Studi Komparasi Critical Thinking Siswa SMP dalam Pembelajaran Matematika

  • Tsaniya Zahrah Hamdani Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
  • Dewi Rosiana Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
Keywords: Critical Thinking, Middle School, Mathematic

Abstract

Abstract. The ability to think critically is one of the competency skills that students must have in the 21st century. Critical thinking skills are very important to help students understand mathematical concepts in depth and apply them in everyday life. This research aims to examine differences in critical thinking abilities in students who use project-based learning methods and conventional methods in learning mathematics at Cibiru Labschool Middle School using critical thinking measuring tools. This research involved two class groups, namely the regular class which used the project based learning method and the bilingual class which used the conventional method. Data collection in this study used a questionnaire with a Likert scale which was distributed to grade 9 students at Labschool UPI Cibiru Middle School with 59 students as respondents. 30 regular class students, 29 bilingual class students. Data were processed and analyzed using the Wilcoxon matched-paired signed test. The research results showed that there was no significant difference in critical thinking abilities between the two groups. This is due to the integration of critical thinking skills in each subject carried out by each teacher at Middle School which has proven to be effective in developing each student's critical thinking skills.

Abstrak. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu skill kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa di abad 21 ini. Kemampuan berpikir kritis sangat penting untuk membantu siswa memahami konsep-konsep matematika secara mendalam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan metode konvensional dalam pembelajaran matematika di SMP Labschool Cibiru menggunakan alat ukur critical thinking. Penelitian ini melibatkan dua kelompok kelas, yaitu kelas reguler yang menggunakan metode project based learning dan kelas bilingual yang menggunakan metode konvensional. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket dengan skala likert yang disebarkan kepada siswa kelas 9 SMP Labschool UPI Cibiru dengan responden berjumlah 59 siswa. 30 siswa kelas regular, 29 siswa kelas bilingual. Data diolah dan dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon matched-paired signed test. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis antara kedua kelompok. Hal tersebut disebabkan oleh integrasi keterampilan berpikir kritis dalam setiap mata pelajaran yang dilakukan oleh setiap guru di SMP yang terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis setiap siswa.

References

Achmad, H. R., & Wahyudi, H. (2022). Hubungan Stres Akademik dan Subjective Well-Being pada Anak dan Remaja Selama Pembelajaran Daring. Jurnal Riset Psikologi, 1(2), 93–99. https://doi.org/10.29313/jrp.v1i2.460

Hafidzal Rizkia Achmad, & Hedi Wahyudi. (2022). Hubungan Stres Akademik dan Subjective Well-Being pada Anak dan Remaja Selama Pembelajaran Daring. Jurnal Riset Psikologi, 1(2), 93–99. https://doi.org/10.29313/jrp.v1i2.460

Susanti, E., et al. (2021). Critical Thinking Skills in The 21st Century. Journal of Education and Practice, 12(7), 100-110.

Maulana, R. (2020, November 5). Melemahnya Pemikiran Generasi Muda dan Masyarakat di Masa Sekarang. https://www.kompasiana.com/rizqi97207/5fa3a40cf5f3297ed46a4762/mel emahnya-pemikiran-generasi-muda-dan-masyarakat-dimasasekarang?lgn_method=google

Hasil PISA 2022, Refleksi Mutu Pendidikan Nasional 2023. (2023, December 18). Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/opini/638003/hasil-pisa-2022-refleksi-mutu-pendidikan-nasional-2023

Halimah, L., & Marwati, I. (2022). Project Based Learning untuk Pembelajaran Abad 21. PT Refika Aditama.

Khoiri, W., Rochmad, & Cahyono, A. N. (2013, May). Problem Based Learning Berbantuan Multimedia dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif. Journal of Mathematics Education, 2(1), 115-121. 10.15294/ujme.v2i1.3328

Sulaiman, H., Purnama, S., Holilulloh, A., Hidayati, L., & Saleh, N. H. (2020). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja: Pengasuhan Anak Lintas Budaya. PT Remaja Rosdakarya Offset.

Stivers, J. (2010). Project based learning: A dynamic approach to teaching in which students explore real-world problems and challenges, simultaneously developing 21st century skills while working in small collaborative groups. Educational Psychology.

Tumembouw, C. (2023, March 10). Apa Itu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila? – BGP Sulawesi Utara. BGP Sulawesi Utara. https://bgpsulawesiutara.kemdikbud.go.id/2023/03/10/apa-itu-projek-penguatan-profil-pelajar-pancasila/

Sugiyono. (2017) Metode Penelitian Bisnis : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi dan R&D (3rd ed). Alfabeta.

Howitt, D., & Cramer, D. (2020). Research Methods in Psychology (6th ed.). Pearson Education.

Khasanah, U., & Herina, H. (2019, March). Membangun karakter siswa melalui literasi digital dalam menghadapi pendidikan abad 21 (revolusi industri 4.0). In Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang.

Moore, B. N., & Stanley, B. (2010). Critical thinking (10th ed.). McGraw-Hill Education.

Imam Zaedi, & Eneng Nurlaili Wangi. (2022). Studi Deskriptif Pendidikan Karakter: Respect and Responsibility di SMP Negeri Kota Bandung. Jurnal Riset Psikologi, 1(2), 84–92. https://doi.org/10.29313/jrp.v1i2.459

Published
2025-01-23