Pengaruh Kontrol Diri terhadap Perilaku Impulsive Buying pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial Tiktok di Bandung
Abstract
Abstract. The rapid development of technology has greatly facilitated purchasing activities, including those conducted through social media. TikTok Shop, a new feature of the TikTok application, has become a popular platform for online shopping in Indonesia. This study aims to examine the effect of self-control on impulsive buying behavior among TikTok social media users.This research uses a quantitative method, involving 374 student respondents in Bandung, aged 17-25 years, who actively use TikTok. The study employs the Impulsive Buying Scale (IBS) to measure impulsive buying behavior and the Self-Control Scale (SCS) to measure self-control.The results show that the majority of TikTok users among students in Bandung exhibit high levels of self-control, while their impulsive buying behavior is generally categorized as low. Furthermore, self-control significantly influences impulsive buying behavior among TikTok users in Bandung. This is supported by an F-calculated value (Fₕᵢₜᵤₙg) of 3.393, which exceeds the F-table value (Fₜₐᵦₑₗ) of 3.8728, and a significance value of 0.000, which is less than 0.05. These findings indicate that the null hypothesis (H₀) is rejected, and the alternative hypothesis (Hₐ) is accepted.The data confirm that self-control significantly affects impulsive buying behavior among TikTok users in Bandung.
Abstrak. Perkembangan teknologi yang pesat juga mempermudah aktivitas pembelian, termasuk melalui media sosial. TikTok Shop, sebuah fitur baru dari aplikasi TikTok yang menjadi platform populer untuk berbelanja online di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri terhadap perilaku Impulsive Buying pada pengguna media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan partisipan 374 responden mahasiswa/i di Bandung, berusia 17-25 tahun, pengguna media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan alat ukur Impulsive Buying Scale (IBS) untuk Impulsive Buying dan Self Control Scale (SCS) untuk Kontrol Diri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa menunjukkan tingkat kontrol diri pengguna media sosial Tiktok pada mahasiswa/i di Bandung mayoritas berada pada kategori tinggi dan tingkat perilaku Impulsive Buying pengguna media sosial Tiktok pada mahasiswa/i di Bandung berada pada kategori rendah. Selain itu, kontrol diri berpengaruh terhadap Impulsive Buying pengguna media sosial Tiktok pada Mahasiswa di Bandung. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung 3,393 > Ftabel 3,8728 atau sig sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Data tersebut menunjukkan bahwa kontrol diri secara signifikan mempengaruhi Implusive Buying diantara mahasiswa/i yang menggunakan TikTok di Bandung.
References
[2] Ramadhan, R. & Kurnianto, K. S. (2022). Survei: 45% Masyarakat Indonesia Doyan Belanja di TikTok Shop. KumparanTECH. https://kumparan.com/kumparantech/survei-45-masyarakat-indonesia-doyan-belanja-di-tiktok-shop-1yuKNSdzT2z/full.
[3] Komalasari, T. D. (2020). Belanja Online Meningkat 400 Persen, Bpkn: Masih Banyak Dikeluhkan Konsumen. PikiranRakyat.com. Diambil Dari http://www.PikiranRakyat.com.
[4] Ulya, F. N. D. E. (2021). Riset: Masyarakat Lebih Banyak Belanja Online Dibanding Offline . Kompas.Com. https://money.kompas.com/read/2021/10/22/211000926/risetmasyarakatlbi h-banyak-belanja-online-dibanding-offline.
[5] Verplanken, B., & Herabadi, A. (2001). Individual differences in impulse buying tendency: Feeling and no thinking. European Journal of Personality, 15(1 SUPPL.). https://doi.org/10.1002/per.423.
[6] Pangkaca, N., Rejeki, A., & Sholichah, I. F. (2021). PENGARUH KONTROL DIRI TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF BELANJA ONLINE PADA KARYAWAN DEPARTMENT STORE. Jurnal Indonesia Sosial Sains , 2.
[7] Deborah, I., Oesman, Y. M., & Yudha, R. T. B. (2022). Social media and impulse buying behavior: The role of hedonic shopping motivation and shopping orientation. Jurnal Manajemen Maranatha, 22(1), 65–82. https://doi.org/10.28932/jmm.v22i1.5450.
[8] Nafeesa, & Eryanti, N. (2021). Hubungan Antara Harga Diri Dengan Perilaku Impulsive Buying Pada Remaja Penggemar K-Pop. 21(2), 79–86. https://doi.org/10.31294/jc.v19i2.
[9] Rizkya Elnina, D. (2022). Kemampuan self control mahasiswa ditinjau dari perilaku impulsive buying terhadap produk fashion. PSIKODINAMIKA: Jurnal Literasi Psikologi, 2(1), 001–019
[10] inayah. (2023). PENGARUH SELF CONTROL DAN KUALITAS WEBSITE TERHADAP IMPULSIVE BUYING MAHASISWI PSIKOLOGI UIN MALANG PENGGUNA SHOPEE.
[11] Rahman Afandi, A., & Hartati, S. (2017). Pembelian Impulsif pada Remaja Akhir Ditinjau dari Kontrol Diri. GADJAH MADA JOURNAL OF PSYCHOLOGY, 3(3), 123–130.
[12] Pangkaca, N., Rejeki, A., & Sholichah, I. F. (2021). PENGARUH KONTROL DIRI TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF BELANJA ONLINE PADA KARYAWAN DEPARTMENT STORE. Jurnal Indonesia Sosial Sains , 2.
[13] Furgani, A. D. (n.d.). PENGARUH MOTIVASI BELANJA HEDONIS DAN KEPRIBADIAN HEXACO TERHADAP KECENDERUNGAN IMPULSIVE BUYING PADA MAHASISWA.
[14] Arifin, H. H., & Milla, M. N. (2020). Adaptasi dan properti psikometrik skala kontrol diri ringkas versi Indonesia. Jurnal Psikologi Sosial, 18(2),179–195. https://doi.org/10.7454/jps.2020.18.
[15] Siregar, N. F., & Rini, Q. K. (2019). REGULASI DIRI DAN IMPULSIVE BUYING TERHADAP PRODUK FASHION PADA REMAJA PEREMPUAN YANG BERBELANJA ONLINE. Jurnal Psikologi, 12(2), 213–224. https://doi.org/10.35760/psi.2019.v12i2.2445
[16] Rachmatillah Fauzi, F., & Balgies, S. (2023). Self-control-Impulsive Buying: Emotional Maturity sebagai Mediator. Jurnal Penelitian Psikologi , 14(2). https://doi.org/10.29080/jpp.v14i2.1020.