Studi Komparatif Keterampilan Sosial Siswa SMA di Wilayah Kota dan Desa
Abstract
Abstract. This study aims to analyze and compare the social skills of high school students in Sumedang based on the area where the school is located, namely urban and rural areas. The subjects of this study involved 100 students selected using cluster sampling techniques. The data collection instrument was the MESSY social skills scale which had been adapted into Indonesian by Adelia Septanti. The data were analyzed using descriptive statistical methods and using the Mann Whitney test. The results of the study showed that overall the social skills of high school students in Sumedang were classified as low. In the dimension of aggressiveness, most students were in the medium category. The dimension of assertiveness was in the high category, arrogance in the medium category, while the dimension of loneliness was in the low category. Women's social skills were higher than men's. The results of the Mann Whitney test were greater than 0.05 (0.754> 0.05) which means that there was no significant difference in social skills between respondents living in urban and rural areas.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan keterampilan sosial siswa SMA di Kabupaten Sumedang berdasarkan wilayah tempat sekolah, yaitu daerah perkotaan dan pedesaan. Subjek penelitian ini melibatkan 100 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Instrumen pengumpulan data adalah skala keterampilan sosial MESSY yang telah diadaptasi ke bahasa Indonesia oleh Adelia Septanti. Data dianalisis menggunakan metode statistika deskriptif dan menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan keterampilan sosial siswa SMA di Kabupaten Sumedang tergolong rendah. Pada dimensi agresivitas, sebagian besar siswa berada pada kategori sedang. Dimensi asertivitas berada pada kategori tinggi, kesombongan pada kategori sedang, sedangkan dimensi kesepian pada kategori rendah.. Keterampilan sosial perempuan lebih tinggi daripada laki-laki. Hasil uji Mann Whitney lebih besar dari dari 0.05 (0. 754 > 0.05) yang artinya tidak terdapat perbedaan keterampilan sosial yang signifikan antara responden yang tinggal di perkotaan dan pedesaan.
References
Aliyah, P. N., & Sulisworo Kusdiyati. (2021). Pengaruh Perceived Social Support terhadap Psychological Distress pada Remaja SMA di Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Riset Psikologi, 1(1), 59–68. https://doi.org/10.29313/jrp.v1i1.226
Alfianti, R., Suprapta, B., & Andayani, E. (2019). Model pembelajaran interaktif dan keterampilan sosial terhadap hasil belajar kognitif siswa pada pembelajaran sejarah di sma. Jurnal Pendidikan Teori Penelitian Dan Pengembangan, 4(7), 938. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i7.12636
Aristuti, N. M. M. P. (2021). Gambaran Keterampilan Sosial Siswa Selama Mengikuti Pembelajaran Daring Di Sekolah Dasar X. Talenta: Jurnal Psikologi, 7(1), 1–6.
Cahyani, A. and Widodo, S. (2022). Pentingnya pendidikan anti bullying di sekolah menengah atas. Jurnal Penelitian Pendidikan, 14(1), 49-56. https://doi.org/10.21137/jpp.2022.14.1.7
Desfitri, F. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Video Vlog Untuk Meningkatkan Keterampilan Siswa ki 4 Pada kd 4.7 Dalam Pembelajaran Sejarah di SMAN 3 Payakumbuh. Jurnal Kronologi, 4(2), 98-111. https://doi.org/10.24036/jk.v4i2.425
Dianita Maulinda, & Makmuroh Sri Rahayu. (2022). Pengaruh Mindfulness terhadap Stres Akademik pada Siswa SMAN X Cianjur di Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Riset Psikologi, 1(2), 100–108. https://doi.org/10.29313/jrp.v1i2.461
Jayanti, M. (2024). Penguatan kompetensi sosial dan emosional siswa melalui pelatihan guru penggerak di bima. Taroa Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 9-17. https://doi.org/10.52266/taroa.v3i1.2516
Khairani, A. P., & Nugraha, S. P. (2022). Dukungan Sosial dan Self-Regulated Online Learning Belajar Matematika Siswa SMA di Masa Pandemi. Jurnal Riset Psikologi, 2(2), 85–96. https://doi.org/10.29313/jrp.v2i2.1597
Machmud, H., Alim, N., & Ulviya, L. (2020). Keterampilan sosial anak suku bajo di sulawesi tenggara. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 787. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.459
Mahendika, D. and Sijabat, S. (2023). Pengaruh dukungan sosial, strategi coping, resiliensi, dan harga diri terhadap kesejahteraan psikologis siswa sma di kota sukabumi. Jurnal Psikologi Dan Konseling West Science, 1(02), 76-89. https://doi.org/10.58812/jpkws.v1i02.261
Matson, L. Johnny. (2009). Social Behavior and Skills in Children. USA: Springer
Rahma, U., Pramitadewi, R., Faizah, F., & Perwiradara, Y. (2020). Pengaruh persepsi dukungan sosial terhadap kesejahteraan di sekolah siswa sma. Jurnal Psikologi Ulayat, 7(2), 163-176. https://doi.org/10.24854/jpu106
Sánchez, R. (2024). Strengthening socioemotional skills in general high school students by skills. International Journal of Human Sciences Research, 4(16), 2-7. https://doi.org/10.22533/at.ed.5584162408059
Solissa, E. (2024). Analisis implementasi metode pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan prestasi belajar di sekolah dasar. Al-Madrasah Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(2), 558. https://doi.org/10.35931/am.v8i2.3284
Sudaryanti, S. (2024). Pengembangan kemampuan motorik dan sosial emosional anak usia dini menggunakan permainan tradisional. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 114-125. https://doi.org/10.21831/jpa.v13i1.387
Tazkia, H. (2024). Perkembangan sosial emosional anak usia dasar di lingkungan sekolah. PGSD, 1(3), 8. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.557
Teodoro, M. L. M., & Kippler, C. K. (2005). The Matson Evaluation of Social Skill With Youngsters (MESSY) and its adaptation for Brazilian children and adolescents. International Journal of Psychology, 39(2).
Walton, K. (2023). Social and emotional skills predict postsecondary enrollment and retention. Journal of Intelligence, 11(10), 186. https://doi.org/10.3390/jintelligence11100186