakamanan Kerja dan Stres Kerja Terhadap Intensi Turnover Pada Karyawan Kaltim Post Samarinda. 10(Sartika et al., 2012), 153–164. https://doi.org/10.30872/psikostudia
Nasution, W. A. (2019). Pengaruh Kepuasan Kerja Karyawan Terhadap Intensi Turnover Pada Call Center Telkomsel Di Medan.
Nurqamar, I. F., Ulfa, S., Hafizhah, I., Fadhillah, N., & Rahmi, N. (2022). The Intention of Generation Z To Apply For a Job. JBMI (Jurnal Bisnis, Manajemen, Dan Informatika), 18(Tjahyanti, 2017), 218–247. https://doi.org/10.26487/jbmi.v18i3.16493
Sartika, D., Manajemen, J., Ekonomi, F., & Negeri Semarang, U. (2012). Management Analysis Journal Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Keinginan Keluar Karyawan Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Di Cv. Putra Tama Jaya). Ika Oktavianti / Journal of Economic Education, 1(Sartika et al., 2012). http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/maj
Sverke, M., Låstad, L., Hellgren, J., Richter, A., & Näswall, K. (2019). A meta-analysis of job insecurity and employee performance: testing temporal aspects, rating source, welfare regime, and union density as moderators. In International Journal of Environmental Research and Public Health (Vol. 16, Issue 14). MDPI AG. https://doi.org/10.3390/ijerph16142536
Tjahyanti Setia & Purnomo Ranti Noviannisa. (2017). Pengaruh Job Satisfaction, Job Performance dan Workplace Environment Terhadap Employee Turnover Intention pada PT. ABC. Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia, 5 Ardana (2012).
Windiana, A. (2021). Kenapa banyak fresh graduate ingin kerja di start up? Diakses pada 9 Juni 2024, dari https://id.prosple.com/on-the-job/kenapa-banyak-fresh-graduate-ingin-kerja-di-start-up
Published
2025-02-01