Studi Deskriptif Perilaku Impulsive Buying Produk Kosmetik pada Mahasiswa di Bandung
Abstract
Abstract. The late adolescent group is individuals who are experiencing a transition period and are trying to assert themselves and be the center of attention, in this case such as creating something new for themselves such as using cosmetics. Not infrequently, these teenagers place cosmetics as a basic need, so they tend to use their money to buy these items. This purchase gives rise to spontaneous shopping behavior without paying attention to needs. Therefore, this research aims to determine the level of impulsive buying behavior of cosmetic products among students in Bandung. Researchers used descriptive study methods with a quantitative approach. This research involved 150 active female students using a purposive sampling method. Of the 150 respondents, 114 people were at a high level, and 36 people were at a very high level. This happens because students are less able to consider and plan procedures when carrying out cosmetic purchases and only calculate on the price and losses obtained.
Abstrak. Kelompok remaja akhir merupakan individu yang sedang mengalami masa transisi dan sedang berusaha menonjolkan diri dan menjadi pusat perhatian, dalam hal ini seperti menciptakan sesuatu yang baru pada dirinya seperti menggunakan kosmetik. Tidak jarang, kalangan remaja ini menempatkan kosmetik sebagai suatu kebutuhan pokok, sehingga cenderung menggunakan uangnya untuk membeli barang-barang tersebut. Pembelian ini menimbulkan perilaku berbelanja secara spontan tanpa memperhatikan kebutuhan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat perilaku impulsive buying produk kosmetik pada mahasiswa di Bandung. Peneliti menggunakan metode studi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 150 mahasiswi aktif dengan menggunakan metode purposive sampling. Dari 150 responden, 114 orang berada pada tingkat yang tinggi, dan 36 orang berada pada tingkat sangat tinggi. Hal tersebut terjadi karena mahasiswa kurrang mampur mermpertimbangkan dan merencakan sesuatu ketika melakukan pembelian kosmetik dan hanya menekankan pada harga serta keuntungan yang diperoleh.
References
Hylander, F. (2013). To think, to feel, to have: The effects of need for cognition, hedonism and materialism on impulse buying tendencies in adolescents. Journal of European Psychology Students, 4(2), 25-32. doi: 10.5334/jeps.bh.
Sari, S. (2018). Perilaku Konsumtif Remaja Dalam Membeli Produk Fashion (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Jakarta).
Jasmadi, J., & Azzama, A. (2017). Hubungan harga diri dengan perilaku konsumtif remaja di Banda Aceh. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 1(2).
Santrock. (2007). Perkembangan remaja jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Verplanken, B., & Herabadi, A. (2001). Individual Difference in Impluse Buying.
Copp, L. T. (2019). Gen Z Named The Biggest Beauty Spenders Globally. Cosmeticsbusiness.com.https://cosmeticsbusiness.com/news/article_page/Gen_Z_named_the_biggest_beauty_spenders_globallу/157695.
Damanik, B. T., Etnawati, K., & Padmawati, R. S. (2011). Persepsi remaja putri di Kota Ambon tentang risiko terpapar kosmetik berbahaya dan perilakunya dalam memilih dan menggunakan kosmetik. Berita Kedokteran Masyarakat, 27(1), 1-9.
Suhendi, M. A., & Supraptiningsih, E. (2021). Studi Deskriptif Mengenai Impulsive Buying Kosmetik Korea pada Mahasiswi Angkatan 2017 Pendidikan Bahasa Korea Universitas X Di Bandung.
Kharisma Mawaddah, H., Supraptiningsih, E., & Stephani Raihana, H (1018). Studi Deskriptif Impulse Buying Pada Kosmetik Di Kalangan Mahasiswi Psikologi.
Arisandy, D. (2017). Kontrol diri ditinjau dari impulsive buyying pada belanja online. Jurnal Ilmiah Psyche, 11(2), 63-74.
Elizabeth Bergner, Hurlock. Child Development. 6th ed. inggris: McGraw-Hill, 1978
Ragita, S. P., & Fardana, N. A. (2021). Pengaruh keterlibatan ayah dalam pengasuhan terhadap kematangan emosi pada remaja. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 417-424.
Elnina, D. R. (2022). Kemampuan self control ditinjau dari perilaku impulsive buying terhadap produk fashion pada mahasiswa. Psikodinamika: Jurnal Literasi Psikologi, 2(1), 01-19.