Hubungan Dukungan Sosial dengan Konsep Diri pada Mahasiswa Korban Kekerasan dalam Pacaran di Kota Bandung

  • Alifah Dama Kahathur Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
  • Farida Coralia Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung
Keywords: Dukungan Sosial, Konsep Diri, Kekerasan dalam Pacaran

Abstract

Abstract. Dating is a process of building personal relationships that can provide emotional experiences; however, in some cases, dating can lead to violence that affects psychological well-being, especially among college students. One of the protective factors against dating violence is social support, which plays an important role in shaping the self-concept of students who are victims of such violence. This study aims to examine the relationship between social support and self-concept in college students who have experienced dating violence. A correlational approach was used, involving 164 participants aged 18–27 years, selected through purposive sampling. Data were collected using the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) to measure social support and the Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) to measure self-concept. The results showed that the majority of participants had low levels of social support (79.3%) and low self-concept (75.6%). Spearman’s rho test revealed a significant positive relationship between social support and self-concept (r = 0.524, p < 0.01), indicating that the higher the social support, the more positive the self-concept of college students who are victims of dating violence.

Abstrak. Pacaran adalah proses membangun hubungan pribadi yang dapat memberikan pengalaman emosional, namun dalam beberapa kasus, pacaran dapat menimbulkan kekerasan yang memengaruhi kesejahteraan psikologis, terutama pada mahasiswa. Salah satu faktor pencegah kekerasan dalam pacaran adalah dukungan sosial, yang berperan penting dalam membentuk konsep diri mahasiswa korban kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan konsep diri pada mahasiswa korban kekerasan dalam pacaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional dengan melibatkan 164 partisipan berusia 18-27 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial, dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) untuk mengukur konsep diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan memiliki tingkat dukungan sosial rendah (79,3%) dan konsep diri rendah (75,6%). Uji Spearman’s rho mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan konsep diri (r = 0,524, p < 0,01), menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial maka semakin positif konsep diri mahasiswa korban kekerasan dalam pacaran.

References

Amithasari, I., & Khotimah, H. (2021). Pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap harga diri perempuan korban kekerasan dalam pacaran. Jurnal Psikologi Tabularasa, 16(2), 83-92. https://doi.org/10.26905/jpt.v16i2.7699
Hendriyanti, F. (2024). Pengaruh dukungan sosial terhadap psychological well-being remaja korban kekerasan dalam pacaran [Thesis, Universitas Airlangga]. Universitas Airlangga Repository. https://repository.unair.ac.id/133623/
Hapsari, N. K. A. M. Y., Az Zahra, A. C., & Anggini, C. T. (2022). The role of forgiveness and social support on psychological well-being among women in dating violence. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 13(2), 130-143. https://doi.org/10.1234/jptt.v13i2.12345
Mariani, H., & Diana, R. (2020). Kekerasan dalam pacaran: Perspektif psikologi dan teologi. Jurnal Penelitian Psikologi, 4(1), 94-105.
Marita, V. F., & Rahmasari, D. (2021). Resiliensi perempuan korban kekerasan dalam hubungan pacaran. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 8(5), 109–121. https://doi.org/10.26740/cjpp.v8i5.41309
Meilinda, A., & Kristinawati, W. (2024). Studi kasus learned optimism dalam membantu wanita dewasa penyintas kekerasan dalam pacaran. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(3), 2116-2122. https://doi.org/10.33087/jiubj.v24i3.5467
Nurmawati, E. I., & Ramadhani, A. P. (2023). Post traumatic growth terhadap remaja perempuan korban kekerasan seksual. Dalam Seminar Nasional Psikologi 2023 (hal. 192-198). Fakultas Psikologi Universitas Merdeka Malang.
Putri Ayu Darma, Y., Sandri, R., & Juliadilla, R. (2023). Pengaruh konsep diri terhadap kecenderungan menjadi korban kekerasan dalam pacaran pada mahasiswa di Kota Malang. Seminar Nasional Sistem Informasi 2023. Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Merdeka Malang.
Rosenberg, M. (1965). Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). APA PsycTests. https://doi.org/10.1037/t01038-000
Santoso, A. B., & Subroto, U. (2024). Gambaran memaafkan pada perempuan yang mengalami kekerasan dalam pacaran. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 4(4), 283-287. https://jurnalp4i.com/index.php/paedagogy
Silalahi, Ulber. (2015). Metode Penelitian Sosial Kuantitatif. Bandung: PT. Refika Aditama.
Sulistiani, W., Fajrianthi, & Kristiana, I. F. (2022). Validation of the Indonesian version of the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS): A Rasch model approach. Jurnal Psikologi, 21(1), 89-103.
Viskarini, A., & Suharsono, S. (2023). Dukungan sosial dan harga diri pada remaja yang mengalami pelecehan seksual.
Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The multidimensional scale of perceived social support. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30–41. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa5201_2
Published
2025-01-31