Peran Forgiveness dalam Proses Pemulihan Penyintas Cyber Dating Violence

  • Syilfa Nur Auliya Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
  • Yunita Sari Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
Keywords: Forgiveness, Cyber Dating Violence, Emerging Adulthood

Abstract

Abstract. Cyber Dating Violence (CDV) is a form of violence in romantic relationships that occurs through digital media and has increasingly become a concern among individuals in emerging adulthood. This form of violence can negatively impact survivors' psychological well-being, including increased stress, trauma, and decreased self-esteem. One of the key recovery strategies is forgiveness, which can help reduce negative emotions, rebuild self-identity, and enhance psychological well-being. This study employs a scoping review methodology to explore the factors influencing the forgiveness process in CDV survivors. The review highlights the role of forgiveness in three main aspects: positive emotional growth, self-reconstruction, and improved quality of life. Findings indicate that forgiveness is not merely about absolving the perpetrator but also a healing process that allows survivors to regain control over their lives. Through a comprehensive literature review, this study provides a deeper understanding of the dynamics of forgiveness in CDV survivors and its implications for psychological interventions and recovery policies. The findings are expected to serve as a foundation for future research and the development of more effective rehabilitation strategies for CDV survivors.

Abstrak. Cyber Dating Violence (CDV) merupakan bentuk kekerasan dalam hubungan romantis yang terjadi melalui media digital dan semakin menjadi perhatian di kalangan individu usia dewasa awal. Kekerasan ini dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis penyintas, termasuk peningkatan stres, trauma, dan penurunan harga diri. Salah satu strategi pemulihan yang berperan penting adalah pemaafan (forgiveness), yang dapat membantu mengurangi emosi negatif, membangun kembali identitas diri, serta meningkatkan kesejahteraan psikologis penyintas. Penelitian ini menggunakan metode scoping review untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi proses pemaafan pada penyintas CDV. Kajian ini menyoroti peran pemaafan dalam tiga aspek utama, yaitu pertumbuhan emosional yang positif, rekonstruksi diri, dan peningkatan kualitas hidup. Temuan menunjukkan bahwa pemaafan bukan hanya sekadar tindakan memberi maaf kepada pelaku, tetapi juga proses pemulihan yang memungkinkan penyintas memperoleh kembali kendali atas kehidupannya. Melalui tinjauan literatur, penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika pemaafan pada penyintas CDV serta implikasinya terhadap intervensi psikologis dan kebijakan pemulihan. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi penelitian lebih lanjut serta pengembangan strategi rehabilitasi yang lebih efektif bagi penyintas CDV.

References

Annisa, K. S., & Yulia, C. (2023). PEMAAFAN PADA PEREMPUAN YANG MENGALAMI KEKERASAN DALAM BERPACARAN (STUDI KASUS PADA MAHASISWI PERGURUAN SWASTA DI JAKARTA TIMUR). Research and Development Journal of Education, 9(2), 937. https://doi.org/10.30998/rdje.v9i2.19485
Anwar, N. P., & Nur, H. (2024). Gambaran Pemilihan Pasangan Hidup (Mate Selection) Perempuan Dewasa Awal Ditinjau dari Keterlibatan Ayah . Jurnal Psikologi Malahayati, 6(1), 91–106.
Arksey, H., & O’Malley, L. (2005). Scoping studies: towards a methodological framework. International Journal of Social Research Methodology, 8(1), 19–32. https://doi.org/10.1080/1364557032000119616
Borrajo, E., Gámez-Guadix, M., & Calvete, E. (2015). Cyber Dating Abuse: Prevalence, Context, and Relationship with Offline Dating Aggression. Psychological Reports, 116(2), 565–585. https://doi.org/10.2466/21.16.PR0.116k22w4
Davidson, M. M., Lozano, N. M., Cole, B. P., & Gervais, S. J. (2015). Relations Between Intimate Partner Violence and Forgiveness Among College Women. Journal of Interpersonal Violence, 30(18), 3217–3243. https://doi.org/10.1177/0886260514555008
Enright, R. D., & Fitzgibbons, R. P. (2015). Forgiveness therapy: An empirical guide for resolving anger and restoring hope. American Psychological Association. https://doi.org/10.1037/14526-000
Flasch, P., Murray, C. E., & Crowe, A. (2017). Overcoming Abuse: A Phenomenological Investigation of the Journey to Recovery From Past Intimate Partner Violence. Journal of Interpersonal Violence, 32(22), 3373–3401. https://doi.org/10.1177/0886260515599161
Galende, N., Ozamiz-Etxebarria, N., Jaureguizar, J., & Redondo, I. (2020).

Cyber Dating Violence Prevention Programs in Universal Populations: A Systematic Review

. Psychology Research and Behavior Management, Volume 13, 1089–1099. https://doi.org/10.2147/PRBM.S275414
Ginting, T. I., & Sakti, H. (2015). Dinamika Pemaafan Pada Remaja Putri Yang Mengalami Kekerasan Dalam Pacaran. Jurnal Empati, 4(1), 182–187.
Hall, J. H., & Fincham, F. D. (2005). Self–Forgiveness: The Stepchild of Forgiveness Research. Journal of Social and Clinical Psychology, 24(5), 621–637. https://doi.org/10.1521/jscp.2005.24.5.621
Hidranto Firman. (2023, June 26). Memenuhi Layanan Digital hingga Pelosok. INDONESIA.GO.ID.
Hikmatunnazah, N., & Sakti, D. V. (2022). PERJALANAN PEMULIHAN PENYINTAS CYBER DATING ABUSE: INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANAL. Jurnal EMPATI, 11(4), 287–294. https://doi.org/10.14710/empati.0.36479
Huwae, A. (2021). Pemaafan Pada Penyintas Kekerasan Seksual Dalam Berpacaran Ditinjau Dari Big-Five Personality. Jurnal Psikologi , 17(1), 59–69.
Kim, J. J., Payne, E. S., & Tracy, E. L. (2022). Indirect Effects of Forgiveness on Psychological Health Through Anger and Hope: A Parallel Mediation Analysis. Journal of Religion and Health, 61(5), 3729–3746. https://doi.org/10.1007/s10943-022-01518-4
Kudus, D. M. M., Keraf, M. K. P. A., Panis, M. P., & Junias, M. S. (2023). Relationship Between Self Control and Cyber Dating Violence In Couples Who Have Long Distance Relationships. Journal of Health and Behavioral Science, 5(1), 46–55. https://doi.org/10.35508/jhbs.v5i1.8555
McCullough, M. E., Root, L. M., & Cohen, A. D. (2006). Writing about the benefits of an interpersonal transgression facilitates forgiveness. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 74(5), 887–897. https://doi.org/10.1037/0022-006X.74.5.887
McCullough, M. E., Worthington, E. L., & Rachal, K. C. (1997). Interpersonal forgiving in close relationships. Journal of Personality and Social Psychology, 73(2), 321–336. https://doi.org/10.1037/0022-3514.73.2.321
Natasya, G. Y., & Susilawati, L. K. (2020). Pemaafan Pada Remaja Perempuan Yang Mengalami Kekerasan Dalam Pacaran. Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi, 1(3), 169. https://doi.org/10.24014/pib.v1i3.9913
Pariartha, N. K. A. M. Y. H., Az Zahra, A. C., Anggini, C. T., & Eva, N. (2022). The Role of Forgiveness and Social Support on Psychological Well Being Among Women in Dating Violence. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 13(2), 130–143. https://doi.org/10.26740/jptt.v13n2.p130-143
Permana, M. H., & Koesanto, S. (2023). Analisis Media Komunikasi Online terkait Pelecehan Seksual dalam Chatbot di Telegram. IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Informasi, 3(1), 38–44. https://doi.org/10.33830/ikomik.v3i1.5447
Reza, F. A., Widyana, R., & Fatmah, S. N. (2020). Empathy Training to Increasing Forgiveness on Female Students of Violence in Dating Relationship. Jurnal Psikologi, 16(1), 7–16.
Rochimah, T. H. N., & Rahmawati, W. (2021). Portrait of Cyber Sexual Violence Understanding on Indonesia Millennials. https://doi.org/10.2991/assehr.k.211227.027
Salsabila, A., & Dwarawati, D. (2022). Hubungan antara Forgiveness dan Post Traumatic Growth pada Perempuan Korban Kekerasan dalam Pacaran pada Usia Dewasa Awal di Kota Bandung. Jurnal Riset Psikologi, 1(2), 124–131. https://doi.org/10.29313/jrp.v1i2.558
Stonard, K. E. (2019). Technology-Assisted Adolescent Dating Violence and Abuse: A Factor Analysis of the Nature of Electronic Communication Technology Used Across Twelve Types of Abusive and Controlling Behaviour. Journal of Child and Family Studies, 28(1), 105–115. https://doi.org/10.1007/s10826-018-1255-5
Syahputri, S. E., & Khoirunnisa, R. N. (2021). Hubungan Antara Komitmen dengan Forgiveness dalam Menghadapi Konflik pada Dewasa Muda yang Menjalin Hubungan Jarak Jauh. Character: Jurnal Penelitian Psikolog, 8(9), 142–153.
Theofani, E., & Herdiana, I. (2020). Meningkatkan resiliensi penyintas pelesual melalui terapi pemaafan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 8(1), 1. https://doi.org/10.22219/jipt.v8i1.9865
Untari, P. (2014). Hubungan Antara Empati Dengan Sikap Pemaaf Pada Remaja Putri yang Mengalami Kekerasan Dalam Berpacaran. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2). https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v2i2.3646
Zweig, J. M., Lachman, P., Yahner, J., & Dank, M. (2014). Correlates of Cyber Dating Abuse Among Teens. Journal of Youth and Adolescence, 43(8), 1306–1321. https://doi.org/10.1007/s10964-013-0047-x
Published
2025-01-30