Dinamika Interaksi Pasangan Suami Istri pada Era Digital

  • Ilkham Aiman Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
  • Agus Budiman
Keywords: Interaksi Pasangan Suami Istri, Pasangan, Era Digital

Abstract

Abstract. Spousal interaction is vital for fostering healthy and harmonious relationships. However, the rise of information and communication technology in the digital era has significantly altered how couples interact. Gadgets and social media can enhance communication but also disrupt direct interaction, potentially reducing relationship quality. This study explores how couples manage communication, resolve conflicts, and maintain harmony amid rapid technological advancements. Using a qualitative method with a phenomenological approach, the research involved two couples (four individuals) selected through purposive sampling. The criteria included being married for at least seven years (indicating relationship experience and maturity), holding stable jobs, and residing in Bandung. Data were collected through interviews and analyzed using Descriptive Phenomenological Analysis. The results reveal four key themes: the impact of gadget usage, interaction balance, emotional connectedness, and gadgets' influence on communication. Effective gadget management emerged as crucial for maintaining communication and harmony. One couple succeeded in setting boundaries to create quality time together, enhancing their connection. In contrast, the other faced challenges from excessive gadget use, leading to reduced intimacy. This study highlights the importance of balancing technology use with nurturing emotional bonds to sustain spousal harmony in the digital age.

Abstrak. Interaksi pasangan suami istri sangat penting untuk membangun hubungan yang sehat dan harmonis. Namun, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah mengubah cara pasangan berinteraksi. Gadget dan media sosial dapat meningkatkan komunikasi, namun juga dapat mengganggu interaksi langsung, yang berpotensi mengurangi kualitas hubungan. Penelitian ini mengkaji bagaimana pasangan mengelola komunikasi, menyelesaikan konflik, dan menjaga keharmonisan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, penelitian ini melibatkan dua pasangan (empat individu) yang dipilih melalui purposive sampling. Kriteria pemilihan meliputi pasangan yang telah menikah selama minimal tujuh tahun (menunjukkan pengalaman dan kedewasaan hubungan), memiliki pekerjaan yang stabil, dan tinggal di Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis dengan Descriptive Phenomenological Analysis. Hasil penelitian mengungkapkan empat tema utama: dampak penggunaan gadget, keseimbangan interaksi, keterikatan emosional, dan pengaruh gadget terhadap komunikasi. Manajemen gadget yang efektif muncul sebagai kunci untuk mempertahankan komunikasi dan keharmonisan. Salah satu pasangan berhasil menetapkan batasan untuk menciptakan waktu berkualitas bersama, yang meningkatkan hubungan mereka. Sebaliknya, pasangan lainnya menghadapi tantangan akibat penggunaan gadget yang berlebihan, yang menyebabkan berkurangnya keintiman. Penelitian ini menyoroti pentingnya menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan memelihara ikatan emosional untuk menjaga keharmonisan pasangan di era digital.

References

Adel, S. A. (2023). Pengaruh teknologi informasi dan komunikasi terhadap pendidikan Indonesia di era digital. Kompasiana.com. Jakarta. https://www.kompasiana.com

Ahmad, N. A. (2023, January 27). 9 Masalah Akibat Kurang Komunikasi Dalam Rumah Tangga, Wajib Dipahami! | Orami. Origami.Co.Id. https://www.orami.co.id/magazine/komunikasi-dalam-rumah-tangga.

Aksenta, A., Irmawati, I., Ridwan, A., Hayati, N., Sepriano, S., Herlinah, H., ... & Ginting, T. W. (2023). Literasi Digital: Pengetahuan & Transformasi Terkini Teknologi Digital Era Industri 4.0 Dan Sociaty 5.0. Pt. Sonpedia Publishing Indonesia.

Alia, Tesa. (2018). Pendampingan Orang Tua Pada Anak Usia Dini Dalam Penggunaan Teknologi Digital. A Journal of Languange, Literature, Culture, and Education POLYGLOT. 14(1).

Ambarwati, D., Wibowo, U. B., Arsyiadanti, H., & Susanti, S. (2021). Studi literatur: Peran inovasi pendidikan pada pembelajaran berbasis teknologi digital. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(2), https://doi.org/10.21831/jitp.v8i2.43560

Ames, M. G. (2013). Managing Mobile Multitasking: The Culture Of Iphones On Stanford Campus. Proceedings Of The ACM Conference On Computer Supported Cooperative Work, CSCW. https://doi.org/10.1145/2441776.2441945

Bruckman, A., ACM Digital Library., & ACM Special Interest Group On Computer-Human Interaction. (2013). Proceedings Of The 2013 Conference On Computer Supported Cooperative Work. ACM.

Bowen, M. (1978). Family therapy in clinical practice. New York: Jason Aronson.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry And Research Design: Choosing Among Five Approaches. India: Sage Publications.

Daniswara, R. A., & Risko Faristiana, A. (2023). Transformasi Peran Dan Dinamika Keluarga Di Era Digital Menjaga Keluarga Dalam Revolusi Industri 4.0 Tantangan Dalam Perubahan Sosial. Jispendiora: Jurnal Ilmu Sosial, 2(2). https://doi.org/10.56910/jispendiora.v2i1

Danuri, M. (2019). Perkembangan dan transformasi teknologi digital. Jurnal Infokam, 15(2),. https://doi.org/10.53845/infokam.v15i2.178

Dzar Nurul Halimah, & Nawangsih, E. (2021). Studi Deskriptif Mengenai Happiness pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial di Kota Bandung. Jurnal Riset Psikologi, 1(1), 7–11. https://doi.org/10.29313/jrp.v1i1.87

Devito, J. A. (1997). Komunikasi Antar Manusia (5th ed.). Jakarta: Professionals Books.

Devitt, K., & Roker, D. (2009). The Role Of Mobile Phones In Family Communication. Children And Society, 23(3), 189–202. https://doi.org/10.1111/j.1099-0860.2008.00166.x

Galvin, K. M., Bylund, C. L., & Hecht, M. L. (2021). Family Communication: Theory And Practice. Hertlein, K. M. (2012). Digital Dwelling: Technology In Couple And Family Relationships. Family Relations, 61(3), 374–387. https://doi.org/10.1111/j.1741-3729.2012.00702.x

Hadiono, K., & Santi, R. C. N. (2020). Menyongsong Transformasi Digital.

Kahija, Y. L. (2019). Penelitian Fenomenologis Deskriptif (PFD): Analisis Data. Ganjar Sudibyo (Ed.), Penelitian Fenomenologis Jalan Memahami Pengalaman Hidup (pp. 163-166). Yogyakarta: Kanisius.

Kilber, J., Barclay, A., & Ohmer, D. (2014). Seven Tips For Managing Generation Y. Journal Of Management Policy And Practice, 15(4).

Kildare, C. A., & Middlemiss, W. (2017). Impact Of Parents Mobile Device Use On Parent-Child Interaction: A Literature Review. Computers In Human Behavior, 75, 579–593. https://doi.org/10.1016/j.chb.2017.06.003

Knitter, B., & Zemp, M. (2020). Digital Family Life: A Systematic Review Of The Impact Of Parental Smartphone Use On Parent-Child Interactions. Digital Psychology, 1(1), 29-43. https://doi.org/10.24989/dp.v1i1.1809

Muliani, A., Karimah, M., Liana, M. A., Anodhea, S., Pramudita, E., Riza, M. K., & Indramayu, A. (2021). Pentingnya Peran Literasi Digital Bagi Mahasiswa Di Era Revolusi Industri 4.0 Untuk Kemajuan Indonesia. Journal Of Education And Technology. http://jurnalilmiah.org/journal/index.php/jet

Nizar, M., Saputra, A., Rahellita, A., Al Ayubbi, P., Hamsyah, Q. R., Ardiansyah, M. F., Habib Zakaria, M., Radianto, D. O., Studi, P., Peerpipaan, T., Perkapalan, P., & Surabaya, N. (2023). Analisis Pengaruh Teknik Digital Dalam Interaksi Sosial Dalam Era Digital. Visa: Journal Of Visions And Ideas, 3(3), 552.

Poerwandari, E. K. (2009). Pendekatan Kualitatif Untuk Penelitian Perilaku Manusia. LPSP3UI.

Pratiwi, N., Arif Maulana, N., Ismail, A. Z., Uin, S., Gunung, D., & Bandung, I. (2023). Dinamika Interaksi Keluarga Dalam Era Digital: Implikasi Terhadap Hubungan Orang Tua-Anak. P Ol I T I C A, 13(2), 77–86. https://doi.org/10.15575/socio-politica.v13i2.26319

Rakhmaniar, A. (2023). Analisis naratif tentang pengalaman komunikasi interpersonal pada pasangan muda. Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial, 1(1), 124–142. https://doi.org/10.59581/harmoni-widyakarya.v1i1.3719

Rahmawati, R., & Gazali, M. (2018). Pola Komunikasi Dalam Keluarga. Al-Munzir, 11(2), 327-245.

Reflianof. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Komunikasi Dalam Keluarga (Studi Pada Remaja Di Komplek Taman Bariang Indah Kota Padang). Sarjana Thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

Sampe, N., Tinggi, S., Kristen, A., Toraja, N., Toraja, T., & Selatan, S. (2019). Bia. In Copyright©. http://www.jurnalbia.com/index.php/bia

Saputra, S. (2020). Efektivitas Komunikasi Interpersonal Dalam Kegiatan Pembelajaran Melalui Media Whatsapp Group. Professional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 7(1), 11-21. https://doi.org/10.37676/professional.v7i1.1087

Susanta, H. S., Arief, E., & Sarmiati, S. (2020). Dinamika Komunikasi Orangtua Dengan Anak Remaja Di Kota Padang. Jike: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek, 3(2). https://doi.org/10.32534/jike.v3i2.928

Salsabila Auliannisa, & Muhammad Ilmi Hatta. (2022). Hubungan Social Comparison dengan Gejala Depresi pada Mahasiswa Pengguna Instagram. Jurnal Riset Psikologi, 1(2), 147–153. https://doi.org/10.29313/jrp.v1i2.56

Wahyuni, E., Tahidina, L., Kolarsi, L., Pascasarjana, L., Sultan, I., & Gorontalo, A. (2022). Korelasi Seks Dan Keluarga Harmonis. In Journal Hukum Islam (Vol. 3, Issue 1). http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/135/jtptunimus-gdl-handayanin-6725-2-babii.pdf

Zis, S. F., Effendi, N., & Roem, E. R. (2021). Perubahan Perilaku Komunikasi Generasi Milenial Dan Generasi Z Di Era Digital. Satwika: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 5(1), 69–87. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15550

Zamila, N., & Nugrahawati, E. N. (2023). Pengaruh Kepribadian (Five Factor Personality) terhadap Perilaku Cyberbullying pada Pengguna Media Sosial. Jurnal Riset Psikologi, 61–68. https://doi.org/10.29313/jrp.v3i1.2060

Published
2025-01-27