Studi Deskriptif Mengenai Kecemasan Menghadapi Masa Depan pada Mahasiswa Tingkat Akhir

  • Mochammad Irgia Mukti Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
  • Umar Yusuf Supriatna Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
Keywords: Kecemasan, Masa Depan, Mahasiswa Akhir

Abstract

Abstract. Concerns about desires, expectations, and also thoughts of an unfavorable condition in the future are things that individuals do not want. This can happen because individuals do not know about what will happen in the future which is full of uncertainty. This uncertainty causes anxiety about the future which has a negative impact on individual mental health. Therefore, this study aims to determine the level of anxiety facing the future in final year students. Researchers used a descriptive study method using a quantitative approach. This study involved 210 final year students who used purposive sampling method. The data obtained shows that the high and low anxiety of facing the future is not influenced by the origin of the college in students. Of the 210 respondents, 131 people were at a high level, 40 people were at a very high level, and only 39 people were at a low level. This occurs due to the inability to solve their own problems, having negative thoughts, and worrying about failure.

Abstrak. Kekhawatiran mengenai keinginan, harapan, dan juga pikiran terhadap suatu kondisi yang tidak menguntungkan di masa depan merupakan hal yang tidak diinginkan oleh individu. Hal ini bisa terjadi karena individu belum mengetahui mengenai apa yang akan terjadi di masa mendatang yang penuh ketidakpastian. Ketidakpastian ini menimbulkan kecemasan masa depan yang memberikan dampak buruk bagi kesehatan mental indvidu. Maka dari itu dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan menghadapi masa depan pada mahasiswa tingkat akhir?. Peneliti menggunakan metode studi deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 210 mahasiswa tingkat akhir yang menggunakan metode purposive sampling. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa tingginya tingkat kecemasan masa depan tidak dipengaruhi oleh asal perguruan tinggi pada mahasiswa. Dari 210 responden, 131 orang berada pada tingkat yang tinggi, 40 orang berada pada tingkat yang sangat tinggi, dan hanya 39 orang yang berada pada tingkat yang rendah. Hal tersebut terjadi karena ketidakmampuan memecahkan masalah sendiri, memiliki pemikiran yang negatif, serta kekhawatiran mengenai kegagalannya.

References

[1] Nevid, J. S., Rathus, S. A. & Greene, B. (2006). Abnormal psychology in a changing world. New Jersey : Pearson Prentice Hall.
[2] Siburian, E., Karyono, & Kaloeti, D. V. (2010). Pengaruh rational emotive behavioral therapy (rebt) dalam menurunkan kecemasan menghadapai mada depan pada penyalaguna napza di panti rehabilitasi. Jurnal Psikologi Undip, 7, 40-49.
[3] Feldman, R. D., Olds, S. W., & Papalia, D. E. (2008). Human development. Jakarta: Salemba Humanika.
[4] Somantri, S. T. (2007). Pendidikan anak luar biasa. Bandung: Refika Aditama.
[5] Noviyanti, A. (2021). Dinamika Kecemasan Karir Pada Mahasiswa Tingkat Akhir. KoPeN: Konferensi Pendidikan Nasional, 3(2), 46–59.
[6] Guo, F., Tian, Y., Zhong, F., Wu, C., Cui, Y., & Huang, C. (2020). Intensity of physical activity and depressive symptoms in college students: Fitness improvement tactics in youth (fityou) project. Psychology Research and Behavior Management, 13, 797–811. https://doi.org/10.2147/PRBM.S266511.
[7] Ali Al-Baddai, N., & Hasan Ali Al-Abyadh, M. (2021). Future Anxiety among University Students in Light of the Corona Pandemic and War in Yemen. https://doi.org/10.3371/CSRP.ANMA.120621.
[8] Zaleski, Z. (1996). Future anxiety: Concept, measurement, and preliminary research. Personality and Individual Differences, 21(2), 165–174. https://doi.org/10.1016/0191-8869(96)00070-0.
[9] Taylor, S. (2020). Book Review. The Psychology of Pandemics: Preparing for the Next Global Outbreak of Infectious Disease, Steven Taylor (Cambridge Scholars Publishing, 2019), pp. 179. Psicología Iberoamericana, 28(2), 2020. https://www.redalyc.org/articulo.oa?id=1339649280062.
Published
2024-08-04