Kajian Stigma Merokok pada Perokok Aktif
Abstract
Abstract. Smoking behavior is prevalent, including in Indonesia, despite its various negative impacts, such as adverse health effects. The emergence of these negative impacts can create a stigma experienced by active smokers. According to Goffman (1986), the basic definition of stigma is an attribute that greatly discredits an individual. Stuber et al. (2008) conceptualized smoking stigma as labeling, negative stereotypes, social restrictions, emotional reactions, and loss of status or discrimination that occur when a group lacking power deviates from norms. Further research has found that smokers face labeling and negative stereotypes, and that smokers perceive non-smokers as labeling them as lepers, weak-willed, foolish, uncivilized, and unclean. There is even research indicating that smokers experience feelings of separation and alienation from non-smokers (Lozano et al., 2018a). This study aims to understand how smoking stigma manifests among active smokers.
Abstrak. Perilaku merokok merupakan sebuah perilaku yang marak dilakukan termasuk di Indonesia, meskipun perilaku merokok dapat menimbulkan berbagai dampak negative seperti efek buruk pada kesehatan. Munculnya berbagai dampak negatif yang disebabkan oleh perilaku merokok, dapat memunculkan stigma yang dirasakan oleh perokok aktif. Menurut Goffman (1986), definisi dasar dari stigma adalah suatu atribut yang sangat mendiskreditkan seseorang. Stuber et al., (2008) telah mengkonseptualisasikan stigma merokok sebagai pelabelan, stereotip negatif, pembatasan sosial, reaksi emosional, dan hilangnya status atau diskriminasi yang terjadi ketika kelompok yang tidak memiliki kekuasaan menyimpang dari norma. Lebih lanjut lagi, penelitian menemukan bahwasannya perokok dikenakan pelabelan dan stereotip negatif, dan bahwa perokok menganggap bahwa orang yang bukan perokok telah menjuluki mereka sebagai penderita kusta, berkemauan lemah, bodoh, tidak beradab, dan najis, bahkan terdapat penelitian yang menemukan bahwa perokok merasakan rasa keterpisahan dan pemisahan dari nonperokok (Lozano et al., 2018a). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana gambaran stigma merokok pada perokok aktif.
References
Annisa, Haeruddin, H., & Nurbaety. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok pada Remaja Laki-laki di Kelurahan Pampang Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 2, 1095–1105. https://doi.org/10.33096/woph.v2i2.162
Ali Sodik, M. (2018). Merokok & Bahayanya (1st ed.). PT. Nasya Expanding Management.
Akbar, F. (2020). Mahasiswi perokok: Studi fenomenologi tentang perempuan perokok di kampus. Jurnal Sosiologi Dialektika, 15, 33. https://doi.org/10.20473/jsd.v15i1.2020.33-40
Azika, I. (2022). Tanggapan Lelaki Perokok di Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan terhadap Stigma Sosial Wanita Perokok. Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi, 2. https://doi.org/10.20527/jtamps.v2i2.6469
Brown-Johnson, C. G., Cataldo, J. K., Orozco, N., Lisha, N. E., Hickman, N. J., 3rd, & Prochaska, J. J. (2015). Validity and reliability of the Internalized Stigma of Smoking Inventory: An exploration of shame, isolation, and discrimination in smokers with mental health diagnoses. The American journal on addictions, 24(5), 410–418. https://doi.org/10.1111/ajad.12215
Brown-Johnson, C., & Popova, L. (2016). Exploring Smoking Stigma, Alternative Tobacco Product Use, & Quit Attempts. Health Behavior and Policy Review, 3, 13–20. https://doi.org/10.14485/HBPR.3.1.2
Brown, S. A. (2023). Are the “Big 5” Personality Traits Associated With Substance Use Self-Stigma? Journal of Drug Issues, 54, 310–325. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:257489893
Bos, A., Pryor, J., Reeder, G., & Stutterheim, S. (2013). Stigma: Advances in Theory and Research. Basic and Applied Social Psychology, 35, 1–9. https://doi.org/10.1080/0197’3533.2012.746147
Goffman, E. (1986). Stigma: Notes On The Management of A Spoiled Identity (1st Touchstone Edition). Simon & Schuster, Inc.
Halking, R., Murdiana, S., & Nurdin, M. N. H. (2022). Citra Diri Perempuan Perokok. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 1(3), 120–132.
Hamdan, Stephani. (2015). Pengaruh Peringatan Bahaya Rokok Bergambar Pada Intensi Berhenti Merokok. MIMBAR, Jurnal Sosial dan Pembangunan. 31. 241. 10.29313/mimbar.v31i1.1323.
Hammado, N. (2014). Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan dan Pembentukan Karakter Manusia. Prosiding.
Hartanto, R. S., & Dani, H. (2020). Studi Literatur: pengembangan media pembelajaran dengan software autocad. Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan, 6(1).
Kemenkes. (2013). Peraturan Mentri Kesehatan Repoblik Indonesia Nomor 28 Tahun 2013 tentang Pencantuman peringatan Kesehatan dan Informasi Kesehatan pada kemasan produk tembakau. Kemenkes Ri.
Kementerian Kesehatan. (2018). WHO: Rokok Tetap Jadi Sebab Utama Kematian dan Penyakit. P2TPM Kemkes. Retrieved from: https://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/who-rokok-tetap-jadi-sebab-utama-kematian-dan-penyakit
Lozano, P., Thrasher, J., Forthofer, M., Hardin, J., Shigematsu, L., Arillo-Santillán, E., & Fleischer, N. (2018a). Smoking-Related Stigma: A Public Health Tool or a Damaging Force? Nicotine & Tobacco Research : Official Journal of the Society for Research on Nicotine and Tobacco, 22. https://doi.org/10.1093/ntr/nty151
Lozano, P., Thrasher, J. F., Forthofer, M., Hardin, J., Shigematsu, L. M. R., Arillo Santillán, E., & Fleischer, N. L. (2018b). The role of social norms and socioeconomic status in smoking-related stigma among smokers in Mexico and Uruguay. Critical Public Health, 29(2), 215–227. https://doi.org/10.1080/09581596.2018.1440070
LeBel, T. (2008). Perceptions of and Responses to Stigma. Sociology Compass, 2, 409–432. https://doi.org/10.1111/j.1751-9020.2007.00081.x
Putri, S. E., & Hamdan, S. R. (2021). Pengaruh Stigma Merokok Terhadap Perilaku Merokok Pada Perokok Aktif Dewasa Awal Usia 18-30 Tahun. Prosiding Psikologi, 420–423.
Rochayati, A. S., & Hidayat, E. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi Perilaku Merokok remaja di sekolah Menengah kejuruan kabupaten kuningan. Jurnal Keperawatan Soedirman, 10(1), 1–11.
Stuber, J., Galea, S., & Link, B. (2008). Smoking and the Emergence of a Stigmatized Social Status. Social Science & Medicine (1982), 67, 420–430. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2008.03.010
Syaifullah, J. (2017). Representasi Kuasa Maskulinitas Dalam Iklan Rokok Gudang Garam Internasional Pria Punya Selera Di Media Iklan Luar Ruang Di Soloraya. Jurnal Ikon, 1(5), 31–41.
Varamitha, S., Akbar, S. N., & Erlyani, N. (2016). Stigma sosial pada keluarga miskin dari pasien gangguan jiwa. Jurnal Ecopsy.
Ventura, C. A. A., Carrara, B. S., da Silva, F. P., Vedana, K. G. G., dos Reis, L. N., Vidigal, B. A., & de Moura, A. L. M. (2023). Factors associated with internalized stigma in people with common mental disorders using services of Family Health Strategy. Archives of Psychiatric Nursing, 43, 57–64. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.apnu.2022.12.024